Menurut saya. :o)
Kita membaca mantra itu membersihkan batin dan pikiran kita dan bila batin
kita bersih tentunya akan mudah untuk contact/berhubungan dengan
Dewa/Bodhisattva yang suci..
Dan umumnya batin manusia itu kotor terpengaruh oleh harta, keserakahan,
kebencian, dll.
Dan untuk membersihkan batin kita adalah dengan membaca keng, mantra,
paritta.

Dewa atau Bodhisattva tentunya mau menolong kita, tapi seperti sudah saya
sebutkan pada mail sebelumnya, harus ada syaratnya yaitu kita harus
mempunyai "tabungan" karma baik dan hati yang bersih, baru doa kita bisa
"manjur". 

Semoga penjelasan singkat ini bermanfaat.

Omithofo,
Hengki

> ----------
> From:         yuna[SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> Reply To:     [EMAIL PROTECTED]
> Sent:         Wednesday, February 19, 2003 10:33 AM
> To:   [EMAIL PROTECTED]
> Subject:      [Kelenteng] Menjapa
> 
> Terima kasih atas jawaban dari teman-teman bisa menambah 
> keyakinan saya.
> 
> Ada lagi, katanya KwanIm itu Maha Pengasih,tapi kenapa 
> untuk mendapat pertolonganNya ,kita harus sering-sering 
> menyebut namaNya, membaca mantra ataupun Sutra?
> Apakah memang hukumnya ,untuk menerima pertolongan 
> Dewa-Dewi, Buddha Bodhisattva, kita harus menyebut 
> mengulang namaNya?(Diagama lain-pun nama Orang 
> Suci/Tuhannya harus diagungkan dulu untuk meminta 
> tolong)Kenapa ya?
> 

---------------------------------------------------------------------
Milis Kelenteng - Quan Shui
URL: http://lists.quanshui.org
Posting, email: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke