Oh ya sebagai catatan. kebiasaan berlayar orang China lenyap karena adanya seorang pelaut yang menipu raja kuning, katanya dia akan mencari obat umur panjang dengan meminta dana dari raja. Setelah beberapa kali meminta, baru akhirnya ketahuan kalau si pelaut berbohong. Raja pun murka dan melarang semua orang melaut.
Itu yang pernah saya dengar blm tau juga kebenarannya, tetapi kalau dilihat dari waktunya, skenarionya cocok antara raja yang mencari obat anti tua. ----- Original Message ----- From: "Kelenteng" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Monday, July 28, 2003 9:22 AM Subject: [Kelenteng] Zheng He vs Bajak Laut Columbus > He he he biasanya memang begitu, yg berkuasa dialah yg membuat & menentukan > alur > cerita "Sejarah". Oleh karena itu kita yg bisa ngomong seperti ini, > seharusnya > lebih banyak "Bercermin". Gunakan sisi cermin yg biasa kita gunakan buat > "Nga'ca", > jangan pakai sisi "Belakang"nya karena ngak akan bisa dipakai "Nga'ca". > > Salam Hangat TAO, > Tjing Wen > > > ----- Forwarded by Nie Tjing Wen/Bank and Insurance/Fin & Acc/HO/Matahari > on 07/28/03 09:08 AM ----- > > Kelenteng > <[EMAIL PROTECTED] To: <[EMAIL PROTECTED]> > nshui.org> cc: > Subject: [Kelenteng] Zheng He vs Bajak Laut > 07/26/03 11:28 AM Columbus > Please respond to > kelenteng > > > > > > > Zheng He > Mengapa dulu Rasulullah mengatakan "Carilah ilmu sampai ke negeri Cina"? > Pertama, Cina merupakan salah satu daratan yang paling jauh dari tanah > Arab.Kedua, karena ternyata orang-orang Cina memang mempunyai ilmu di atas > rata-rata. > > Selama ini kita dicekokki oleh sejarah yang sama sekali tidak jelas > sanadnya, bahwa Amerika ditemukan oleh Christoper Columbus. Padahal > ternyata, Columbus menemukan benua bangsa Indian itu 70 tahun kemudian > setelah Zheng He melakukannya. Siapa Zhe He? > > Dalam sejarah Cina, Zhe He (1373-1435) adalah seorang navigator terbesar > yang dimiliki oleh bangsa bermata sipit itu. Namun yang terpenting, Zheng > He > adalah seorang muslim. Prestasi Zheng bukan main-main. Koleksi kapal layar > yang dibuat oleh Zheng He berjumlah 1622 buah, dan paling tidak ada 7 buah > kapal layar supergede yang pernah dihasilkannya. Zheng He telah berlayar > mengarungi lebih dari 50.000 km, mengunjungi 30 negara. Dia juga sampai ke > Somalia dan melewati Eropa. > > Zheng merekonstruksi banyak kapal yang terbuat dari kayu-beberapa di > antaranya bahkan menjadi yang terbesar sepanjang sejarah. Tiga kapal besar > yang di buat sekarang masih ada, dan disimpan di Nanjing. > > Dalam setiap perjalanannya, sekurangnya, Zheng membawa 27.800 orang dengan > menggunakan 300 kapal. Dari jumlah itu, 62 buah merupakan kapal-kapal besar > yang selalu berada di depan. Hebatnya, kapal-kapal yang dibawa Zheng enam > kali lebih besar daripada kapal yang dipakai oleh Columbus. > > Kota pertama yang ditemukan Zheng terletak di sebuah kepulauan Fuji, > Jepang. > Setelah itu, Zheng melewati Jawa, Sumatera, Vietnam, Siam, Kamboja, Seylon, > Bangladesh, India, Yaman, Saudi, Somalia, dan Mogadishu. Hampir di setiap > daerah yang pernah disinggahinya, Zheng menuliskan sesuatu sebagai > memorabilia ia dan pasukannya sudah pernah datang. Yang hampir selalu > ditulis bahwa perjalanan Zheng merupakan perintah dari Kaisar Dinasti Ming. > Salah satu bukti bahwa Zheng He telah mencapai Afrika, di Kenya ada > beberapa > suku yang mirip sekali orang Asia-terutama Cina. Dan mereka diduga sebagai > keturunan awak kapal Zheng He. > > Zheng He dilahirkan di 1371 di Kunyang, sebuah kota di Provinsi Yunnan. > Famili Zheng, bernama Ma berasal dari kaum minoritas yang dikenal sebagai > Bangsa Semur. Bangsa ini berasal dari Asia Tengah dan memeluk agama Islam. > Kakek dan Nenek Zheng adalah haji dan dari mereka berdua inilah, Zheng > banyak mengenal tentang Islam. Bangsa Yunnan sendiri merupakan kaum Mongol > yang terkuat di Cina. > > Umur tujuh tahun Zheng kecil sudah menjadi pengawal pangeran kerajaan Cina. > Pangeran ini yang bernama Yong Le dikemudian hari membangun Tembok Besar > Cina yang sampai saat ini masih berdiri kokoh. Ia juga menjadikan Beijing > sebagai ibukota Cina. Beranjak dewasa, Zheng dipercaya menjadi hakim. Karir > marinir Zheng sendiri dimulai tahun 1405. Sedangkan pelabuhan pertama yang > dilabuhi oleh Zheng adalah Champa, Vietnam. > > Sebenarnya, jauh sebelum masa Zheng He, Cina mempunyai tradisi kelautan > yang > sangat kuat. Dinasti Han pernah berlayar sampai ke India. Malah pada waktu > inilah kompas, penunjuk arah mata angin ditemukan. Sayangnya, entah kenapa, > Cina sendiri kemudian sama sekali tidak menindaklanjuti tradisi "berlaut" > ini. Yang menyedihkan satu abad kemudian, Cina kemudian menghilangkan sama > sekali kebiasaan berlayar dan menghentikan proyek-proyek ekspedisi. Hingga > kemudian, orang-orang Eropa yang mengembangkan kebiasaan ini seolah-olah > "menemukan" daratan Cina-bukan sebaliknya. > > Dalam ekpedisinya, Zheng He menggunakan bintang Starry Night sebagai arah > penunjuk jalan. Bintang ini muncul pada 18 Maret 1421 dan dipadukan dengan > peta yang dibuat oleh Zheng. Tercatat, selama hidupnya Zheng melakukan > perjalanan sebanyak 7 kali. Perjalanan terakhirnya adalah tahun 1433, > ketika > dia berumur 62 tahun. Namun, Zheng telah memberikan banyak hal kepada tanah > airnya. Ia yang membangun emperor kekuasaan Cina melalui ekspedisi > kelautan. > > Zheng meninggal di tahun kesepuluh pada masa Kaisar Xueande (1435). Ia > dikuburkan di Bull's Head Hill (Niushou) di Nanjing. Pada tahun 1985, untuk > mengenang 580 tahun perjalanan Zheng, kuburannya dipindahkan ke Nanjing dan > dibangun sesuai dengan syariat Islam. Hal itu dilakukan sebagai > penghormatan > terhadap Zheng yang beragama muslim. > > Di kalangan Barat, keberadaan dan prestasi sejarah Zheng He bukannya tidak > dikenal. Pada 15 Maret 2002, Gavin Menzies seorang insinyur kelautan dan > ahli sejarah asal Inggris pernah merepresentasikan Zheng He dan > perjalanannya di depan Royal Geographical Society di London. Dengan bukti > dan pemaparan yang runut, dan rasional, presentasi Menzies mencengangkan > dunia-walau kemudian berusaha untuk ditutup-tutupi oleh kalangan Barat. > Masalahnya cuma satu; karena Zheng He seorang muslim. Maka Zheng dibuat > tidak lebih hebat dan populer daripada Columbus, yang dalam catatan sejarah > lain juga sebagai seorang bajak laut. > > Jadi, memang benar apa kata Rasulullah, jangan tabu menuntut ilmu. Walau > harus ke negeri Cina sekalipun. Buktinya? Seorang Zheng He, marinir asal > Cina yang membuat prestasi ekspedisi yang mengagumkan. [Majalah Saksi - > ummigroup.co.id] > > > > --------------------------------------------------------------------- > Jangan Lewatkan! > > SiuTao.com - http://www.siutao.com > Jelajahi Tao dengan Suka Cita > > Kelenteng.com - http://www.kelenteng.com > Jalankan Kebajikan dengan Penuh Kesadaran > > --------------------------------------------------------------------- > Milis Kelenteng - Quan Shui > URL: http://lists.quanshui.org > Posting, email: [EMAIL PROTECTED] > Subscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] > Unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] > > > > > > --------------------------------------------------------------------- > > Jangan Lewatkan! > > > > SiuTao.com - http://www.siutao.com > > Jelajahi Tao dengan Suka Cita > > > > Kelenteng.com - http://www.kelenteng.com > > Jalankan Kebajikan dengan Penuh Kesadaran > > > > --------------------------------------------------------------------- > > Milis Kelenteng - Quan Shui > > URL: http://lists.quanshui.org > > Posting, email: [EMAIL PROTECTED] > > Subscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] > > Unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] > --------------------------------------------------------------------- Jangan Lewatkan! SiuTao.com - http://www.siutao.com Jelajahi Tao dengan Suka Cita Kelenteng.com - http://www.kelenteng.com Jalankan Kebajikan dengan Penuh Kesadaran --------------------------------------------------------------------- Milis Kelenteng - Quan Shui URL: http://lists.quanshui.org Posting, email: [EMAIL PROTECTED] Subscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
