mungkin sebelum menjawab pertanyaan ini, kalian harus
melihat bahwa pertanyaan ini diajukan pada situs mana?
karena jika kalian menjawab pertanyaan ini tanpa
mengerti apa yang menjadi inti pertanyaan maka hanya
akan terjadi diskusi yang tidak berakhir karena tiap
orang mempunyai argumennya sendiri-sendiri.

mungkin supaya lebih terarah akan saya jelaskan inti
dari pertanyaan ini, yaitu:
1. saya menanyakan konsep yang menyatakan segala
sesuatu pasti ada awalnya. jadi siapakah yang
menciptakan awal?
2. saya juga menanyakan apakah mungkin "TUHAN" yang
merupakan "awal" menciptakan "alam", karena akan
dengan sendirinya timbul pertanyaan darimanakah
awalnya "TUHAN"
3.apakah jika tidak ada alam mungkin ada tuhan?(dalam
pengertian satu kesatuan bukan dengan konsep
keterbatasan pengetahuan kita, sehingga ada ungkapan
"sesuatu tidak ada bukan karena benar-benar tidak ada,
tetapi karena kita belum mengetahui keberadaannya.")

ini semua cuma pertanyaan-pertanyaan yang timbul dalam
diri saya. 

ps apakah TUHAN ada banyak?

ORANG AWAM

--- Evak Riauwindu <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Di sebuah harian pernah diberitkan tentang penemuan
> baru berupa teropong
> yang
> diberi nama telescope hubble. Dengan teropong in
> berhasil ditemukan sebanyak
> lima milyar gugusan galaksi. Padahal yang telah kita
> ketahui selama ini
> adalah
> suatu gugusan bernama galaksi bimasakti, yang
> didalamnya terdapat
> planet-planet
> yang membuat takjub siapapun yang mencoba
> bersunguh-sungguh mempelajarinya.
> Matahari saja merupakan salah satu planet kecil,
> yang berada dalam gugusan
> galaksi di dalam tata surya kita. Nah, apalagi
> planet bumi ini sendiri yang
> besarnya
> hanya satu noktah. Sungguh tidak ada apa-apanya
> dibandingkan dengan lima
> milyar gugusan galaksi tersebut. Sungguh alangkah
> dahsyatnya.
> 
> Sayangnya, seringkali orang yang merasa telah
> berhasil meraih segala apapun
> yang dirindukannya di bumi ini merasa telah sukses,
> suka tergelincir.
> Akibatnya,
> keberadaannya membuat ia bangga dan sombong,
> manakala berhasil mencapai apa
> yang diinginkannya, ia merasa semua itu hasil usaha
> dan kerja kerasnya
> semata,
> sedangkan ketika gagal mendapatkannya, ia pun serta
> merta merasa diri sial.
> Bahkan tidak jarang kesialannya itu ditimpakan atau
> dicarikan kambing
> hitampada
> orang lain.
> 
> Kesombongan dalam hidup tidak hanya menimpa individu
> tetapi tampil dalam
> komunitas masyarakat atau negara, dari zaman ke
> zaman kesombongan demi
> kesombongan manusia terus bergilir, yang besar makan
> yang kecil, yang kuat
> menindas yang lemah, begitu banyak catatan dapat
> kita petik menjadi
> pelajaran
> seperti zaman kejayaan Qibti, Romawi, Yunani,
> Babylonia, Mongol, Hitler,
> Musolini, Meiji, dlsb bahwa disaat mereka sedang
> berada dipuncak kejayaan
> semuanya merasa diri seperti Tuhan. Begitu juga ras
> Anglo Saxon yang sedang
> berada diatas angin saat ini semenjak runtuhnya Uni
> Soviet, merasa seperti
> Tuhan berhak menghakimi orang atau negara yang tidak
> sepaham atau tidak
> tunduk atau tidak dapat ditundukkan oleh mereka dan
> merasa benar sendiri,
> sadarkah bahwa pada akhirnya mereka yang merasa
> besar seperti Tuhan pada
> akhirnya semuanya telah dimusnahkan.
> 
> Pertanyaan "Siapakah pencipta Tuhan?" sebenarnya
> sangat mengelitik hati kita
> untuk malas menjawabnya, bukan berarti tidak ada
> jawabannya. Sebenarnya
> masih banyak pertanyaan yang bermutu yang belum
> dapat dijawab oleh otak
> manusia seperti MAHA LUASNYA kubah langit ini dengan
> trilyunan jumlah
> planet dan bintang-bintang. Bahkan masih banyak
> mahluk-mahluk dasar laut
> dalam yang berada di bumi sekalipun yang belum
> diketahui orang.
> 
> Dengan keterbatasan volume otak manusia saat ini,
> prestasi manusia baru
> dapat
> mencapai bulan atau satelitnya bumi (benda langit
> terdekat dengan bumi).
> Keseimbangan tata letak alam semesta yang MAHA LUAS
> tanpa cacat dan
> berbenturan antara satu dengan yang lainnya membuat
> kita berfikir,
> mungkinkah
> hukum alam tersebut tidak ada yang mengaturnya ?
> pasti ada sesuatu yang
> MAHA BESAR DAN MAHA KUAT disana yang menentukan
> hukum-hukum
> yang tidak dapat dicapai oleh otak manusia.
> 
> Manusia dapat melihat, tetapi manusia tidak dapat
> melihat matanya sendiri
> yang
> dapat melihat itu tanpa alat bantu untuk melihat
> matanya.
> 
> Manusia dapat berkehendak semaunya atas dirinya
> dengan penuh kesadaran,
> tetapi
> dapatkah manusia mengatur sendiri organ-organ tubuh
> bagian dalamnya sendiri,
> atau mengatur sendiri peredaran darahnya ?
> 
> Didunia ini ada banyak manusia yang menciptakan
> tuhan-tuhan berdasarkan daya
> nalarnya sendiri, seperti tuhan berkepala banyak,
> bertangan banyak bahkan
> ada
> tuhan yang diciptakan dari roti kemudian dimakan
> sendiri. Ada juga tuhan
> yang hidup
> terlunta-lunta, lemah tanpa daya, dihinakan oleh
> manusia kemudian disembah
> sebagai
> tuhan ?
> 
> Jadi pertanyaannya mungkin dapat kita pertanyakan
> lagi Tuhan yang manakah
> yang
> ditanyakan oleh petanya ? apakah tuhan yang ada
> dirumah ? tuhan yang ada
> ditiang
> gantungan ? ataukan tuhan yang diciptakan oleh
> imajinasi manusia ?
> 
> 
> ----- Original Message -----
> From: "agung setiawan" <[EMAIL PROTECTED]>
> To: <[EMAIL PROTECTED]>
> Sent: Wednesday, January 22, 2003 10:59 AM
> Subject: Re: [Kelenteng] Siapakah pencipta Tuhan?
> 
> 
> > di situs asalnya blon ada yang jawab, mungkin
> disini
> > ada yang bisa bantu?
> >
> > --- Handoyo <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > > Subject: Siapakah pencipta Tuhan?
> > > Date: Tue, 21 Jan 2003 14:19:27 -0800
> > > From: Handoyo <[EMAIL PROTECTED]>
> > > To: "Kelenteng - Milis"
> > > <[EMAIL PROTECTED]>
> > >
> > > Saya ambil sebuah topik diskusi dari situs
> tetangga
> > > yang dirasa bisa sebagai
> > > bahan perenungan rekan-rekan semua.
> > > Silahkan......
> > >
> > >
> >
>
--------------------------------------------------------------------------
> ---
> > > ------------------ Siapakah pencipta Tuhan?
> > > Posted by Orang Awam (61.5.68.81) on January 05,
> > > 2003 at 00:49:22:
> > > Sumber: Forum Diskusi
> > > URL: http://www.yesus.net/
> > >
> > > 1. Jika Tuhan pencipta segalanya lalu siapakah
> > > pencipta Tuhan?
> > > 2. Tuhan dengan alam semesta ini (seluruh jenis
> alam
> > > kalo ada banyak) manakah
> > > yang ada lebih dulu? Karena:
> > > - Jika Tuhan ada lebih dulu sebelum Alam maka
> > > dimanakah Tuhan ber"ada"
> > > diantara ketidak"ada'an?
> > > - Jika alam yg ada lebih dulu berarti alam lebih
> > > tinggi daripada Tuhan dan
> > > kita harus lebih segalanya kepada alam daripada
> > > Tuhan?
> > >
> > > ps: Jgn bilang Alam pencipta "Mbah Dukun" karena
> > > terbukti salah heuehuehehe,
> > > peace
> > >
> > >
> >
>
-------------------------------------------------------
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> >
>
---------------------------------------------------------------------
> > > Milis Kelenteng - Quan Shui
> > > URL: http://lists.quanshui.org
> > > Posting, email: [EMAIL PROTECTED]
> > > Subscribe, e-mail:
> > > [EMAIL PROTECTED]
> > > Unsubscribe, e-mail:
> > > [EMAIL PROTECTED]
> > >
> >
> 
=== message truncated ===


__________________________________________________
Do you Yahoo!?
Yahoo! Mail Plus - Powerful. Affordable. Sign up now.
http://mailplus.yahoo.com

---------------------------------------------------------------------
Milis Kelenteng - Quan Shui
URL: http://lists.quanshui.org
Posting, email: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke