Salam Kesejukan di Hati.
Minta ijin pak moderator untuk sedikit berkeluh kesah tentang persoalan yang
dihadapi temen-temen mahasiswa kendal disemarang terkhusus di Unnes. (semoga
saja ada solusi yang bisa diambil)
Sedikit prolog sebagi pengantar awal diskusi ini, kemaren malam tepatnya saya
didatangi beberapa pengurus Ikatan Mahasiswa kendal Unnes.
(sempat terkejut, kok tumben-tumbennya mereka mau silaturahim! biasanya karena
kesibukan di kuliah sampai terlupa acara kunjungan2, maklum dahulupun saya
melakukan hal yang sama saat masih mahasiswa).
dan secara terus terang mereka menceritakan keadaan yang sesungguhnya tentang
apa yang terjadi di organisasi mereka (Wajar jikalau mereka berkeluh kesah ke
saya, mengingat mungkin saya masih di tuakan oleh mereka).
Kondisi saat ini di kampus yang tadi saya sebutkan, ada kompetisi Futsal antar
mahasiswa daerah
dengan sistem kompetisi penuh! setelah mereka mempertanyakan ke pihak panitia
durasi penyelenggaran kompetisi ini akan memakan waktu sekitar 2 bulan.yang
artinya semakin banyak waktu yang digunakan semakin banyak pula biaya yang akan
dikeluarkan.
Saat itupun saya tanyakan ke pihak mereka, tentang kekuatan kita dari persoalan
pemain sampai dana "mampukah kita mengikuti event tersebut sampai akhir
kompetisi". merekapun menyanggupi mampu tetapi untuk pemainnya, sedangkan
persoalan dana ternyata itu kepentingan mereka ke saya. Terus terang saya ke
meraka bahwa keadaan finansial saya kurang mendukung untuk membantu kegiatan
itu.
walau kondisi saat ini saya dekat dengan salah satu partai dikendal, namun saya
yakini bahwa saat ini tak ada satu partaipun yang sudi membantu mengeluarkan
biaya! saya ketahui sendiri banyak proposal yang menumpuk dipartai dan para
caleg untuk bisa dibantu namun tak ada yang banyak mereka lakukan tentang
proposal2 itu,
karena keyakinan mereka yakni para caleg (semoga apa yang saya pahami saat ini
salah tentang caleg) lebih baik uang yang mereka punyai untuk biaya kampanye di
dapilnya masing2, daripada diberikan ke perkumpulan mahasiswa yang belum tentu
seluruh pengurusnya itu berasal dari dapilnya.
dan malam itu nampak dari wajahnya, mereka (ImakenĀ Unnes) sedang bingung.
sayapun sudah tanyakan kemereka, "sudah minta iuran anggota belum atau donatur
dari rekan mahasiswa kendal sendiri" dan ternyata sudah, yang katanya hanya
terkumpul sekitar ratusan ribu! itupun pas buat biaya pendaftaran saja.
"Jikalau saat ini saya mampu untuk membantu mereka, keliatannya tulisan ini
takkan muncul di forum yang sedemikian besarnya"
Sayapun sedikit memahami kondisi mereka, dahulu saat saya masih di Imaken
keadaan mahasiswa tidak seapatis saat ini. dan begitu besarnya issue kedaerahan
yang muncul di Unnes! apalagi Ikatan Mahasiswa Kendal di semarang yang
keberadaanya
dirasa begitu besar dimata mahasiswa daerah lain dan pada berbagai kompetisi
sebelumnya nama Imaken cukup diperhitungkan.
sedangkan tujuan saya menuliskan saat ini mungkin dari rekan-rekan KOL punya
solusi dan Do'a bagi mereka (adik-adik kita).
Matursuwun atas perhatiannya.
Matursuwun pak moderator, dan mohon maaf juga bagi semua warga Kol saya tak
terlalu aktif diforum! walau gak aktif saya tetap jadi warga KOL yang setia
walau cuman jadi pembaca yang baek.
"Mugi Gusti Paring kesaenan Dumateng Kawulo lan Panjenengan Sedanten"
Sigit Setiawan