Dari milis sebelah...

***Dear all,...

Bagaimana menurut kalian tentang hal ini ?

From: uam <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Tue, 8 May 2007 07:36:17 +0700



Kekerasan, arogansi, power abuse di Indonesia?????

Oooh...ini mah sudah tradisi!!!!

Mungkin pelaku2nya sudah gak makan nasi kayak kita2 lagi jadi merasa
sah2 saja menindas, menyiksa, menghina dan menistakan kita.

Gak usah deh lihat videonya kekerasa di IPDN yang menyebabkan Praja
Cliff Muntu meninggal dunia, miris..... mau tau yg barusan terjadi
tadi
pagi dengan dirikuw????

Perjalanan ke kantor bersama suami tadi pagi seperti biasa kehambat
di
Jalanan Deplu Raya Pondok Pinang arah Pondok Indah. Waktu menunjukkan
jam delapan pagi.

Semua tertib ngantre, sampai tiba2 ada mobil seperti Carrens abu-abu
nyodok dari sebelah kiri di bagian jalan yg mulai menyempit dan
menurun.

Alhasil kena deh bemper belakang mobil kreditan disrempet. Suami
memutuskan untuk minta pertanggungan jawab pengemudi mobil Carrens
abu-abu tersebut. Setelah sama2 minggir, dengan arogannya si
pengemudi
ngomong: "Masukin aja ke bengkel, berapapun biayanya saya ganti",
sambil
mau ngeloyor pergi...

Lho?!....terus, mau minta ganti ke siapa dan kemana neh?

Nunggu suami masih bengong gitu, ya sudah saya inisiatif minta data2
si
pengemudi seperti nama atau KTP atau nomor telpon yang bisa dihubungi
dan dapat dijadikan sebagai bukti pertangungan-jawab dia.

Eh, ndhilalah direspon si pengemudi dengan lebih arogannya dan nada
suara yang lebih keras dari sebelumnya bahwa dia adalah KOMBES POLISI
Muh....(saat menyebutkan namanya nada suaranya jadi lebih pelan
seperti
bergumam) dan menyebutkan nomor Hpnya dengan nada suara lebih lirih
lagi.

Suami cuma sempat mencatat nomor HPnya dan kita berdua gak ada yang
ingat dia menyebutkan namanya siapa karena setelah itu si oknum
KOMBES
POLISI itu benar2 ngeloyor balik ke mobilnya.

Duh Gusti, saya pikir edan neh oknum KOMBES POLISI. Dia yang salah,
boro2 minta maaf malah dia yang lebih galak dan kasar, dan jadi gak
jelas begini. Saya bilang ke dia: "Bapak, ngaku2 KOMBES POLISI tapi
nyetir mobil sembarangan dan gak nyontohin yang bener ke masyarakat".

Eeeh..ternyata omongan saya tambah menyulut arogansi dan semakin
membuat
dia bebas melaksanakan power abusenya ke saya.

Dia samperin lagi saya sambil posisi tangan kirinya mau merengkuh
baju
saya di bagian dada dan tangan kanannya sudah diangkat tinggi2 siap
menonjok muka saya sambil bilang: "Ngomong apa kamu?!!!"

Hegh????!!!

Suami saya berusaha melerai kami sambil bilang: "Pak, Pak, sabar,
istri
saya lagi hamil, Pak".

Tapi rupanya si oknum KOMBES POLISI itu sudah kerasukan setan malah
bilang: "Saya gak peduli!!!...Gak saya ganti rugi sekalian!!!" sambil
terus berusaha menonjok saya.

Saya sudah pasrah dan pasang badan bilang ke oknum KOMBES POLISI itu:
"Hayo, Pak pukul saja, biar enak saya nuntut Bapaknya ke Komdak
nanti...kalau Bapak benar2 gentleman, masa beraninya cuma sama
perempuan?!"

Dunia memang sudah edan, dia malah nantangin saya: "Silahkan saja!"
Tapi
sambil balik badan dan terus sumpah serapah yang kami tidak dapat
mendengarnya secara jelas, ngeloyor ke mobilnya dan menancap gas
pergi
dari TKP.

Astaghfirullah al'adziim.....mungkin pada saat kejadian dia kebelet
buang air besar terus jadi bantet gara2 harus berususan dengan
perempuan
hamil yang cuma minta pertanggungan-jawab dan permohonam maaf dari
kelakuannya yang gak ada pantes2nya sebagai KOMBES POLISI....oleh
karena
itu dia sah-sah saja bersikap arogan, power abuse, menghinakan dan
menistakan saya sedemikian rupa dipingir jalanan macet begitu.... :-(

Melanjutkan perjalanan ke kantor, saya minta suami untuk coba
menghubungi no HP yang diberikan oknum KOMBES POLISI itu dan
Alhamdulillah ternyata yang bersangkutan memberikan nomor HP dengan
benar (dan juga Insya Alah memberikan nama yang benar). Kami jadi tau
bahwa dia adalah:

KOMBES POLISI Muhammad Siri Mahmud

Pengemudi mobil seperti Carrens warna abu-abu dengan No. Pol. B 8273
BR

HP No. 0813 183 75 848.

Inilah negaraku dan inilah bangsaku.... Slogan-slogan lip service
dari
POLRI silahkan ditelan lagi sendiri oleh oknum-oknum polisi seperti
KOMBES POLISI Muhamad Siri Mahmud itu.

Hati-hati berususan dengan oknum petugas polisi yang bernama KOMBES
POLISI Muhamad Siri Mahmud, yang seharusnya jadi teladan dan pengayom
rakyat...Saya sarankan, kita yang waras dan beradab lebih baik
mengalah
saja....

Buat Bapak KOMBES POLISI Muhamad Siri Mahmud, terserah Bapak mau
bertanggung-jawab atau tidak mengganti biaya kerusakan mobil kreditan
saya yang disrempet mobil Bapak karena Bapak tetap tidak mau
memberitahukan kemana saya dan suami saya harus mengantarkan kwitansi
biaya perbaikan mobil tersebut, yang pasti Bapak yang sebenarnya
sudah
menghinakan dan menistakan diri Bapak sendiri di depan orang banyak
dan
Bapak berhutang permohonan maaf kepada saya.

Faithfully Yours,
Ms. Jeannie Kiagoes
Free Trade Agreements Cluster
Bureau for Economic Integration and Finance
ASEAN Secretariat
70A, Jalan Sisingamangaraja
Jakarta 12110 - Indonesia
Tel. +6221 - 726 2991, 724 3372 ext.381
Fax. +6221 - 739 8234, 724 3504, 720 0848
email: [EMAIL PROTECTED] < mailto:[EMAIL PROTECTED]> org
< mailto:[EMAIL PROTECTED] <mailto: [EMAIL PROTECTED]<mailto:[EMAIL 
PROTECTED]:[EMAIL PROTECTED]>> org> /
[EMAIL PROTECTED] < mailto:[EMAIL PROTECTED]> com <mailto: 
jkiagos@<mailto:jkiagos@>yahoo.
< mailto:[EMAIL PROTECTED]> com>
Website: http://www.aseansec < <http://www.aseansec.org/> 
http://www.aseansec.org<http://www.aseansec.org/>> .org


  Terima kasih
.


Kirim email ke