On Sun, 13 Nov 2005, adi wrote: > On Sat, Nov 12, 2005 at 01:36:46PM +0100, I Made Wiryana wrote: > > Sesuatu yg terlihat akan lebih disukai ketimbang hal yg sifanya mendasar > > walau berguna dan lebih gampang diatasi. > > ini juga penyakit :-) tapi yang saya maksud sebelumnya, itu masih kurang > terlihat bagaimana? yang pasti kan ndak ada yang mau lihat.
Seperti kata pepatah, gajah di pelupuk mata tidak tampak (karena udah nyukel tuh mata) > > PTN masuk ke setan yg mengangkang itu ?? > bangsanya (kalau berlebih, sukur-sukur bisa mencerdaskan bangsa lain > juga). kalau ada perguruan tinggi dengan lebih dari 50% disiplin ilmunya > tidak applicable di Indonesia, sebaiknya segera bertobat dan kembali ke > jalan yang benar atau membubarkan diri. > Salah satu hal yg pantang bagi Perguruan Tinggi di Indonesia in adalha kalah dikejar "apa pasarnya" :-),. Dg kata lain apa yg applicable (bukan hanya skill saja, tapi misal jadi lembaga pengembangan) > yang ini tidak terkait langsung dengan perguruan tinggi, tapi coba > lihat, waktu sars kemarin, sekarang flu unggas, bisanya kan cuman > mengekspor spesimen ke luar. kalau ditanya jawabnya jelas dan tegas: > tidak ada dana! lah itu rezim medis bercokol bertahun-tahun bisa Bukan tidak ada dana, tapi masalah tadi, yg enak bagi orang PT itu yg mana, kirim spesimen ke LN mungkin sekalian diundang jalan-jaln oleh Lab tersebut. Saya melihat hal ini banyak terjadi di suatu kota yg sekitar 4 jam dari saya, yg penuh dg peneliti dari Indonesia yg "terundang" dg cara ini, hingga akhirnya kota itu bisa membuat "Pusat Penelitian Tanaman Tropis" Utk unggas dll sama juga. > > benang merahnya mana? hint: tidak ada dana -> naikkan SPP. > Kalau naikkan SPP itu cuma masalah, putus asa bingung apa yg mau dihemat lagi. > tertibkan tarif dokter dan pelayanan kesehatan, pasti bisa beli alat > untuk melihat bisulnya virus. intinya modal, modal, modal dan modal > -> kapitalisme. Banyak PT yg merasa malu-malu kalau berhitung secara kapitalis (malu-malu bukan berarti tidak melakukan he he he) IMW -- Right or wrong my list. Unsubscribe option is currently unavailable. Indeed, it's available upon request .. but: cepek dulu donk!
