apa yg dimaksud kemelekatan seksual pada kehidupan lalu?
kalo suami istri ya pasti gituan dong
kalo gak ngapain jadi suami istri

On Sunday 22 December 2002 21:09, you wrote:
 Tanya Jawab Dhamma:
 Bersama YM. Bhikkhu Uttamo Thera
 
 Pandangan Agama Buddha Tentang Homoseksuality 
 
 
 Apakah agama Buddha menerima kaum Homoseksual ?
 
 Dalam Agama Buddha seseorang diajarkan untuk bisa mengendalikan diri dari
 ketamakan, kebencian dan kegelapan batin. Seseorang yang berprilaku seksual
 menyimpang (Homoseksual, red) bisa saja mengikuti Buddha Dhamma. Karena ia
 juga memiliki hak untuk itu. Kita harus mengerti bahwa penyimpangan pada
 dirinya adalah bagian dari keputusan pribadinya, sedangkan pemilihan Buddha
 Dhamma juga merupakan keputusan pribadinya yang lain. Memang idealnya,
 setelah ia mengenal Dhamma, lambat laun,ia akan memperbaiki prilakunya
 sehingga hilanglah kebiasaan yang dikatakan oleh lingkungannya sebagai
 prilaku yang menyimpang itu.
 
 
 Apakah Homoseksuality dilarang dalam Agama Buddha, dalam hal ini Umat Buddha
 berkeluarga ?
 
 Ya, karena ini termasuk melanggar Sila ke 3, yaitu melakukan perbuatan
 asusila yang maksudnya adalah melakukan pemuasan nafsu indriawi yang
 menyimpang. Apalagi jika yang di tekankan disini adalah 'umat berkeluarga',
 karena bagi umat yang berkeluarga, hanya boleh melakukan hubungan seksual
 dengan pasangannya yang resmi telah dinikahinya, maka seorang pria hanya
 boleh berhubungan seksual dengan istrinya.
 
 
 Apakah yang menyebabkan seseorang dilahirkan menjadi Homoseksual ?
 
 Homoseks sebenarnya tidak harus karena kelahiran, ada juga yang terkondisi
 oleh lingkungannya. Jenis ini, keputusan menjadi homoseks adalah keputusan
 pribadinya, dan dia sendirilah yang menentukan karmanya saat ini yang akan
 berbuah di masa mendatang.
 
 Sedangkan, kalau homoseksual dianggap sebagai buah akusala kamma pada
 kehidupan yang lampau, maka hal itu bisa terjadi karena kemelekatan
 seksualnya pada kehidupan yang lampau. Mungkin pada kehidupan yang lampau si
 homoseksual tersebut adalah seorang wanita yang melekat kepada pria
 pujaannya, dan saat kehidupan yang sekarang, karma mereka menjadikan
 terlahir dalam jenis kelamin yang sama. Padahal dorongan saling mencintainya
 masih kuat. Akibatnya, mereka menjadi homoseks. Jadi Akusala Kamma yang
 paling berpengaruh adalah kemelekatan tsb. 
 
 
 Apakah kaum Homoseksual diperbolehkan menjadi seorang anggota Sangha ?
 
 Sebenarnya tidak masalah, karena prilaku homoseks adalah merupakan kehidupan
 masa lalu si calon bhikkhu. Sedangkan, apabila dia hendak memasuki kehidupan
 kebhikkhuan, dia harus telah menghilangkan dahulu kebiasaan dia ini. Kalau
 dia masih mempertahankan kebiasaannya seperti sewaktu sebagai umat, ia bisa
 dikeluarkan dari kebhikkhuan.
 
 
 Kusala Kamma (perbuatan baik) apakah yang dianjurkan kepada mereka agar
 dapat menghilangkan kebiasaan tersebut ?
 
 Sebenarnya kamma masa lampau pengaruhnya sedikit sekali pada kehidupan saat
 ini, pengaruh terbesar dari kamma lampau adalah hanya pada saat kelahiran
 (dimana dan dalam keadaan apa kita dilahirkan), untuk selanjutnya dalam
 kehidupan saat ini yang berpengaruh adalah niat kita sendiri. Jadi jika si
 homoseksual tersebut benar-benar berniat/ bertekad akan menghilangkan
 kebiasaan tersebut maka kebiasaan itu dapat saja dihilangkan, karena kamma
 tidaklah sama dengan 'nasib' yang dipercaya oleh banyak orang bahwa nasib
 tidak bisa diubah. 
 
 Salah satu cara untuk memperbaiki keadaan adalah banyak mempelajari dan
 berdiskusi Dhamma, serta melaksanakan latihan sila dan bermeditasi. Dengan
 memiliki pengertian dan latihan Dhamma yang memadai maka secara bertahap
 pengertian akan sikap yang benar dan sesuai Dhamma akan muncul dan
 berangsur-angsur kebiasaan tersebut akan berkurang lalu hilang.


 ---------------------------------------------------------------------
 Milis Kelenteng - Quan Shui
 URL: http://lists.quanshui.org
 Posting, email: [EMAIL PROTECTED]
 Subscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
 Unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]


---------------------------------------------------------------------
Milis Kelenteng - Quan Shui
URL: http://lists.quanshui.org
Posting, email: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke