He he he biasanya memang begitu, yg berkuasa dialah yg membuat & menentukan
alur
cerita "Sejarah". Oleh karena itu kita yg bisa ngomong seperti ini,
seharusnya
lebih banyak "Bercermin". Gunakan sisi cermin yg biasa kita gunakan buat
"Nga'ca",
jangan pakai sisi "Belakang"nya karena ngak akan bisa dipakai "Nga'ca".

Salam Hangat TAO,
Tjing Wen


----- Forwarded by Nie Tjing Wen/Bank and Insurance/Fin & Acc/HO/Matahari
on 07/28/03 09:08 AM -----
                                                                                       
          
                    Kelenteng                                                          
          
                    <[EMAIL PROTECTED]        To:     <[EMAIL PROTECTED]>           
                    nshui.org>                  cc:                                    
          
                                                Subject:     [Kelenteng] Zheng He vs 
Bajak Laut  
                    07/26/03 11:28 AM           Columbus                               
          
                    Please respond to                                                  
          
                    kelenteng                                                          
          
                                                                                       
          
                                                                                       
          




Zheng He
Mengapa dulu Rasulullah mengatakan "Carilah ilmu sampai ke negeri Cina"?
Pertama, Cina merupakan salah satu daratan yang paling jauh dari tanah
Arab.Kedua, karena ternyata orang-orang Cina memang mempunyai ilmu di atas
rata-rata.

Selama ini kita dicekokki oleh sejarah yang sama sekali tidak jelas
sanadnya, bahwa Amerika ditemukan oleh Christoper Columbus. Padahal
ternyata, Columbus menemukan benua bangsa Indian itu 70 tahun kemudian
setelah Zheng He melakukannya. Siapa Zhe He?

Dalam sejarah Cina, Zhe He (1373-1435) adalah seorang navigator terbesar
yang dimiliki oleh bangsa bermata sipit itu. Namun yang terpenting, Zheng
He
adalah seorang muslim. Prestasi Zheng bukan main-main. Koleksi kapal layar
yang dibuat oleh Zheng He berjumlah 1622 buah, dan paling tidak ada 7 buah
kapal layar supergede yang pernah dihasilkannya. Zheng He telah berlayar
mengarungi lebih dari 50.000 km, mengunjungi 30 negara. Dia juga sampai ke
Somalia dan melewati Eropa.

Zheng merekonstruksi banyak kapal yang terbuat dari kayu-beberapa di
antaranya bahkan menjadi yang terbesar sepanjang sejarah. Tiga kapal besar
yang di buat sekarang masih ada, dan disimpan di Nanjing.

Dalam setiap perjalanannya, sekurangnya, Zheng membawa 27.800 orang dengan
menggunakan 300 kapal. Dari jumlah itu, 62 buah merupakan kapal-kapal besar
yang selalu berada di depan. Hebatnya, kapal-kapal yang dibawa Zheng enam
kali lebih besar daripada kapal yang dipakai oleh Columbus.

Kota pertama yang ditemukan Zheng terletak di sebuah kepulauan Fuji,
Jepang.
Setelah itu, Zheng melewati Jawa, Sumatera, Vietnam, Siam, Kamboja, Seylon,
Bangladesh, India, Yaman, Saudi, Somalia, dan Mogadishu. Hampir di setiap
daerah yang pernah disinggahinya, Zheng menuliskan sesuatu sebagai
memorabilia ia dan pasukannya sudah pernah datang. Yang hampir selalu
ditulis bahwa perjalanan Zheng merupakan perintah dari Kaisar Dinasti Ming.
Salah satu bukti bahwa Zheng He telah mencapai Afrika, di Kenya ada
beberapa
suku yang mirip sekali orang Asia-terutama Cina. Dan mereka diduga sebagai
keturunan awak kapal Zheng He.

Zheng He dilahirkan di 1371 di Kunyang, sebuah kota di Provinsi Yunnan.
Famili Zheng, bernama Ma berasal dari kaum minoritas yang dikenal sebagai
Bangsa Semur. Bangsa ini berasal dari Asia Tengah dan memeluk agama Islam.
Kakek dan Nenek Zheng adalah haji dan dari mereka berdua inilah, Zheng
banyak mengenal tentang Islam. Bangsa Yunnan sendiri merupakan kaum Mongol
yang terkuat di Cina.

Umur tujuh tahun Zheng kecil sudah menjadi pengawal pangeran kerajaan Cina.
Pangeran ini yang bernama Yong Le dikemudian hari membangun Tembok Besar
Cina yang sampai saat ini masih berdiri kokoh. Ia juga menjadikan Beijing
sebagai ibukota Cina. Beranjak dewasa, Zheng dipercaya menjadi hakim. Karir
marinir Zheng sendiri dimulai tahun 1405. Sedangkan pelabuhan pertama yang
dilabuhi oleh Zheng adalah Champa, Vietnam.

Sebenarnya, jauh sebelum masa Zheng He, Cina mempunyai tradisi kelautan
yang
sangat kuat. Dinasti Han pernah berlayar sampai ke India. Malah pada waktu
inilah kompas, penunjuk arah mata angin ditemukan. Sayangnya, entah kenapa,
Cina sendiri kemudian sama sekali tidak menindaklanjuti tradisi "berlaut"
ini. Yang menyedihkan satu abad kemudian, Cina kemudian menghilangkan sama
sekali kebiasaan berlayar dan menghentikan proyek-proyek ekspedisi. Hingga
kemudian, orang-orang Eropa yang mengembangkan kebiasaan ini seolah-olah
"menemukan" daratan Cina-bukan sebaliknya.

Dalam ekpedisinya, Zheng He menggunakan bintang Starry Night sebagai arah
penunjuk jalan. Bintang ini muncul pada 18 Maret 1421 dan dipadukan dengan
peta yang dibuat oleh Zheng. Tercatat, selama hidupnya Zheng melakukan
perjalanan sebanyak 7 kali. Perjalanan terakhirnya adalah tahun 1433,
ketika
dia berumur 62 tahun. Namun, Zheng telah memberikan banyak hal kepada tanah
airnya. Ia yang membangun emperor kekuasaan Cina melalui ekspedisi
kelautan.

Zheng meninggal di tahun kesepuluh pada masa Kaisar Xueande (1435). Ia
dikuburkan di Bull's Head Hill (Niushou) di Nanjing. Pada tahun 1985, untuk
mengenang 580 tahun perjalanan Zheng, kuburannya dipindahkan ke Nanjing dan
dibangun sesuai dengan syariat Islam. Hal itu dilakukan sebagai
penghormatan
terhadap Zheng yang beragama muslim.

Di kalangan Barat, keberadaan dan prestasi sejarah Zheng He bukannya tidak
dikenal. Pada 15 Maret 2002, Gavin Menzies seorang insinyur kelautan dan
ahli sejarah asal Inggris pernah merepresentasikan Zheng He dan
perjalanannya di depan Royal Geographical Society di London. Dengan bukti
dan pemaparan yang runut, dan rasional, presentasi Menzies mencengangkan
dunia-walau kemudian berusaha untuk ditutup-tutupi oleh kalangan Barat.
Masalahnya cuma satu; karena Zheng He seorang muslim. Maka Zheng dibuat
tidak lebih hebat dan populer daripada Columbus, yang dalam catatan sejarah
lain juga sebagai seorang bajak laut.

Jadi, memang benar apa kata Rasulullah, jangan tabu menuntut ilmu. Walau
harus ke negeri Cina sekalipun. Buktinya? Seorang Zheng He, marinir asal
Cina yang membuat prestasi ekspedisi yang mengagumkan. [Majalah Saksi -
ummigroup.co.id]



---------------------------------------------------------------------
Jangan Lewatkan!

SiuTao.com - http://www.siutao.com
Jelajahi Tao dengan Suka Cita

Kelenteng.com - http://www.kelenteng.com
Jalankan Kebajikan dengan Penuh Kesadaran

---------------------------------------------------------------------
Milis Kelenteng - Quan Shui
URL: http://lists.quanshui.org
Posting, email: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]





---------------------------------------------------------------------
Jangan Lewatkan!

SiuTao.com - http://www.siutao.com
Jelajahi Tao dengan Suka Cita

Kelenteng.com - http://www.kelenteng.com
Jalankan Kebajikan dengan Penuh Kesadaran

---------------------------------------------------------------------
Milis Kelenteng - Quan Shui
URL: http://lists.quanshui.org
Posting, email: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke