Assalamu'alaikum wr.wb
   
  Bismillahirrahmannirrohiim...
   
  Oke..dari pada ribut terus masalah Maulid yg sebetulnya sudah sering 
diributin, jadi menurutku untuk hal spt ini nda perlu dibahas (buang2 waktu) 
aku mau mulai mengurai satu2 yg akhirnya buat ribut ya..:)
  Awal pertama ada member yg menanyakan masalah maulid, tahlil, dsbnya (sory 
aku lupa siapa) yg kemudian kang nceps melemparkan postingan yg membolehkan 
memperingati Maulid, dan berdasarkan postingan yg membolehkan Maulid itu pula 
akhirnya akupun ikut melemparkan postingan yg ternyata melarang memperingati 
Maulid.
   
  Harusnya para members berfikir dewasa dan jernih, bahwa ternyata masalah 
Maulid ini ada yg membolehkan dan ada yg melarang berdasarkan alasan masing2 
pihak yg berpendapat. Dan dijadikan sebagai bahan analisa dan pembelajaran dari 
kedua pendapat yg dilemparkan dimilis ini. Pertanyaannya sekarang pada diri 
masing2 adalah :
   
  1.      kenapa kalian hanya meributkan yg melarang peringatan Maulid?
  2.      kenapa kalian juga tidak mendiskusikan mengapa membolehkan Maulid yg 
tidak pernah dicontohkan?
   
  Jawabnya adalah : karena yg melarang Maulid itu tidak sesuai dengan kebiasaan 
dan keinginan kalian, makanya kalian ributkan. Sedangkan yg membolehkan Maulid, 
karena itu sudah sesuai dengan kebiasaan dan keinginan kalian, maka kalian diam 
dan tidak meributkan.
   
  Jadi..sebetulnya peringatan Maulid itu apakah hanya menuruti keinginan 
kalian?makanya kalian tidak meributkan. Dan yg melarang Maulid itu tidak sesuai 
keinginan kalian, makanya kalian diam dan tidak meributkan.
   
  Sebetulnya aku sedih harus bicara gamblang dan runut spt ini, koq kesannya 
kalian bukan orang2 yg berilmu spt yg selama ini kalian ributkan dan 
perbicangkan yg seolah2 ahlinya dan mengerti sekali?. Jadi intinya 2 postingan 
yg membolehkan dan melarang Maulid itu harusnya dijadikan bahan untuk analisa 
dan pembelajaran untuk ke dua pehamanan yg berbeda tsb, dan bukan hanya 
meributkan salah satu yg tidak sesuai dgn kalian.
   
  Ke 2 postingan yg pro dan kontra yg dilemparakan itu berisi semua alasannya 
masing2 dan itu dengan sendirinya bisa dipelajari oleh masing2 dan bukan untuk 
diributkan. Kalaupun harus diributkan dan didiskusikan harusnya keduanya yg 
diperbincangkan yaitu :
    
   kenapa maulid dilakukan padahal itu tidak dicontohkan  
   Kenapa maulid dilarang padahal itu “baik”
  Tapi buat apa..?toch..2 postingan yg dilempar oleh kang nceps dan aku sudah 
menjawab dengan alasan2 dipostingan itu sendiri. Harusnya ke 2 pertanyaan itu 
ditujukan untuk pembelajaran pada diri sendiri dan bukan memaksakan keyakinan 
untuk diyakini oleh orang yg berbeda pemahaman  dan itu akan menimbulkan 
keributan. Bener2 aneh.. kenapa kalian yg berbicara seolah2 orang dewasa tapi 
berkelakuan spt anak kecil, sedangkan aku suka cengangas cengenges apakah 
kalian pikir aku mempunyai pikiran spt anak kecil??
   
  Yg aneh itu sebenarnya para member yg akhirnya jadi membuat ribut masalah yg 
sudah jelas berbeda. Aneh kan..? sebetulnya kalau aku mau…akupun bisa 
mempersoalkan kenapa Maulid dibolehkan?mana dalil bahwa Maulid itu dibolehkan 
dan dikerjakan oleh Rasulullah dan Sahabat?dan aku yakin sekali kalian yg 
membolehkan Maulid pun tidak mampu mengeluarkan dalilnya. Kenyataannya memang 
semua berdasarkan dalil aqli kan..?? 
   
  Dan berapa kali aku katakan, bahwa  rasanya Allah tidak memberikan pahala dan 
dosa jamaah, tapi Allah hanya menilai niat masing2 pribadi dalam melakukan 
pekerjaan.
   
