*Catetan*
Dina artikel anu dicutat ti Galamedia di handap, aya sababaraha hal anu
peryogi dilereskeun sareng ditambihan:

   - Alinea-2, nami *"Dian Kresna Nugraha"* kedahna *"Dian Tresna
   Nugraha". "pemuda asal Kab. Sumedang"* janten *"pemuda kelahiran
   Tasikmalaya yang dibesarkan di Bandung dan berayah asal Conggeang, Sumedang"
   *
   - Alinea-2, *"sedang menempuh S2 di Universitas Karlsurh"* kedahna
*"sekarang
   bekerja sebagai insinyur elektronika di Jerman setelah lulus S2 di
   Universitas Karlsruhe"*
   - Alinea-4, *"Everson telah membuat rancangan slot unicode untuk
   aksara Sunda pada 2006"* kedahna *"Everson telah membuat rancangan
   slot unicode untuk aksara Sunda pada tahun 2005 yang diajukan pada awal
   tahun 2006 ke Unicode Technical Committee"*
   - Alinea-8, *"Tahun 2007, aksara Sunda memasuki tahap VI
   (standardisasi unicode) dan tinggal menunggu publikasi formal. Untuk
   publikasi ini dibutuhkan dukungan dan keterlibatan pemerintah daerah,
   terutama masalah pendanaan"* kedahna *"Tahun 2007, aksara Sunda
   memasuki tahap VI (standardisasi unicode) dan tinggal menunggu publikasi
   formal. Selanjutnya perlu dilakukan proses evaluasi dan sosialisasi agar
   dapat diperoleh hasil berupa standar aksara Sunda yang baik dan benar secara
   tipografi dan juga bermanfaat untuk penggunaan di masyarakat umum. Untuk
   itu, dibutuhkan dukungan dan keterlibatan pemerintah daerah, terutama secara
   teknis dan pendanaan."*

**Artikel asli:
http://www.klik-galamedia.com/20071104/kolomlengkap.php?kolomkode=20071104075019

*Meraih Pengakuan Dunia Lewat Komputerisasi Aksara Sunda*

BAGAIMANA jadinya jika aksara Sunda menjadi aksara (font) komputer yang bisa
diakses oleh seluruh bangsa di dunia. Tentunya akan menjadi suatu kebanggaan
tersendiri, bukan hanya bagi masyarakat Jawa Barat, tetapi bagi bangsa
Indonesia. Menyusul aksara Bali dan aksara Bugis sudah lebih dulu menjadi
askara komputer.

Dian Kresna Nugraha adalah salah satu orang yang mencoba mengangkat aksara
Sunda menjadi aksara dunia melalui komputer. Pemuda asal Kab. Sumedang yang
sedang menempuh S2 di Universitas Karlsurh Jerman ini, berkeinginan
mengomputerisasi aksara Sunda agar bisa diakses atau digunakan oleh
bangsa-bangsa di dunia.

Hal itu diungkapkan Dian dalam obrolan santai bertajuk "Komputerisasi Aksara
Sunda dalam Upaya Pengakuan Dunia" di Kampung Universitas Padjadjaran
(Unpad) Bandung, Jumat (2/11) petang. Obrolan dimoderatori Rektor Unpad,
Prof. Ganjar Kurnia serta dihadiri sejumlah budayawan, seperti Hidayat
Suryalaga, Tedy Permadi, dan Idin Baidillah.

Menurutnya, usaha mengomputerisasi aksara Sunda sudah dilakukan sejak 2005
di Jerman. Waktu itu, dilakukan penelusuran dan peluang untuk
mengomputerisasi aksara Sunda. "Saya kemudian mencari informasi dengan
sejumlah komunitas Sunda di luar negeri dan masyarakat Sunda di Indonesia,"
ujarnya.

Dian pun kemudian mendapat dukungan dari seorang ahli aksara komputer dunia
dari Irlandia, Michael Everson. Sebelumnya, Mihcael Everson telah membuat
rancangan slot unicode untuk aksara Sunda pada 2006. Pada tahun yang sama
Michael Erverson pun membuat proposal ke Unicode Technical Committee (UTC)
untuk mendapat pengakuan dan agar bisa dimasukkan ke dalam bahasa komputer
(IBM, Microsoft, HP, dan SAP).

"Jika sudah masuk ke UTC dan disetujui, kemudian diserahkan ke ISO untuk
mendapat persetujuan secara internasional," tambah Dian.

Untuk mendapat standardisasi aksara baru ke dalam unicode hingga persetujuan
level ISO, memakan waktu dua tahun. Maka diperkirakan pada 2008, aksara
Sunda sudah masuk dalam bahasa komputer yang bisa diakses secara
iternasional.

"Tahun 2007, aksara Sunda memasuki tahap VI (standardisasi unicode) dan
tinggal menunggu publikasi formal. Untuk publikasi ini dibutuhkan dukungan
dan keterlibatan pemerintah daerah, terutama masalah pendanaan," paparnya.

Menyikapi upaya yang telah dilakukan Dian, Kepala Balai Pengembangan Bahasa
Daerah (BPBD) Dinas Pendidikan Jabar, Idin Baidilah menyatakan, siap
memfasilitasi upaya komputerisasi aksara Sunda. Dukungan pun diberikan oleh
DPRD Jabar dan para budayawan serta peneliti aksara Sunda.

"Kami akan membuat tim percepatan komputerisasi aksara Sunda. Tim ini pun
akan melakukan publikasi dan sosialisasi komputerisasi aksara Sunda begitu
aksara Sunda ditetapkan menjadi bahasa di komputer unicode," ujarnya. (kiki
kurnia/"GM")**


[Non-text portions of this message have been removed]



PENTING..!

attachment akan dihapus & tidak diteruskan kepada seluruh member.

dilarang beriklan. pelanggaran atas peraturan ini akan dikenai sanksi berupa 
pencabutan membership.

terutama bagi pengguna ms outlook/outlook express, dihimbau untuk selalu 
mengupdate antivirusnya.
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kisunda/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kisunda/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke