Dalam OLS (Ottawa Linux Symposium) yang diadakan baru-baru ini, Dave Jones mempresentasikan 'Why User Space Suck'. Dalam demonya dengan mempergunakan Fedora, ternyata pada saat booting, melibatkan pemanggilan fungsi stat() sebanyak 79,000 kali, membuka berkas 27,000 kali dan menjalankan 1382 program. Pantas saja terasa lambat! Berikut detail mana saja proses yang bertanggung jawab memperlambat proses booting tersebut.
1. HAL Daemon membuka 2000 berkas. Aplikasi ini membaca berkas XML dan mengulangnya beberapa kali. Tentu saja ini sebetulnya bisa di redesain dengan lebih pintar sehingga tidak perlu mengulang beberapa kali. Atau secara prinsip tidak perlu membuka hingga 2,000 berkas saat booting. 2. Isu yang sama ditemui oleh CUPS, yang membuka berkas PPD untuk semua jenis printer yang dikenal. Hasilnya adalah 5,000 stat() dan 400 terbuka. Ini terjadi dalam sistem yang tidak ada printer sama sekali. 3. X juga berperan penting dalam memperlambat boot ini. Dia membuka semua kemungkinan divais PCI, meskipun kadang jelas-jelas tidak ada dalam sistem. Dia juga bertanggung jawab membuka pustaka beberapa kali. 4.Gamin, aplikasi monitoring berkas dan direktori, menjalankan fungsi poll() dalam loop frekuensi tinggi. 5. Nautilus mengumpulkan informasi berkas berkaitan dengan desktop setiap beberapa detik. Padahal sudah disediakan API inotify untuk keperluan ini. 6. File font dibuka banyak kali oleh beberapa aplikasi. Bahkan oleh aplikasi yang tidak pernah menampilkan teks sama sekali di layar. 7. Isu lain menyangkut timer yang dipanggil secara berlebihan. X adalah penyumbang terbesar, terutama memanggil fungsi gettimeofday() setiap saat untuk memperoleh data waktu. -- fade2blac -- Right or wrong my list. Unsubscribe option is currently unavailable. Indeed, it's available upon request .. but: cepek dulu donk!
