KEUNTUNGAN DARI KEBIJAKAN KERENDAHAN HATI

Kesombongan mengundang kesengsaraan sedangkan kerendahan hati menghasilkan
keuntungan

Lima nilai sejati orang berbudi luhur.

        Kerendahan hati memungkinkan kita untuk menuai karma baik. Tanpa
itu, kita akan kehilangan apa yang coba kita kumpulkan dan semua usaha kita
akan sia-sia. Kita perlu mengandalkan kerendahan hati karena itu
memungkinkan kita mengumpulkan hasil perbuatan baik. Untuk itu, Diamond
Sutra menerangkan bahwa kita harus menggunakan dayta tahan untuk
mempertahankan apa yang telah kita kumpulkan dari kegiatan memberi yang
menghasilkan perbuatan-perbuatan baik. Jika kita tidak dapat memikulnya,
maka bagaimana banyaknya kita coba untuk mengumpulkan perbuatan baik itu,
semuanya akan sia-sia. Menurut ajaran-ajaran  Confusius, cara untuk
mempertahankan apa yang  telah kita kumpulkan adalah dengan mengamalkan
kebijakan kerendahan hati.

                Dalam I Ching, Buku Perubahan, kombinasi tentang kerendahan
hati menyatakan bahwa "Hukum Surga mengambil dari yang sombong dan
menguntungkan yang rendah hati. Hukum Dunia akan mebawa aliran air dari
tempat yang telah penuh menuju tempat yang lebih rendah. Hukum Roh membawa
kerugian bagi yang sombong dan keberuntungan untuk yang baik hati. Bahkan
Hukum Manusia memandang rendah yang sombong dan menyukai yang rendah hati."

        Contoh yang baik yang dapat membantu kita mengerti "Hukum Surga"
adalah perubahan bulan dari bulan penuh (purnama) ke bulan mati. Setelah
bulan mencapai bentuk penuh, ia perlahan-lahan menyusut kembali. Sebelum
menjadi penuh lagi, ia menjadi lebih terang hari demi hari. Perkembangan
yang sedikit demi sedikit ini menyimbolkan kebajikan dari kerendahan hati.
Dari sini, kita dapat mengerti hukum alam dan keinginan surgawi.
        
        "Hukum Bumi" adalah hukum alam. Air akan mengalir dari daerah yang
telah penuh ke daerah yang lebih rendah. Ketika orang lain melihat kita
telah mencapai kesuksesan, mereka menjadi iri dan mencoba mencari-cari
masalah dengan kita. Ketika kita miskin, mereka merasa iba pada kita dan
ingin menolong. Tiap manusia adalah sama. "Hukum Manusia" lebih menyukai
mereka yang rendah hati daripada mereka yang sombong.

        Semasa pemerintahan Dinasti Qing, Guo-Fan Zeng menduduki jabatan
gubernur jendral tertinggi yang membawahi empat provinsi di Cina. Ia
menyerupai seorang raja kecil. Karena berpendidikan tinggi, ia menyadari
bahwa ia telah mencapapai tingkat pemikiran lebih maju dan merupakan suatu
hal yang tidak baik. Maka ia menamakan ruang belajarnya "Ruang pencarian
ketidaksempurnaan" untuk mengetahui aspirasinya. Sebagian besar manusia
mencari kesempurnaan, tapi Mr. Zeng justru mencari sikap yang tidak
berlebih-lebihan. Ia mencari sedikit kekurangan, bukan untuk mendapatkan hal
yang berlebihan. Ia percaya bahwa sewaktu posisi seorang telah terangkat, ia
harus lebih rendah hati lagi. Jadi ia dapat mempertahankan apa yang telah ia
capai. Bahkan sampai saat ini, keturunannya hidup dalam kecukupan. Karena
perbuatan-perbuatan baik dan keluhuran hati yang telah ia kumpulkan, dan
ajarannya yang diikuti oleh keturunannya, kemakmuran keluarga itu
diperpanjang.

                Dalam I Ching, Buku Perubahan, hanya kombinasi kerendahan
hati yang mengandung seluruhnya kebaikan dan tidak mengakibatkan keburukan.

        Dalam I Ching, Buku Perubahan, terdapat enampuluh empat kombinasi.
Setiap penjelasan dan prediksi memiliki kemungkinan karma baik dan karma
buruk, selalu bercampur. Hanya kombinasi kerendahan hati, yang juga disebut
"gunung tinggi dibawah tanah", yang tidak memiliki kemungkinan karma buruk.
Jadi semakin tinggi posisi kita, semakin kita perlu menjadi lebih rendah
hati.

Dikutip dari : "Empat Nasehat Liao Fan"

---------------------------------------------------------------------
Milis Kelenteng - Quan Shui
URL: http://lists.quanshui.org
Posting, email: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke