Ieu
teh masih keneh sawala soal nyandung?, kuring miluan atuh,  nyandung
lemesna teh ngawayuh, boga pamajikan leuwih ti hiji. 

Dulur sadaya
teu kaliwat maca? Dina Koran “Suara Pembaruan” poe  Minggu 11
November 2007 aya artikel judulna “Pertemuan Bersejarah” dimana
disebutkeun yen Rabu (7/11 07), Raja Abdullah ti  Arab Saudi nyieun
sajarah anyar nyaeta papanggih jeung Paus Benediktus XVI di Vatikan
salaku “otoritas” pangluhurna dina ”hierarki” Katolik
sadunya. 


Ieu
aya tambahna  cenah "Raja Abdullah kabejakeun boga pamajikan leuwih ti
30 bojo. Tina ieu rumahtangga dipaparin 15 putra jeung 20 putri.
Bojo-bojo Raja Abdullah ngarana diantarana Tardi Al Jorba, Hessa Al
Shaalan, Aida, Anud, Malika, jeung Al Jauhara".

Ceuk
kuring teh (kitu oge mun beja koranna bisa dipercaya!), beu eta
batur, na kumaha kilirna? Ari Paus Benediktus XVI teu hiji-hiji acan
meureun, ari ieu ambuing mani 30 kitu. Ana kitu mah atuh Aa Gym teu
juru jere. Ngan meureun omat Raja Abdullah ulah hayang jadi warga
nagara Indonesia, da didieu mah taya nu kitu. Kuriak bae engke
dianggap “aliran sesat”.

Wassalam,
Pun Eman



----- Pesan Asli ----
Dari: waluya56 <[EMAIL PROTECTED]>
Kepada: [email protected]
Terkirim: Jumat, 14 Desember, 2007 2:13:16
Topik: [kisunda] Nabi Itu Monogami -->Re:Aa Gym









  


    
            Ngiring mairan nya sauetik. Ari ceuk kuring mah, sah-sah wae kang 

sunardhie yogantara ngomentaran, da lepat Aa Gym nyalira der daek 

diwawancara ku TV. Nya tangtu we bakal mucunghul komentar tinu 

nengetan (positif, negatif, netral) gumantung kana presepsina masing-

masing. Kabeneran kuring mah teu hayang lalajo, sanajan nyaho oge, 

bosen lah kasusna geus lawas ....



Tapi ari perkara nyandung mah, lain kasus lawas, malah salah sahiji 

isu "kasundaan" nu kudu dianggap serieus, paling henteu aya label ka 

lalaki Sunda .... cenah bareuki nyandung.



Kebeneran kuring meunang resensi buku karangan urang PKS,  eusina 

nyebutkeun yen polygami teh loba gorengna tinimbang alusna. 

Nyanggakeun resensina: (Bukuna cenah ayeuna hese diteangan)



Majalah Gatra, 6 Desember 2007



Nabi Itu Monogami



BAHAGIAKAN DIRI DENGAN SATU ISTRI

Penulis: Cahyadi Takariawan

Penerbit: Era Intermedia, 2007, xxxi + 278 halaman



Terbitnya buku ini tak kalah kontroversialnya dari poligami Aa Gym, 

beberapa waktu lalu, yang berakibat pesantren dan bisnisnya makin 

sepi. Konon, saking kontroversialnya, buku ini sempat ditarik dari 

peredaran karena membuat gerah aktivis dan petinggi Partai Keadilan 

Sejahtera (PKS). Padahal, pengantar buku ini ditulis istri pertama 

presiden partai itu, Sri Rahayu Tifatul Sembiring.



Membuat gerah, lumrah saja, karena buku ini ditulis Ustad Cahyadi 

Takariawan, anggota Majelis Syuro PKS. Sementara itu, sudah jadi 

rahasia umum bahwa ikhwan partai ini lazim melaksanakan praktek 

poligami dengan tujuan perluasan dakwah Islam.



Di sinilah menarik dan beraninya buku ini. Meski gaya penulisannya 

populer dan santun, isinya memang benar-benar menelanjangi praktek 

poligami yang banyak menyengsarakan kaum istri dan anak. Lebih 

khusus lagi, kata penulis, berakibat buruk pada dakwah Islam. 

Artinya, Cahyadi mendekonstruksi pemahaman dan

keyakinan sebagian besar koleganya di partai dan umat Islam tentang 

poligami.



Sedari awal Cahyadi menekankan, ia menulis buku ini bukan dalam 

rangka menolak hukum atau ajaran Islam tentang poligami. Yang ia 

tolak adalah praktek poligami itu sendiri. Sebab banyak fakta dan 

kasus poligami yang menghancurkan institusi keluarga, khususnya 

perempuan dan anak.



Cahyadi tetap mengakui, pada kasus-kasus tertentu, seperti menolong 

janda dan anak korban konflik, poligami tetaplah menjadi solusi. 

Tapi jarang sekali suami berpoligami karena alasan tersebut. 

Alasannya lebih karena perempuan yang akan dijadikan istri 

selanjutnya itu lebih muda, lebih menarik, lebih pintar, dan

lebih segalanya dibandingkan dengan istri sebelumnya.



Seperti diketahui, biasanya para pelaku poligami membenarkan 

perbuatannya itu berdasarkan dua hal: Al-Quran surat An-Nisa ayat 3 

dan mengikuti sunah Nabi.

Padahal, bila merujuk pada kehidupan Nabi secara cermat, 

sesungguhnya Nabi melakukan monogami. Dalam kurun waktu kehidupan 

rumah tangganya, Nabi sangat monogami.



Kehidupan rumah tangga Nabi dengan Khadijah berlangsung 25 tahun. 

Sedangkan poligami yang dilakukan Nabi hanya berlangsung 10 tahun. 

Itu pun setelah Khadijah wafat dan kebanyakan pernikahannya itu 

lebih karena menolong janda-janda sahabat beliau yang wafat akibat 

perang membela Islam (halaman xviii).



Sementara itu, ayat Al-Quran yang menjadi acuan poligami itu pun 

titik tekannya pada sikap suami yang bisa berlaku adil. Sikap ini 

sulit sekali ditentukan ukurannya karena sangat melibatkan perasaan, 

tidak hanya kecukupan materi dan kepuasan seksual. Seperti diulas 

dengan baik oleh Bintu Syathi dalam bukunya,

Istri-istri Nabi, kehidupan istri-istri Nabi saja tak sepenuhnya 

harmonis, malah cenderung saling cemburu.



Untuk lelaki setingkat Nabi saja, yang banyak diberi kelebihan oleh 

Allah, mengelola perasaan dan menghadapi istri-istrinya itu cukup 

merepotkan. Apalagi untuk lelaki biasa. Cahyadi pun menyimpulkan, 

karena kita bukan Nabi, istri kita pun bukan Aisyah, maka jangan 

coba-coba berpoligami (halaman 238).



Ada juga yang berargumen, poligami dilakukan untuk menghindari zina. 

Cahyadi mengkritik, kok bisa poligami disejajarkan dengan zina 

(selingkuh). Penyejajaran seperti ini adalah cara berpikir yang tak 

nyambung. Ia menyodorkan beberapa pilihan selain poligami. Misalnya, 

daripada suami berpoligami, lebih baik berpuasa untuk menjaga diri 

atau berkonsentrasi dan fokus pada istri atau onani

dan masturbasi atau banyak pilihan perbuatan yang lebih baik dan 

positif (halaman 99).



Di tengah komunitas yang menjadikan poligami sebagai praktek yang 

lazim, banyak yang bertanya, kenapa Cahyadi tak berpoligami. Dengan 

memarodikan lagu Aa Gym, ia menjawab, "



Jagalah istri, jangan kau sakiti. 

Sayangi istri, amanah Ilahi. 

Bila diri kian bersih, satu istri terasa lebih. 

Bila bisa jaga diri, tidak perlu menikah lagi. 

Bila suami berpoligami, dakwah akan terbebani. 

Demarketing menjadi-jadi, dakwah bisa dibenci....' '



Tentu saja buku ini tak hanya layak dibaca para lelaki. Bagi 

perempuan pun, buku ini sangat bermanfaat, karena banyak kiat dan 

nasihat agar para istri tidak dimadu. Sayang sekali, sekarang buku 

ini sangat sulit didapat.



Nong Darol Mahmada

Manajer program di Freedom Institute, Jakarta

[Buku, Gatra Nomor 4 Beredar Kamis, 6 Desember 2007]





    
  

    
    




<!--

#ygrp-mkp{
border:1px solid #d8d8d8;font-family:Arial;margin:14px 0px;padding:0px 14px;}
#ygrp-mkp hr{
border:1px solid #d8d8d8;}
#ygrp-mkp #hd{
color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:bold;line-height:122%;margin:10px 0px;}
#ygrp-mkp #ads{
margin-bottom:10px;}
#ygrp-mkp .ad{
padding:0 0;}
#ygrp-mkp .ad a{
color:#0000ff;text-decoration:none;}
-->



<!--

#ygrp-sponsor #ygrp-lc{
font-family:Arial;}
#ygrp-sponsor #ygrp-lc #hd{
margin:10px 0px;font-weight:bold;font-size:78%;line-height:122%;}
#ygrp-sponsor #ygrp-lc .ad{
margin-bottom:10px;padding:0 0;}
-->



<!--

#ygrp-mlmsg {font-size:13px;font-family:arial, helvetica, clean, sans-serif;}
#ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}
#ygrp-mlmsg select, input, textarea {font:99% arial, helvetica, clean, 
sans-serif;}
#ygrp-mlmsg pre, code {font:115% monospace;}
#ygrp-mlmsg * {line-height:1.22em;}
#ygrp-text{
font-family:Georgia;
}
#ygrp-text p{
margin:0 0 1em 0;}
#ygrp-tpmsgs{
font-family:Arial;
clear:both;}
#ygrp-vitnav{
padding-top:10px;font-family:Verdana;font-size:77%;margin:0;}
#ygrp-vitnav a{
padding:0 1px;}
#ygrp-actbar{
clear:both;margin:25px 0;white-space:nowrap;color:#666;text-align:right;}
#ygrp-actbar .left{
float:left;white-space:nowrap;}
.bld{font-weight:bold;}
#ygrp-grft{
font-family:Verdana;font-size:77%;padding:15px 0;}
#ygrp-ft{
font-family:verdana;font-size:77%;border-top:1px solid #666;
padding:5px 0;
}
#ygrp-mlmsg #logo{
padding-bottom:10px;}

#ygrp-vital{
background-color:#e0ecee;margin-bottom:20px;padding:2px 0 8px 8px;}
#ygrp-vital #vithd{
font-size:77%;font-family:Verdana;font-weight:bold;color:#333;text-transform:uppercase;}
#ygrp-vital ul{
padding:0;margin:2px 0;}
#ygrp-vital ul li{
list-style-type:none;clear:both;border:1px solid #e0ecee;
}
#ygrp-vital ul li .ct{
font-weight:bold;color:#ff7900;float:right;width:2em;text-align:right;padding-right:.5em;}
#ygrp-vital ul li .cat{
font-weight:bold;}
#ygrp-vital a{
text-decoration:none;}

#ygrp-vital a:hover{
text-decoration:underline;}

#ygrp-sponsor #hd{
color:#999;font-size:77%;}
#ygrp-sponsor #ov{
padding:6px 13px;background-color:#e0ecee;margin-bottom:20px;}
#ygrp-sponsor #ov ul{
padding:0 0 0 8px;margin:0;}
#ygrp-sponsor #ov li{
list-style-type:square;padding:6px 0;font-size:77%;}
#ygrp-sponsor #ov li a{
text-decoration:none;font-size:130%;}
#ygrp-sponsor #nc{
background-color:#eee;margin-bottom:20px;padding:0 8px;}
#ygrp-sponsor .ad{
padding:8px 0;}
#ygrp-sponsor .ad #hd1{
font-family:Arial;font-weight:bold;color:#628c2a;font-size:100%;line-height:122%;}
#ygrp-sponsor .ad a{
text-decoration:none;}
#ygrp-sponsor .ad a:hover{
text-decoration:underline;}
#ygrp-sponsor .ad p{
margin:0;}
o{font-size:0;}
.MsoNormal{
margin:0 0 0 0;}
#ygrp-text tt{
font-size:120%;}
blockquote{margin:0 0 0 4px;}
.replbq{margin:4;}
-->








      ________________________________________________________ 
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di di bidang Anda! Kunjungi 
Yahoo! Answers saat ini juga di http://id.answers.yahoo.com/

[Non-text portions of this message have been removed]



PENTING..!

attachment akan dihapus & tidak diteruskan kepada seluruh member.

dilarang beriklan. pelanggaran atas peraturan ini akan dikenai sanksi berupa 
pencabutan membership.

terutama bagi pengguna ms outlook/outlook express, dihimbau untuk selalu 
mengupdate antivirusnya.
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kisunda/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kisunda/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke