To: Milis Kelenteng <[EMAIL PROTECTED]>

=======================================================
By: SHAN MAO
Posted: Tue Feb 18, 2003 11:47 pm    
Post subject: Bunga rampai selayang pandang.
Sumber: Tempat Diskusi Tao
URL: http://siutao.com/forums/ 

Hallo semuanya, 
Kita semuanya pasti setuju bahwa agama Buddha disini berasal dari Tiongkok 
(Ada tuh dalam buku sejarah Indonesia untuk SMA)kayaknya memang pada zamannya 
kerajaan Sriwijaya .......... Sedangkan pada saat itu di Tiongkok sendiri 
tiga agama (TAO; KONG HU CU dan Buddha) juga sangat rukun bersatu dalam nama 
SAN CIAO (TRIDHARMA). 
Nah di Indonesia tempat ibadah yang paling umum didirikan etnis Tinghoa adalah 
kelenteng yang sebenarnya milik umat TAO, dan dipakai juga untuk tempat 
ibadah Tri Dharma sesuai dengan kondisi dari sononya ........... Selama 
ratusan tahun aman2 aja nggak ada masalah (Ya memang sebetulnya agama kan 
selalu menghindarkan umatnya jauh dari pertengkaran....... ). 
Sampai tiba saatnya 30 tahun yang lalu, mulai agama dipolitiser dimana 
pemerintah hanya mengaku agama Buddha sebagai salah satu dari 5 agama yang 
resmi. Disinilah mulai ada sebagian orang lantas tergiur dengan kepentingan2 
tertentu sehingga memisahkan diri dengan mendirikan Vihara atau bahkan nggak 
malu2 langsung merubah kelenteng jadi vihara dengan alasan politik dsb. 
Tapi ada juga yang tetap punya hati nurani, dengan mengubah nama sebagai TITD 
(Tempat Ibadah Tri Dharma), dengan demikian nama kelenteng tetap dipakai 
sampai sekarang ........ 
Yah disinilah kita bisa melihat beraneka ragam watak manusia dalam usahanya 
mencari sesuatu yang sebenarnya nggak ada artinya..... (Alias tamak..... ) 
Ini semua menunjukkan betapa hebatnya arti YIN YANG itu, 
maka bagi kita umat TAO, mestinya kita melihat kelenteng sebagai salah satu 
peninggalan sejarah yang mesti dilestarikan, siapa tahu nantinya bisa dijual 
sebagai daya tarik pariwisata tersendiri............ seperti yang sekarang 
terjadi dikota MENADO (Kompas,16-02-03). 
Salam hangat TAO.

====================================================
By: biawak
Posted: Tue Feb 18, 2003 11:54 pm    
Post subject: Buddha di Indonesia dari Cina?
Sumber: Tempat Diskusi Tao
URL: http://siutao.com/forums/ 

Yang ini saya baru dengar (mungkin sudah terlalu lama keluar dari SMA?). 
Saya jadi ingin baca mengenai hal ini! Cari di Gramedia bagian sejarah SMU 
mungkin ya? 

Kalau dilihat arsitektur Borobudur sebagai contoh kebudayaan Buddha Jawa jaman 
dulu, mungkin lebih mirip ke arsitektur Campa atau Khmer daripada Tiongkok. 
Saya curiga kalau betul dibawa dari Tiongkok dan bukan dari India atau Asia 
Tenggara, candinya mirip klenteng! 

=====================================================
By: King Hian
Posted: Thu Feb 20, 2003 1:40 am    
Post subject: Agama Buddha di Indonesia
Sumber: Tempat Diskusi Tao
URL: http://siutao.com/forums/ 

Halo semuanya, 

Kerajaan Sriwijaya adalah pusat ilmu dan kebudayaan agama Buddha di Asia 
Tenggara. Banyak bhiksu yang mempelajari agama Buddha dan bahasa Sansekerta 
di sini. 
Pada tahun 671 masehi seorang bhiksu dari dinasti Tang yang bernama Yijing 義淨 
(di buku sejarah sekoloah ditulis Itsing) berangkat ke India untuk 
mempelajari agama Buddha. Di tahun 685 saat perjalanan pulang ia singgah di 
Sriwijaya. Di sini ia tinggal selama 10 tahun untuk mempelajari dan 
menerjemahkan buku-buku suci agama Buddha dari bahasa Sansekerta. 
Jadi, agama Buddha di Sriwijaya bukan berasal dari Tiongkok. 

Agama Buddha yang ada di Indonesia sekarang bukan kelanjutan dari jaman 
Sriwijaya. Ada andil para bhiksu dari Tiongkok dan Sri Lanka yang 
membangkitkan kembali agama Buddha di Indonesia. Sedangkan orang Indonesia 
yang pertama menjadi Bhiksu adalah The Boan An. Pada tahun 1953 Ia di 
tahbiskan menjadi Bhiksu di Myanmar oleh Ven. Mahasi Sayadaw dan diberi nama 
Ashin Jinarakkhita. 

Menurut saya, masalah penamaan vihara untuk semua kelenteng pada jaman orba 
adalah langkah yang tepat untuk tetap exist. Contohnya Hok Tek Bio yang 
berganti menjadi Mahacetiya Dhanagun di Bogor, dulu sempat akan dibongkar 
karena terkena perluasan pasar Baru Bogor. Salah satu orang yang menentang 
pembongkaran adalah orang Bali asli (pribumi) yang Buddhis, di lain pihak 
pengusaha yang ingin membongkarnya adalah WNI keturunan Tionghoa. 
Sekarang bisa dilihat, Hok Tek Bio terjepit oleh pasar Baru Bogor, dan jalan 
Kelenteng yang tadinya didepan Bio berubah menjadi kios. Padahal Hok Tek Bio 
Bogor adalah termasuk kelenteng yang tertua di Indonesia. 

Sedangkan kelenteng yang memang vihara/kelenteng Buddhis misalnya si [si] 寺 
atau an [am] 庵 atau guanyinmiao [kuan im bio] 觀音廟, memang pantas disebut 
vihara. 

Salam Tao, 

King Hian

---------------------------------------------------------------------
Milis Kelenteng - Quan Shui
URL: http://lists.quanshui.org
Posting, email: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke