Book of History menerangkan bahwa,"Kesombongan mengundang
bencana dan kerendahan hati mendatangkan keuntungan".

Mereka yang paling rendah hati menerima kebaikan dan keuntungan lebih besar.

                Saya sering pergi melakukan ujian ditemani dengan beberapa
orang dan tiap kali saya bertemu orang-orang terpelajar yang sangat miskin.
Saya menyadari bahwa sebelum mereka sukses dalam ujian dan menjadi makmur,
wajah mereka memancarkan kerendahan hati yang hampir dapat saya sentuh.

        Berdasarkan observasi dari hidupnya sendiri,  Mr. Liao Fan menemukan
bahwa apa yang tertulis dalam I Ching dan Book of History berdasarkan logika
dan dapat dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari. Pada tiap ujian kerajaan
yang telah diikutinya dengan beberapa teman, yang dapat lulus ujian adalah
mereka yang paling rendah hati. Dari sini, ia dapat menebak dengan akurat
siapa yang dapat lulus dalam ujian yang sedang berlangsung.

                Beberapa tahun lalu, sepuluh orang desa pergi mengikuti
ujian pendahuluan. Jing-Yu Ding merupakan peserta yang paling muda dan
paling rendah hati. Saya berkata pada salah satu peserta, Jin-Po Fei, bahwa
anak muda ini pasti dapat lulus ujian tahun ini. Jin-Po Fei bertanya
bagaimana saya dapat mengetahuinya. Saya berkata kepadanya," Hanya mereka
yang rendah hati mendapatkan karma baik. Temanku, lihatlah pada kita
bersepuluh. Apakah ada yang sejujur, sebaik hati dan tidak pernah mencoba
untuk datang menjadi yang pertama seperti Jing-Yu? Apakah kamu melihat
sesorang yang penuh hormat, bertoleransi, hati-hati dan rendah hati seperti
Jing-Yu? Apakah kamu melihat seseorang seperti Jing-Yu, yang ketika dihina
tidak membalas atau ketika difitnah tidak berargumen? Orang yang dapat
mencapai tingkat kerendahan hati seperti itu akan mendapatkan perlindungan
dari bumi, roh dan Surgawi. Tidak ada alasan bahwa ia tidak dapat menjadi
makmur." Tentu saja, ketika hasil ujian keluar, Jing-Yu Ding lulus.

        Dalam satu tahun Mr. Liao Fan pergi dengan beberapa orang lain yang
mengikuti ujian. Berdasarkan pengamatannya pada tiap orang, ia berkomentar
pada salah satu temannya bahwa Jing-Yu Ding, yang paling baik hati, akan
lulus, meskipun ia masih sangat muda. Temannya Jin-Po Fei bertanya bagaimana
ia dapat mengetahuinya. Mr. Liao Fan berkata,"hanya mereka yang baik hati
mendapatkan karma baik". Ia bertanya pada Mr. Fei untuk menilai kesepuluh
teman seperjalanan mereka. Apakah ada yang setia, jujur, baik hati tulus dan
ramah seperti Jing-Yu? Ia menerangkan bahwa Jing-Yu sangat hormat dan baik
hati, seseorang yang termasuk langka dimana dia tidak terganggu dan tetap
toleran dikala orang lain mempermalukan atau menyerangnya. Mereka yang
memiliki toleransi yang besar memiliki karma baik yang bagus. Seperti talah
diprediksikan, Jing-Yu lulus dalam ujian itu.

                Setahun di Beijing, saya tinggal bersama seorang teman dari
masa kecil, Kai-Zhi Feng. Saya menemukan bahwa ia selalu membawa dirinya
dalam kerendahan hati dengan penampilan yang baik dan ramah. Ia tidak
sombong sedikitpun. Kai-Zhi mempunyai seorang teman yang bernama Ji-Yan Li
yang sangat berterus terang dan jujur. Ji-Yen sering memarahinya karena
kesalahannya, tapi Kai-Zhi selalu menerima tuduhan itu dengan tenang tanpa
membalasnya.

        Ini menerangkan tahun dimana Mr. Liao Fan berada di ibukota dengan
seorang teman yang bernama Kai-Zhi Feng. Mr. Liao Fan menyadari bahwa Mr.
Feng telah banyak berubah sejak masa mudanya. Hanya setelah beberapa tahun,
ia menjadi seorang yang lain sama sekali. Mr. Li adalah teman baik Mr. Feng.
Jika ia menemukan kesalahan dari Mr. Feng, ia akan mengkritiknya secara
langsung saat itu juga. Ini tidak menjadi masalah bagi Mr. Feng meskipun
kritik Mr. Li belum tentu terbukti benar. Ia mau menerima semua kritik dari
orang lain. Ada pepatah "Jika kita melakukan kesalahan, kita perlu
memperbaikinya. Jika kita tidak berbuat kesalahan, kita perlu memperbaiki
kemungkinan dimana kita melakukan kesalahan dan menjaga agar tidak berbuat
salah". Kita tidak membenci orang lain, jika mereka menyalahkan kita atas
kesalahan yg tidak kita lakukan. Adalah hal yang baik jika kita
diperingatkan oleh mereka. Sebenarnya, hanya mereka yang mengomeli kita
benar-benar peduli dan menjaga kita. Kita akan mengomeli anak-anak kita jika
mereka berbuat salah. Mengapa kita tidak menegur para tetangga? Untuk itu,
meski itu mungkin saja tuduhan yang tidak tepat, tetap muncul dari hati yang
penuh cinta dan kebaikan. Jadi kita harus menerima kritik dengan baik, untuk
mengikuti ajaran dengan baik.


---------------------------------------------------------------------
Milis Kelenteng - Quan Shui
URL: http://lists.quanshui.org
Posting, email: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke