Jumat, 07 Nopember 2003
Piri Reis 
Memetakan Antartika Jauh Sebelum Ditemukan

Lautan luas tak Allah ciptakan sia-sia. Melalui laut, Allah bimbing makhluknya 
untuk menyelami misteri alam. Bahkan hamparan air itu, menjadi perantara 
lahirnya seorang yang gagah nan cerdas. Menorehkan prestasi gemilang yang 
mencengangkan. 

Ia adalah laksamana Piri Reis. Selain mumpuni mengarungi hamparan air yang 
luas, ia mampu pula menuangkan rekaman perjalanannya ke dalam sebuah karya 
monumental. Bahkan karyanya ini, menjadi panduan penting dalam dunia Geografi 
dan Ilmu Pelayaran. 

Piri Reis lahir pada 1465, di Gallipoli, Turki, yang merupakan wilayah pantai. 
Ayahnya bernama Haci Mehmet, sedangkan pamannya merupakan seorang laksamana 
terkenal kala itu, Kemal Reis. 

Seperti anak-anak pada umumnya yang dipengaruhi lingkungan di mana ia hidup. 
Sejak dini ia bergelut dengan pantai dan kebiasaan untuk berlayar. Tak heran 
ketika umurnya baru 12 tahun, ia telah bergabung bersama pamannya, Kemal Reis. 

Meski masih belia, rupanya ia sarat pengetahuan. Ia tak merasa gamang berlayar 
bersama pamannya. Dan masa itu menjadi awal karir baginya untuk mengarungi 
lautan dan samudera bersama Kemal Reis. Selama 14 tahun sang paman memberikan 
bimbingannya.

Sepak terjang Kemal Reis di laut lepas, membuat Kesultanan Ottoman memberinya 
kedudukan di Angkatan Laut kesultanan pada 1494. Tambahan tenaganya membuat 
angkatan laut Kesultanan Ottoman semakin kuat. Mereka terkenal, dengan 
perjuangan tanpa akhir bagi tegaknya Islam. 

Bergabungnya, Kemal Reis di angkatan laut kesultanan, membuat Piri pun akhirnya 
bergabung pula beberapa saat kemudian. Ia tetap berada di bawah komando sang 
paman. Meski ia pun dipercaya memimpin pasukan kecil. 

Setiap jeda waktu, Piri seringkali pulang ke kampung halamannya. Di sana ia tak 
tinggal diam, namun menuangkan rekaman dari perjalanannya selama ini ke dalam 
sebuah karya. Terbukti, pada 1513 ia mampu menghasilkan sebuah peta dunia. 
Dalam karyanya itu, ia memetakan Laut Atlantik serta pantai-pantai di Eropa, 
karyanya diberi tajuk I-Bahriye. 

Pada 1516-1517 Piri Reis mendapat mandat untuk memimpin pasukan Ottoman melawan 
Mesir. Dalam kesempatan ini Piri berlayar ke Kairo melalui Nil dan kemudian 
menggambarkan sebuah peta dan memberikan informasi yang detail tentang wilayah 
tersebut.

Setelah Mesir bergabung dengan kesultanan Ottoman, Piri memiliki kesempatan 
melakukan hubungan personal dengan pemegang tampuk kekuasaan di sana, Yavuz 
Selim. Ia memperlihatkan peta yang telah ia gambar kepada sang sultan. Hasil 
karyanya itu juga ditambahkan ke dalam Bahriye. 

Pertempuran dahsyat ia alami juga bersama pamannya ketika melawan pasukan dari 
Venesia pada 1520. Dan pasukan Ottoman saat itu mampu memukul mundur pasukan 
musuh. Hal ini merupakan kemenangan yang besar bagi Ottoman. 

Kegembiraan yang ia rasakan beberapa saat kemudian berubah menjadi duka. Sang 
paman, Kemal Reis, gugur. Untuk menggantikan posisi Kemal Reis, pihak 
pemerintah kemudian menunjuk Piri Reis menjadi laksamana Kesultanan Ottoman. 

Meski ia telah menjadi laksamana yang begitu padat kegiatannya, ia tetap 
sempatkan untuk menuliskan rekaman perjalanannya selama ini. Pada 1528 sampai 
1529, Piri melengkapi peta pertamanya yang tercantum dalam I-Bahriye. 

Kali ini, ia berhasil memetakan wilayah Barat Daya Atlantik, sebuah wilayah 
yang disebut dunia baru yang terletak dari Venezuela hingga bagian selatan 
Greenland. Jadi tak hanya kemenangan di laut yang ia rasakan. 

Dengan kenyataan ini, Piri Reis juga telah memberikan kontribusi bagi ilmu 
pengetahuan, terutama Geografi dan Nautika atau Ilmu Pelayaran. Ilmu yang 
mereka kembangkan tak hanya berguna bagi kalangan Islam, namun berlaku secara 
universal.

Sang waktu terus merambat. Piri Reis, sang laksamana, telah memberikan 
sumbangsih bagi kebesaran Kesultanan Ottoman juga keharuman Islam. Ia telah 
menorehkan prestasi besar dengan karyanya I-Bahriye yang menjadi panduan bagi 
orang-orang setelahnya, dalam berlayar. Ia mangkat pada 1554.

Ratusan tahun kemudian, pada 1929, sekelompok sejarawan berkeliling di istana 
Topkapi di Konstantinopel. Mereka menemukan peta buatan Piri Reis. Bagian peta 
yang ditemukan di museum Topkaki pada 1929 itu, ditandatangi oleh Piri Reis dan 
bertanggal Muharam 919 atau 9 Maret-7 April 1513. 

Para ilmuwan itu terlihat heran karena peta yang ada di tangan mereka merupakan 
outline pantai Amerika Utara dan Selatan. Terdapat pula peta Antartika, di mana 
wilayah tersebut belum ditemukan hingga 1818.

Arlington T. Mallerey, pakar peta kuno, semula merasa bingung dengan peta karya 
Piri Reis. Pasalnya, data geografis pada peta tersebut tak berada dalam posisi 
yang tepat. 

Namun dengan bantuan US Navy Hydrographic Bureau, Mallerey membuat sebuah grid 
dan mentransfer peta Piri Reis ke dalam sebuah globe. Betapa terkejutnya ia 
karena peta tersebut ternyata sangat akurat. 

Studi lanjutan dilakukan oleh Professor Charles H Hapgood dan Richard W 
Strachan. Mereka menemukan bahwa gambar karya Piri Reis kemungkinan merupakan 
gambar aerial yang diprediksikan dari ketinggian. Sungai, lembah, pegunungan, 
pulau dan padang pasir, digambarkan dengan akurasi yang tak lazim.

Contohnya, Greenland direpresentasikan sebagai dua pulau yang berbeda. 
Kejanggalan ini akhirnya juga pupus setelah ada konfirmasi yang dilakukan 
ekspedisi kutub yang dilakukan ilmuwan Prancis. Mereka menyatakan bahwa kala 
itu terjadi gempa yang membuat lapisan es merekah dan menghasilkan ruang 
pemisah.

Pada Januari 1966, di majalah Fate, Profesor Charles H Hapgood menjelaskan 
penemuan yang mengagumkan tersebut. Ini merupakan hal yang luar biasa, ia dapat 
memetakan tempat di mana seorang pun tak dapat menemukan Antartika hingga 1818. 

Hapgood terperangah, betapa lengkapnya peta tersebut dan langsung mengubah 
anggapannya selama ini bahwa Muslim tak memiliki ilmu Kartograpi yang baik. 
Ilmuwan Jerman, P Kahle, melakukan analisis dan gambaran bahwa Piri merupakan 
kartograper yang andal dan hebat.  ferry kisihandi/berbagai sumber

 


                
---------------------------------
Yahoo! Mail
 Stay connected, organized, and protected. Take the tour

[Non-text portions of this message have been removed]



PENTING..!

attachment akan dihapus & tidak diteruskan kepada seluruh member.

dilarang beriklan. pelanggaran atas peraturan ini akan dikenai sanksi berupa 
pencabutan membership.

terutama bagi pengguna ms outlook/outlook express, dihimbau untuk selalu 
mengupdate antivirusnya.
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kisunda/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke