Subhanallah, Alhamdulillah, Astaghfirullah ...

Hehe ...  Mas Dodi yang shalih lagi tawadhu',
Saya tadi bercanda kok, maksudnya itu bersekongkol untuk ngetes, hehe ...  dan nyatanya benar, kan?  Soalnya kalau nggak dipancing seperti itu, nggak keluar nih ilmunya ...  :)  Termasuk kata bid'ah yang keluar dari saya, jangan diambil hati ... :)

BTW, jazakallah khoir atas keterangan2 yang diberikan.  OK deh, akan ditelaah kembali ...  Tapi memang tidak ada hadits (langsung dari Kanjeng Nabi) yang menyatakan atau menggambarkan Kanjeng Nabi itu setelah sholat Jumat juga sholat Dzuhur ya, Mas?  Atau saya salah memahami?

Salam sayang,
Hidayat


On 12/16/05, dodindra <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Subhanalloh, Alhamdulillah, Astaghfirulloh,
Hapuntee kang, nggak ada tuh persekongkolan, saya tadi baca juga
heran, habis SEND , eee, ada dari kang Awam kok isinya
samaaa...redaksinya beda.....
pasti Alloh sajalah yang berkehendak demikian...

Kang Dayat dan rekan lain, saya hanya nyoba menyampaikan yang saya
tahu seperti dibawah ini, tolong ditelaah, semoga ada manfaatnya,
terutama bagi keyakinan saya, dan syukurlah jika akan berguna bagi
saudaraku semua, amiin.

Ada Hadits , rowahu Abu Dawud pada kitab Sunah : Bersabda Rosululloh
SAW : Hendaklah kamu menetapi sunnahku dan sunnahnya Khulafa'ur Rosyidin.

Sabda Rosululloh SAW : Wasunnatil Khulafa'ur Rosyidin rodliyallohu
'anhum, yang dikehendaki ialah empat orang, dan mereka itu ialah Abu
Bakar, Umar, Utsman dan Ali. (Kitab Subulus Salam)

Keterangan dari sahabat Umar RA, Umar berkata :" Sholat Jum'at 2(dua)
rokaat, sholat 'Iedul Fithri 2(dua) rokaat, dan sholat 'Iedul Adh-ha
2(dua) rokaat sempurna , bukan sholat ringkasan. Ini atas sabdanya
Muhammad SAW".

Pada Kitab Zaadul Ma'ad, jilid I Juz 1, hal. 119, yang ditulis Imam
Ibnul Qoyyim (semoga Alloh mensucikan beliau) :" Annal Jumu'ata
'indashshohaabati sholatun mustaqillatun linafsihaa ghoirodh dhuhri",
boleh diterjemahkan : " Sesungguhnya Sholat Jum'at itu bagi para
sahabat Nabi adalah Sholat Fardlu yang berdiri sendiri bagi dirinya,
bukan Sholat Dhuhur".

Kitab ALFAUZU WAN NAJAT FIL HIJROTI ILALLOH ( karya syech Muhammad
Sayyid Tijani), bab SHOLAT JUM'AT WA ADAABUHAA, hal 82, menyebutkan :
"Sholaatul Jumu'ati fardlu 'ainin mustaqiilin walaisat dhuhron
maqshurotan" arti bebasnya : "Sholat Jum'at itu adalah sholat Fardlu
'Ain yang berdiri sendiri, dan bukan sholat Dhuhur yang diringkas"

Kitab ALGHONIYYAH LITHOLABI THORIQIL HAQ ( karya Waliyyulloh Sayyid
Abdul Qodir Jailani), pada Juz II, hal. 126 , beliau menuliskan:"
Fakulluman lazimathush sholawaatul khomsu yalzamuhu fardlul Jumu'ati,
idza kaana mustauthinan muqiman bibaladin au qoryatin", yang boleh
diartikan :" Maka segala orang wajib padanya Sholat 5(lima) waktu ,
wajib padanya juga Sholat fardlu Jum'at tatkala adalah dia itu menetap
mukim pada satu negeri atau desa"

Adalah Nabi Sholallohu 'alaihi wasallam:"Dikala sangat masa dingin,
pagi-pagi beliau sholat, dan dikala musim sangat panas, beliau sholat
tunggu dingin yakni Sholat Jum'at".

Demikian saudaraku yang dirohmati Alloh SWT, sedikit/sebagian yang
bisa saya sumbangkan dari begitu luasnya Ilmu Alloh , silahkan
ditelaah, silahkan dikaji, cari kitab yang saya sebut, atau tanyakan
pada para Guru kita masing-masing, tak lupa saya mohon maaf jika
pemahaman saya untuk menyampaikan ini dianggap beda,
dan jika dikatakan hal ini BID"AH, yaaaa...silahkan ditelaah
dech...semoga Alloh akan selalu menambahkan pemahaman kita denga ilmu
yang belum kita ketahui jika kita ridlo padanya. Amiin.

wasallam,
dodi



Ilmu merupakan harta abstrak titipan Allah Subhanahu wata'ala kepada seluruh manusia yang akan bertambah bila terus diamalkan, salah satu pengamalannya adalah dengan membagi-bagikan ilmu itu kepada yang membutuhkan.
Janganlah sombong dengan ilmu yang sedikit, karena jika Allah Subhanahu wata'ala berkehendak ilmu itu akan sirna dalam sekejap, beritahulah orang yang tidak tahu, tunjukilah orang yang minta petunjuk, amalkanlah ilmu itu sebatas yang engkau mampu.




YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke