Namo Buddhaya

pada postingan kapan hari mengenai nabi-nabi tionghoa yang bernubuat tentang
kedatangan messias,kelihatan sekali bahwa penginjilan telah memasuki tahap
baru dimana mereka bukan lagi menganggap bahwa ajaran Tridharma sebagai
setan atau apa, tapi mereka berusaha untuk mencocok-cocokkan ajaran luhur
para guru kita dengan ajaran mereka yang carut marut. mereka bukan lagi
menganggap ajaran tridharma merupakan ajaran sesat dan kafir seperti selama
ini mereka dengungkan, mengapa hal ini dilakukan???? mungkin ada dua alasan
yang akan saya sampaikan dari berbagai pertimbangan yang mungkin
1. mereka menganggap di jaman sekarang umat Tridharma semakin kokoh dan kuat
, sehingga mereka mengubah politik penginjilannya dari yang biasanya radikal
(seperti pembakaran patung , penghancuran kitab suci atau yang lain) menjadi
sedikit moderat dengan berusaha mencocok-cocokan ajaran mereka sehingga
ajaran mereka bisa diterima oleh orang Tridharma yang sebagian besar adlah
orang tionghoa. hal ini dimulai dengan masalah huruf cina, atau masalah nabi
nuh dan lain-laintapi yang pasti sekali tidak cocok ya tidak cocok ya
khan!!!
2.adanya persaingan antar ger... untuk merebut umat sebanyak-banyaknya. dan
perlu diketahui bahwa tiap ger... berusaha mendapat umat sebanyak-banyaknya
supaya dana yang mengalir dari persepuluhan menjadi lebih besar sehingga
bisinis ger... menjadi lebih menguntungkan. mereka memasang target berapa
banyak umat agama lain yang bisa mereka tarik untuk menjadi umat mereka
dalam arti khusus pergi ke gereja mereka

nah dari dua alasan itulah yang menyebabkan di tahun-tahun ini mereka gencar
melakukan penginjilan dengan berbagai kedok baik itu berupa pengobatan
gratis,penyebaran2 pamflet2 , penyembuhan ilahi atau juga KKR(kebaktian
kebangkitan Rohani) dll yang sekarang ini marak dilakukan di kota2 besar.

sekarang dalam menanggapi berbagai penginjilan yang terjadi, alangkah
baiknya bila kita juga mengenal apa sih ajaran mereka gembar-gemborkan itu,
apakah memang sesuai dengan ajaran kita, apakah memang ajaran yang mereka
bawa adalah baik dan sesuai dengan ajaran kita. mari kita bongkar buku
penggangan mereka yang biasa mereka pakai sebagai pedoman dalam memaksa
suatu agama terutama kepada kita

Cinta Kasih

mereka selalu menggembar-gemborkan kata2 ini. seakan2 tidak ada kata2 lain
selain kata2 kasih,Kita selalu diberitahu oleh mereka tentang Tuhan mereka
yang penuh cinta kasih tapi apakah kasih mereka sesuai dengan ajaran kita.
mari kita lihat

di kitab korintus berbunyai seperti ini

"Kasih itu sabar, kasih itu murah hati; ia tidak cemburu;ia tidak memegahkan
diri dan tidak sombong; ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak
mencari keuntungan sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan
orang lain" 1 Korintus 13:4-5

nah apakah Tuhan mereka seperti yang mereka katakan sendiri

**gampang marah

Mazmur 2:11
"Supaya ia jangan murka dan kamu binasa di jalan, sebab mudah sekali
murkaNya menyala"

**sombong
ayub 41:1-2
"Orang yang nekatpun takkan berani membangkitkan marahNya. siapakah yang
dapat bertahan dihadapan aku? siapakah yang menghadapi aku, yang Kubiarkan
tetap selamat? apa yang ada di seluruh kolong langit adalah kepunyaan Ku"

**keji

"Maka sekarang bunuhlah semua anak laki-laki di antara anak-anak mereka, dan
juga semua perempuan yang pernah
bersetubuh dengan laki-laki haruslah kamu bunuh.Tetapi semua orang muda di
antara perempuan yang belum pernah bersetubuh dengan laki-laki haruslah kamu
biarkan hidup bagimu."

(Ini adalah hukum perang yang diberikan Tuhan pada bangsa Israel lewat
Musa.)

"Tetapi dari kota-kota bangsa itu yang diberikan Tuhan, Allahmu, kepadamu
menjadi milik pusakamu,janganlah kamu (bangsa Yahudi) biarkan hidup apa pun
yang bernafas (Kitab Ulangan 20:16)

"Mereka (bangsa Yahudi) menumpas segala sesuatu yang di kota itu, baik
laki-laki maupun perempuan, baik tua
maupun muda, bahkan lembu, domba, dan keledai, demgan mata pedang." (Kitab
Yoshua 6:21)

Di sini jelas Tuhan mereka itu haus darah dan tidak punya cinta kasih, masa
keledai saja tidak dibiarkan hidup, apa salah hewan2 itu kok ikut dijagal.

*** pendendam
"apabila aku mengasah pedang-Ku yang berkilat-kilat dan tangan-Ku memegang
penghukuman, maka Aku membalas dendam kepada lawan-Ku, dan mengadakan
pembalasan kepada yang membenci Aku.Aku akan memabukkan anak panah-Ku dengan
darah dan pedang-Ku akan memakan daging darah orang-orang yang mati tertikam
dan orang-orang yang tertawan, dari kepala-kepala musuh yang berambut
panjang"(Ualangan 32:41-42)

dan satu lagi
"engkau harus melenyapkan segala bangsa yang diserahkan kepadamu oleh Tuhan,
Allahmu; janganlah engkau merasa sayang kepada mereka dan janganlah
beribadah kepada Allah mereka, sebab hal itu akan menjadi jerat bagimu"
(Ulangan 7:16)


dengan melihat ayat2 diatas , pantaskah ajaran kita yang luhur disamakan
dengan ajaran mereka yang kejam dan terkesan barbar. pantaskah ajaran cinta
kasih kita disamakan dengan ajaran cinta kasih mereka??? mungkin ini dulu
dari saya dan akan saya sambung kembali nanti. semoga dengan ini kita bisa
semakin yakin dengan kebenaran ajaran kita ok





ronny

Kirim email ke