  “sesungguhnya segala amal itu hendaklah dengan niat” (Bukhari dan Muslim)
   
  “Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan 
memurnikan ketaatan kepadaNya dalam menjalankan agama dengan lurus.” 
(Al-Bayyinah : 5)
   
  makanya selalu aku bilang, melarang Maulid itu bukan suatu yg berlebihan, 
tetapi merupakan kehati2an. Karena apakah kalian yakin, bahwa semua jamaah yg 
mengikuti Maulid itu mempunyai niat yg sama spt niat kalian?? Kalau ada 
sebagian ulama yg melarang untuk mengadakan Maulid, itu hanya karena rasa 
khawatir dan sayangnya ulama pada umat islam yg tidak semua mempunyai pemahaman 
yg sama. 
   
  Akupun mempunyai padangan atas pemikiranku selama ini, kenapa sampai Umar ibn 
Khattab memecat Khalid bin Walid yg telah berjasa menaklukan kerajaan Romawi? 
Yaitu hanya berniat untuk memurnikan Tauhid umat islam yg dikhawatirkan akan 
tercemar. Karena mulai banyaknya umat yg memuji2 Khalid dan dikhawatirkan akan 
mensejajarkannya dengan Allah dan kemudian melupakan puji2an hanya kepada 
Allah. Tapi kenapa kalian saat ini sudah yakin sekali dengan kemurnian tauhid 
kalian?kenapa kalian tidak khawatir andai Tauhid kalian bisa tercemar hanya 
karena melakukan Maulid? kalian itu terlalu sombong dan merasa sudah yakin 
dengan Tauhid kalian yg tidak tercemar. Karena apa..?karena..orang yg tidak 
diragukan keTauhidannya sekaliber Khalid pun atau ketauhidan umat pada Zaman 
Umar ibn Khattab pun, sang khalifah masih khawatir dan segera menutup jalan 
untuk jatuhnya umat pada tercemarnya Tauhid. Tapi..kita ini apa..?kita hidup 
jauh ribuan tahun sesudah para sahabat wafat, tapi masih aja sombong dan
 yakin dengan kemurnian Tauhid kita. Bener2 orang aneh…
   
   Kenapa sampai umat nasrani akhirnya jatuh kedalam kesyirikan dan kemusyrikan 
hingga Allah mencap mereka sebagai Kafir, padahal sebelumnya nasranipun sebagai 
agama samawi dan berasal dari Allah?karena sudah tercemarnya Tauhid mereka 
dengan melakukan pemujian dan penyembahan kepada Nabi Isa. Kenapa kalian tidak 
mau berfikir dan mengambil pelajaran dari setiap kejadian??
   
  Aku makin yakin..bahwa islamlah satu2nya agama yg murni menyembah pada Allah, 
maka harusnya kita selalu menjaga kemurnian itu dari sesuatu yg memungkinkan 
kita untuk jatuh pada kesyirikan spt umat yahudi dan nasrani. Dan keyakinan ku 
pun makin bertambah setelah aku bertanya banyak pada seorang bikshu (agama 
budha) tentang apa yg mereka sembah dan mengapa mereka jatuh pada 
kesyirikan?karena mereka menyembah orang2 yg mereka anggap suci dan yg sudah 
menyebarkan agama mereka, hingga mereka malah melupakan untuk menyembah Tuhan. 
Apakah kita mau spt mereka..?apakah kalian pikir, kita bisa terbebas dari 
kemungkinan untuk jatuh pada kesyirikan?kenapa kalian tidak mau berfikir dan 
belajar…?????bahwa kemungkinan itu bisa saja terjadi..???
   
  Ingat..musuh islam itu sudah jelas, jadi..layaknya jangan menambah musuh pada 
saudara sendiri, andai ada saudara kita yg mengingatkan itu hanya bukti rasa 
sayang dan kepedulian pada saudaranya yg lain. Dalam menyampaikanpun kita tidak 
bisa memaksa kan orang lain untuk sesuai selera kita, tapi..harusnya kita 
melihat isi dari yg ingin saudara kita sampaikan, makanya kita harus selalu 
belajar dengan hati yg bersih dan niat yg benar. Agar tidak selalu timbul salah 
paham..J
   
  Salam sayang-:) 
  hana

                
---------------------------------
 Yahoo! Personals
 Single? There's someone we'd like you to meet.
 Lots of someones, actually. Try Yahoo! Personals

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Help save the life of a child. Support St. Jude Children's Research Hospital.
http://us.click.yahoo.com/vJUKhA/lbOLAA/a8ILAA/wDNolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/keluarga-sejahtera/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke