Di sebuah harian pernah diberitkan tentang penemuan baru berupa teropong yang diberi nama telescope hubble. Dengan teropong in berhasil ditemukan sebanyak lima milyar gugusan galaksi. Padahal yang telah kita ketahui selama ini adalah suatu gugusan bernama galaksi bimasakti, yang didalamnya terdapat planet-planet yang membuat takjub siapapun yang mencoba bersunguh-sungguh mempelajarinya. Matahari saja merupakan salah satu planet kecil, yang berada dalam gugusan galaksi di dalam tata surya kita. Nah, apalagi planet bumi ini sendiri yang besarnya hanya satu noktah. Sungguh tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan lima milyar gugusan galaksi tersebut. Sungguh alangkah dahsyatnya.
Sayangnya, seringkali orang yang merasa telah berhasil meraih segala apapun yang dirindukannya di bumi ini merasa telah sukses, suka tergelincir. Akibatnya, keberadaannya membuat ia bangga dan sombong, manakala berhasil mencapai apa yang diinginkannya, ia merasa semua itu hasil usaha dan kerja kerasnya semata, sedangkan ketika gagal mendapatkannya, ia pun serta merta merasa diri sial. Bahkan tidak jarang kesialannya itu ditimpakan atau dicarikan kambing hitampada orang lain. Kesombongan dalam hidup tidak hanya menimpa individu tetapi tampil dalam komunitas masyarakat atau negara, dari zaman ke zaman kesombongan demi kesombongan manusia terus bergilir, yang besar makan yang kecil, yang kuat menindas yang lemah, begitu banyak catatan dapat kita petik menjadi pelajaran seperti zaman kejayaan Qibti, Romawi, Yunani, Babylonia, Mongol, Hitler, Musolini, Meiji, dlsb bahwa disaat mereka sedang berada dipuncak kejayaan semuanya merasa diri seperti Tuhan. Begitu juga ras Anglo Saxon yang sedang berada diatas angin saat ini semenjak runtuhnya Uni Soviet, merasa seperti Tuhan berhak menghakimi orang atau negara yang tidak sepaham atau tidak tunduk atau tidak dapat ditundukkan oleh mereka dan merasa benar sendiri, sadarkah bahwa pada akhirnya mereka yang merasa besar seperti Tuhan pada akhirnya semuanya telah dimusnahkan. Pertanyaan "Siapakah pencipta Tuhan?" sebenarnya sangat mengelitik hati kita untuk malas menjawabnya, bukan berarti tidak ada jawabannya. Sebenarnya masih banyak pertanyaan yang bermutu yang belum dapat dijawab oleh otak manusia seperti MAHA LUASNYA kubah langit ini dengan trilyunan jumlah planet dan bintang-bintang. Bahkan masih banyak mahluk-mahluk dasar laut dalam yang berada di bumi sekalipun yang belum diketahui orang. Dengan keterbatasan volume otak manusia saat ini, prestasi manusia baru dapat mencapai bulan atau satelitnya bumi (benda langit terdekat dengan bumi). Keseimbangan tata letak alam semesta yang MAHA LUAS tanpa cacat dan berbenturan antara satu dengan yang lainnya membuat kita berfikir, mungkinkah hukum alam tersebut tidak ada yang mengaturnya ? pasti ada sesuatu yang MAHA BESAR DAN MAHA KUAT disana yang menentukan hukum-hukum yang tidak dapat dicapai oleh otak manusia. Manusia dapat melihat, tetapi manusia tidak dapat melihat matanya sendiri yang dapat melihat itu tanpa alat bantu untuk melihat matanya. Manusia dapat berkehendak semaunya atas dirinya dengan penuh kesadaran, tetapi dapatkah manusia mengatur sendiri organ-organ tubuh bagian dalamnya sendiri, atau mengatur sendiri peredaran darahnya ? Didunia ini ada banyak manusia yang menciptakan tuhan-tuhan berdasarkan daya nalarnya sendiri, seperti tuhan berkepala banyak, bertangan banyak bahkan ada tuhan yang diciptakan dari roti kemudian dimakan sendiri. Ada juga tuhan yang hidup terlunta-lunta, lemah tanpa daya, dihinakan oleh manusia kemudian disembah sebagai tuhan ? Jadi pertanyaannya mungkin dapat kita pertanyakan lagi Tuhan yang manakah yang ditanyakan oleh petanya ? apakah tuhan yang ada dirumah ? tuhan yang ada ditiang gantungan ? ataukan tuhan yang diciptakan oleh imajinasi manusia ? ----- Original Message ----- From: "agung setiawan" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Wednesday, January 22, 2003 10:59 AM Subject: Re: [Kelenteng] Siapakah pencipta Tuhan? > di situs asalnya blon ada yang jawab, mungkin disini > ada yang bisa bantu? > > --- Handoyo <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Subject: Siapakah pencipta Tuhan? > > Date: Tue, 21 Jan 2003 14:19:27 -0800 > > From: Handoyo <[EMAIL PROTECTED]> > > To: "Kelenteng - Milis" > > <[EMAIL PROTECTED]> > > > > Saya ambil sebuah topik diskusi dari situs tetangga > > yang dirasa bisa sebagai > > bahan perenungan rekan-rekan semua. > > Silahkan...... > > > > > -------------------------------------------------------------------------- --- > > ------------------ Siapakah pencipta Tuhan? > > Posted by Orang Awam (61.5.68.81) on January 05, > > 2003 at 00:49:22: > > Sumber: Forum Diskusi > > URL: http://www.yesus.net/ > > > > 1. Jika Tuhan pencipta segalanya lalu siapakah > > pencipta Tuhan? > > 2. Tuhan dengan alam semesta ini (seluruh jenis alam > > kalo ada banyak) manakah > > yang ada lebih dulu? Karena: > > - Jika Tuhan ada lebih dulu sebelum Alam maka > > dimanakah Tuhan ber"ada" > > diantara ketidak"ada'an? > > - Jika alam yg ada lebih dulu berarti alam lebih > > tinggi daripada Tuhan dan > > kita harus lebih segalanya kepada alam daripada > > Tuhan? > > > > ps: Jgn bilang Alam pencipta "Mbah Dukun" karena > > terbukti salah heuehuehehe, > > peace > > > > > ------------------------------------------------------- > > > > > > > > > > > --------------------------------------------------------------------- > > Milis Kelenteng - Quan Shui > > URL: http://lists.quanshui.org > > Posting, email: [EMAIL PROTECTED] > > Subscribe, e-mail: > > [EMAIL PROTECTED] > > Unsubscribe, e-mail: > > [EMAIL PROTECTED] > > > > > __________________________________________________ > Do you Yahoo!? > Yahoo! Mail Plus - Powerful. Affordable. Sign up now. > http://mailplus.yahoo.com > > --------------------------------------------------------------------- > Milis Kelenteng - Quan Shui > URL: http://lists.quanshui.org > Posting, email: [EMAIL PROTECTED] > Subscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] > Unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] --------------------------------------------------------------------- Milis Kelenteng - Quan Shui URL: http://lists.quanshui.org Posting, email: [EMAIL PROTECTED] Subscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
