Allohu Akbar..!!! 
Alloh patorantos ngabuktoskeun  Ka-agungana-Na,
Kanggo jalmi-jalmi anu mikir sareng ngagunakeun akalna. 

Ieu mujizat teh meureun,
Ieu jalmi soleh teh meureun, 
Ieu jalmi anu dipasihan pituduh ku Alloh teh meureun,
Lain hartina urang kudu nyembah ka jalma lian,

Urang anu khilaf,
Urang anu ingkar kana pituduh-Na,
Urang kudu mulang ka diri urang,
Pek bedah diri urang,
Pituduh Alloh anu baris tumiba,

Rarasaan sarimbag jeung anu kaalaman ku Nabi Nuh, tapi naha urang jiga jalma 
nau teu nurut ka pituduh Alloh ngalangkungan jalmi-jalmi anu dibingbing Alloh. 
Dibingbing hartina nyaho elmuna kumargi tos tiasa "maca/iqro" sareng ngemut anu 
leleb pisan. 

Hatur nuhun Kang Nasir ieu mangarupi artikel anu kedah diemut-emut. 

Wassalam,
dudi_ss
  ----- Original Message ----- 
  From: Mohammad Nasir 
  To: [email protected] 
  Sent: Thursday, January 06, 2005 8:31 PM
  Subject: [kisunda] peringatan dini ti Bandung


  Sayaktosna tos aya peringatan dini ti Bandung anu
  dimuat Harian Kompas. Tapi kunaon teu aya nu
  memperhatoskeun. Ieu pepiling nu ti Bandung, di
  handap:
    
  Baktos, 

  Nasir
  ===========

  KOMPAS - Kamis, 02 Oct 2003   Halaman: 20   Penulis:
  oki   Ukuran: 2528 

  
--------------------------------------------------------------------------------

             WASPADAI GEMPA BESAR DARI ZONA SUBDUKSI
  MENTAWAI

  Bandung, Kompas
      Berdasarkan sejarah penelitian geologi dan catatan
  siklus seismik 
  gempa berskala 9,0 skala richter sekitar zona subduksi
  di lepas 
  pantai Barat pulau Sumatera, khususnya sekitar
  Kepulauan Mentawai, 
  saat ini berada di ujung siklus seismik tersebut. Oleh
  karena itulah 
  perlu dilakukan persiapan, membuat simulasi, sehingga
  siap menghadapi 
  kemungkinan gempa bumi berkekuatan besar.
      Hal itu disampaikan pakar geologi gempa bumi Dr
  Danny H 
  Natawidjaja, dalam diskusi kondisi Geologi Selat
  Sunda, Rabu (1/10), 
  di Auditorium Museum Geologi, Bandung.
      Pembicara lain adalah Dr Surono, Kepala
  Subdirektorat Vulkanologi 
  dan Mitigasi, dan Dr Hamzah Latief, geolog dari
  Institut Teknologi 
  Bandung.
      Ketiganya sependapat, minimnya data-data geologi
  mengenai 
  berbagai tempat di Indonesia menjadi kendala utama
  memperkirakan 
  kemungkinan terjadinya bencana geologi berupa gempa
  bumi, letusan 
  gunung api, atau tsunami. Oleh karena itu, penelitian
  geologi di 
  berbagai tempat lebih banyak dilakukan, sehingga
  terkumpul data-data 
  geologi yang memadai.
      Berdasarkan sejarah penelitian geologi di sekitar
  Mentawai, Danny 
  menjelaskan, didapatkan siklus seismik gempa bumi
  besar tahun 1381, 
  tahun 1608, dan yang terakhir tahun 1833. Aktivitas
  seismik di zona 
  subduksi itu mengangkat naik pulau-pulau di Mentawai
  sekitar dua 
  meter. Melihat siklus itu, kita sekarang berada di
  ujung siklus 
  seismik tersebut, cuma sulit mengetahui persis kapan
  gempa 
  berkekuatan 9,0 skala richter itu akan terjadi.
      Dia menguraikan, di Pulau Mentawai dipasang enam
  stasiun GPS 
  (global positioning satelite). "Setelah dipasang alat
  di Mentawai, 
  kita tahu pulau-pulau di Mentawai itu bergerak sekitar
  tiga sampai 
  empat sentimeter ke arah Pulau Sumatera per tahun.
  Jadi, daerah di 
  bawah muka laut itu terus mengumpulkan energi, nanti
  suatu saat 
  ketika sudah tidak bisa ditahan lagi, akan dilepas
  sehingga terjadi 
  gempa," ujarnya sambil menjelaskan data-data seismik
  menunjukkan 
  gempa di zona subduksi sekitar Mentawai adalah gempa
  berulang.
      Dari data pergerakan itu, lanjut Danny, bisa
  dilakukan 
  perhitungan. Jika pergerakannya sekitar 3-4 cm,
  sedangkan 
  pengangkatan Pulau Mentawai sekitar dua meter, dengan
  kondisi zona di 
  bawahnya yang landai, untuk mengangkat dua meter itu
  dibutuhkan 
  pergerakan di zona subduksi sekitar 10-12 meter.
  Artinya, bisa 
  dihitung kemungkinan terjadi lagi gempa 250-300
  tahunan. (oki)



  __________________________________________________
  Do You Yahoo!?
  Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
  http://mail.yahoo.com 


  PENTING..!

  attachment akan dihapus & tidak diteruskan kepada seluruh member.

  dilarang beriklan. pelanggaran atas peraturan ini akan dikenai sanksi berupa 
pencabutan membership.

  terutama bagi pengguna ms outlook/outlook express, dihimbau untuk selalu 
mengupdate antivirusnya.



        Yahoo! Groups Sponsor 
              ADVERTISEMENT
             
       
       


------------------------------------------------------------------------------
  Yahoo! Groups Links

    a.. To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kisunda/
      
    b.. To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]
      
    c.. Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. 




[Non-text portions of this message have been removed]



PENTING..!

attachment akan dihapus & tidak diteruskan kepada seluruh member.

dilarang beriklan. pelanggaran atas peraturan ini akan dikenai sanksi berupa 
pencabutan membership.

terutama bagi pengguna ms outlook/outlook express, dihimbau untuk selalu 
mengupdate antivirusnya.
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kisunda/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke