By: SHAN MAO Posted: Fri Jan 31, 2003 12:54 pm Post subject: Makanan. Sumber: Tempat Diskusi SiuTao.com URL: http://siutao.com/forums/
Hallo semuanya, Saya kira semuanya pasti setuju untuk tidak boros dan foya2, karena setiap anggota masyarakat memang berkewajiban untuk peduli terhadap lingkungan disekitarnya. Bagi umat TAO dari dulu hanya dianjurkan kalau mampu menyediakan 5 macam makanan saja (Ini sesuai dengan Istilah U=lima & Fuk = hoki), tapi boleh aja cuma 2 / 3 macam makanan, asalkan jangan 4 macam. Salam hangat TAO. ======================================================== By: SHAN MAO Posted: Sun Feb 02, 2003 8:19 pm Post subject: Makanan. Sumber: Tempat Diskusi SiuTao.com URL: http://siutao.com/forums/ Hallo semuanya, SIN NIEN GUAI LOK, WAN ZHE RU IE, KONG XI FAK JAI, NIEN NIEN YUE YIE, TA CIA SIEK TAO HAO. Saya cuma mau nunjukkan kesalah pahaman mang Ucup tentang tradisi makanan Imlek, mungkin ada segelintir manusia yang Konglomerat / tuan tanah yang menyediakan 12 macam makanan pada tahun baru Imlek (Bayangkan betapa besarnya meja makan mereka !) Sedangkan sebagian besar yang justru mewakili masyarakat Tionghoa ( Yang terkenal rajin bekerja dan hemat bahkan cenderung miskin harta tapi kaya YI QIH / setia kawan), mana mungkin mau menyediakan makanan yang sebanyak itu (Justru ini merupakan pantangan terbesar bagi masyarakat Tionghoa kalau nanti sengaja membuang2 makanan secara mubazir), kecuali memang sengaja mau beramal dengan mengundang banyak orang miskin datang untuk makan bersama. Karena itu sesuai ajaran TAO, kita hanya dianjurkan untuk menyediakan makanan yang secukupnya saja, biasanya 5 macam dan saya kira ini memang cocok dengan ukuran meja pada umumnya. Kalau soal masakan Mie yang nggak putus2 itu mah biasanya disediakan pada saat orang ulang tahun, kalau masalah buah2an memang rata2 nggak suka buah yang berduri, kecuali Nanas karena namanya Wang Li yang suaranya mirip Wang (Berjaya), maka didaerah2 tertentu justru sering dipakai untuk sembahyang. Segitu dulu, Salam hangat TAO. ========================================================== On Wednesday 29 January 2003 09:49, you wrote: ---------- Forwarded Message ---------- Subject: [fordian] Makanan di th baru Imlek Date: Tue, 28 Jan 2003 04:15:32 +0100 From: "mangucup" Makanan di th baru Imlek Bangsa yang paling hobby makan menurut pendapat saya adalah golongan entnis China, maka dari itu dimana saja Anda berada, disitu selalu ada restaurant China, lihat saja sekalipun di Kabul - Afghanistan, retaurant yg petama buka dan jualan panggang babi disana adalah restaurant China, bahkan konon kabarnya yg paling laku keras adalah babi hong & babi kecap. Maka dari itu dewa atau malaikat yg paling penting pun bagi entnis Cina adalah malaikat dapur (Co Kun Kong). Setahun sekali dewa dapur ini diwajibkan melapor kepada penguasa langit (Thian) dan kepergiaannya diiringi oleh rakyat dgn asap hio (dupa), dan hidangan makanan. Agar Dewa Dapur tidak memberikan laporan buruk tentang tingkah laku si penghuni rumah, maka ada dua cara, pertama dgn melakukan KKN alias disuap umpamanya dgn mengoleskan madu pada mulut patung Dewa Dapur, atau dgn cara menjebak sang Dewa, agar ia tidak bisa ngomong, maka mulutnya harus di lem dgn perekat yg lengket tapi manis. Caranya dgn menggunakan kueh keranjang ato kueh moci dgn mana pada saat nanti Dewa Dapur menghadap Thian ia tidak bisa ngomong lagi, karena mulutnya udah jadi lengket disebabkan kebanyakan makan dodol. Perlu diketahui bahwa apa yg saya tulis diatas ini bukan hanya sekedar joke melainkan benar2 suatu kepercayaan yg dianut oleh banyak penduduk etnis Tionghoa. Sekarang Anda bisa mengerti kenapa pada tiap th baru Imlek harus selalu ada kueh keranjang. Hidangan yg disajikan di th baru Imlek pada umumnya harus terdiri dari 12 macam masakan dan 12 macam kueh2, ini mewakili lambang-lambang dari shio yang berjumlah 12. Tiap makanan mempunyai makna dan simbolik tertentu. Salah satu hidangan wajib ialah mie panjang umur / Siu Mie / Shou Mian. Perbedaan antara "Mie Panjang Umur" dengan mie biasa adalah, mie panjang umur tsb harus disajikan tanpa putus dari ujung awal ke ujung akhir jadi benar2 merupakan satu utaian mie, sebab dgn demikian diharapkan umur kitapun tidak akan putus2 alias manjang terus. Walaupun demikian pada saat mau disantap mie tsb boleh dipotong. Begitu juga dengan masakan ikan tim bagi orang Kantong ini berbunyi Chin Yi atau ikan mas yg juga bisa berbunyi rejeki yang dilumuri emas yg berjibun. Kueh2 pun ada maknanya, seperti kueh mangkok atau kueh moho, berarti kehidupan manis akan mekar dan menjadi besar seperti kueh2 tsb. Sedangkan kueh lapis legit melambangkan rejeki yg ber-lapis2 dan saling tumpang tindih di th yg akan datang, sehingga bisa merasakan kehidupan yg legit terus rasanya. Dan agar pikiran bisa menjadi jernih terus, sebaiknya disajikan manisan kolang kaling dan agar2 dlm bentuk bintang agar kehidupan dimasa yg akan datang akan menjadi lebih terang. Kalau beli buah2an sebaiknya banyak jeruk atau buah apel sebab ini melambankang emas sedangkan buah yg kulitnya berduri sebaiknya di hindari seperti salak, durian ataupun nanas. Merupakan suatu pantangan di tahun baru Imlek menyajikan makanan bubur, sebab bubur melambangkan kemiskinan, sebab pada musim kelaparan di Tiongkok mereka tidak bisa menyajikan nasi. Walaupun demikian menurut mang Ucup, karena hakekat tahun baru bukan untuk ber-hura2 atau berpesta pora, melainkan untuk merenung, berkontemplasi, bersujud syukur ke hadirat Tuhan, 'sungkem' kepada orang tua, melakukan introspeksi dan membina diri, serta memperbaiki tali silaturahmi dan tali persaudaraan sesama manusia. Maka perayaan Tahun Baru Imlek di kala keadaan krisis seperti saat ini, akan lebih tepat bila digunakan untuk lebih meningkatkan kepedulian sosial kita terhadap lingkungan. Tindakan berpesta pora pada saat krisis, tidak saja kurang etis namun juga bisa menambah berat beban perekonomian secara makro karena bisa memancing kenaikan harga. Maranatha Mang Ucup --------------------------------------------------------------------- Milis Kelenteng - Quan Shui URL: http://lists.quanshui.org Posting, email: [EMAIL PROTECTED] Subscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
