On Sat, Nov 05, 2005 at 12:03:11AM +0700, [EMAIL PROTECTED] wrote:
> adi [On Fri Nov 04, 2005 at 10:47:54PM +0700] wrote:
> 
> > weleh .. piye iki .. ? :-)
> > 
> 
> 'kan baru "I would try", berarti belum benar-benar direkomendasi :)

kayaknya kalau tidak merekomendasi bukan begitu kalimatnya :-)
tapi memang benar, tmpfs lebih lambat.

optimasi mail system (qmail khususnya) itu sebenarnya 2 hal yang perlu 
diantisipasi,
banyaknya file (inode caching) dan trafik.

setelah qmail saya modifikasi habis-habisan, bikin sistem yang tidak
tergantung sama map/table lookup, semuanya pakai file, ternyata mentok
kalau user base banyak (>32K mulai terjadi penurunan performance,
walaupun tidak signifikan) mendekati 1 jt account, dari +/- 3K mail per
menit (plus antivirus checking), jatuh jadi 5-10 mail per menit (trafik
digenerate dgn postal dan rabid secara bersamaan, kalau ndak pakai
rabid, space harrdisk langsung habis :-). ini ngetest di linux-ppc, yang
sepertinya kualitas performance sudah kadaluwarsa. directory hashing
kurang bermanfaat, karena toh pakai reiserfs .. 

sempat terpikir untuk men-cache stat(), misalnya pakai famd (punya sgi).
lighttpd pakai ini untuk stat cache.  tapi nanti lah (ogah).. wong
usernya cuman bbrp biji hi..hi..

barangkali mengisolasi storage subsystem (disk) dan pakai reiserfs4 bisa
membantu. tapi, sampai detik ini, saya masih yakin bahwa optimasi mail
itu paling ampuh ya di sisi hardware. kalau optimasi software ya
paling-paling cuman bersifat 'memindahkan masalah' saja, artinya
bersifat spesifik dari satu implementasi ke implementasi yang lain.

misalnya: untuk pop server dibikinkan uidlcache, nanti user kirim mail,
belum lima menit langsung di-pop, sepertinya belum nyampe, usernya
komplen, dipendekin umur cachenya, sistem jadi sibuk lagi .. gitu deh
muter-muter saja :-) atau dipaksa serialisasi I/O saja seperti caranya
missey yang pakai kqueue, tapi ya gitu, dibenchmark bisa 10K user
concurrent sistem tidak sibuk karena mailboxnya kosong semua :-)) kalau
dipasang di production siap-siap nambah tenaga support kalau usernya 1jt
dan concurrent sessions benar-benar 10K, wong I/O-nya serialized :-)

pemikiran optimasi di sisi hardware ini nampaknya banyak pengikutnya,
misalnya banyak 'appliance' yang sudah diset dgn hardware kelas wahid.
masalahnya, ada tidak hardware dengan kualitas serupa di mangga2.

btw, ada patch untuk qmail supaya pakai sys_epoll() dgn linux. hampir
tergerak untuk untuk implementasi, tapi pikir-pikir siapa memangnya yang
mau kasih bandwidth untuk kirim >1K concurrent outgoing smtp sessions
for free he..he.. lagian, implementasi tsb cuman di qmail-send ...

Salam,

P.Y. Adi Prasaja

--
Right or wrong my list. Unsubscribe option is currently unavailable.
Indeed, it's available upon request .. but: cepek dulu donk!

Kirim email ke