On Tue, Aug 08, 2006 at 08:58:58AM +0700, Andika Triwidada wrote:
> Ayo dong, angka benchmark "lumayan"-nya dikeluarkan.

he..he.. belum pakai stopwatch :-) cuman pakai perasaan. dan itu
pun masih kalau sama ubuntu 6.06 (server) di PIII.
mungkin karena ppc saya yang lambat.

root fs dibuat readonly supaya bisa pakai ext2 dengan 'aman'.
maklum ada anak kecil, dan jaga-jaga kalau listrik mati. sekarang
malah anak saya sudah ngerti tidak pernah pegang komputer saya
(lagian jelek katanya :-)

rencananya mau dibuat boot script sendiri saja, biar pas dengan
kebutuhan dan ndak neko-neko.

> Penasaran juga
> nih, pakai Firefox di Linux (Debian Sid, kernel compile sendiri) sudah
> terasa lebih lambat daripada di Windows XP.
> Nge-benchmark-nya pakai apa ya supaya bisa keluar angka kuantitatif?

pakai stopwatch? kalau aplikasi gui biasanya karena rendering yang jelek.
setting vga yang ndak pas atau juga karena driver untuk vga yang jelek.
ingat linux in doomsday scenario :-))

sudah cari driver makin lama makin susah. distro yang dijagokan pun
namanya 'buntu'. orang kita males pakai karena namanya buntu. bisa
jauh dari rejeki katanya.

saya pernah jadi malu ke orang, gara-gara demo buntu itu ke orang
nautilusnya segfault. mungkin orangnya ndak ngerti segfault, tapi
dia bisa lihat tanda dilarang masuk itu langsung komentar: opo kuwi
mas? :-))

belum lagi browsing ke situs-situs web yang pakai flash. mintanya
flash 8 yang di linux belum ada. masa masih mau pakai cara tempo
doeloe dengan bilang kalau web itu didesain dengan kurang bagus?
hi..hi..

Salam,

P.Y. Adi Prasaja

--
Right or wrong my list. Unsubscribe option is currently unavailable.
Indeed, it's available upon request .. but: cepek dulu donk!

Kirim email ke