DESAIN IKET SUNDA DI BANDUNG DAN SUMEDANG
PERIODE TAHUN 1968-2006
S U C I A T I – NIM. 27104019
ABSTRAK
Iket Sunda merupakan salah satu kelengkapan busana daerah Sunda yang
digunakan pria sebagai penutup kepala. Iket Sunda dibuat dari kain
batik yang dibentuk sedemikian rupa sehingga menjadi model-model yang
khas sebagai tutup kepala daerah Sunda. Pada umumnya dipakai oleh
masyarakat umum yang disebut cacah atau somah. Model-model iket Sunda
memiliki nama yang diasosiasikan dengan alam lingkungan masyarakat
Sunda seperti Barangbang Semplak atau Mantokan, Parékos atau Paros
yang terdiri dari Parékos Nangka atau Kebo Modol, Parékos Jéngkol,
Lohen atau Paltén, Tutup Liwet atau Duk Liwet. Selain itu dikenal pula
nama Porténg dan Kolé Nyangsang.
Penelitian akan mengemukakan kembali desain iket Sunda yang pernah
ada, sistem kehidupan masyarakat Sunda pada masa lalu dan mendata iket
Sunda sebagai kekayaan budaya Sunda. Selain itu mengetahui sejauhmana
fungsi sosial iket Sunda bagi masyarakat pendukungnya, meningkatkan
apresiasi dan pemahaman umum terhadap desain iket Sunda, juga mencari
alternatif usaha-usaha pelestarian iket Sunda.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kebudayaan dengan
pendekatan kualitatif dan berdasarkan analisis deskriptif. Penelitian
mengenai iket Sunda ini berkaitan erat dengan sejarah iket Sunda,
estetika pada iket Sunda, perkembangan kebudayaan serta prilaku
masyarakat pemakainya yang mempengaruhi perkembangan iket Sunda dari
masa ke masa. Metode pendekatan dalam penelitian ini menggunakan teori
transformasi budaya dan pergeseran sistem nilai, dengan pertimbangan
bahwa iket Sunda dalam pemakaiannya telah terjadi perubahan dalam
berbagai segi.
Penelitian ini menemukan bahwa iket Sunda masih digunakan sebagai
pelengkap busana sehari-hari pada sebagian kecil masyarakat Sunda
khususnya Bandung dan Sumedang. Namun pada umumnya iket Sunda
digunakan sebagai pelengkap busana adat, busana tari dan busana
pertunjukkan rakyat. Model-model iket Sunda kini sudah hampir tidak
dikenal masyarakat Sunda. Walaupun demikian model-model yang masih
dipakai dan dikenal sudah mengalami perubahan baik bentuk, penggunaan
kain, ukuran kain, ragam hias, warna, cara pakai, kesempatan
pemakaian, terlebih fungsinya yang semula sebagai pelengkap busana
yang menunjukkan identitas pemakai serta memenuhi nilai tatakrama kini
sebagai penanda yang menunjukkan etnik Sunda bagi pemakainya.
Kata-kata kunci: iket Sunda, busana daerah Sunda, tutup kepala, cacah,
somah, Barangbang Semplak atau Mantokan, Parékos atau Paros, Parékos
Nangka atau Kebo Modol, Parékos Jéngkol, Lohen atau Paltén, Tutup
Liwet atau Duk Liwet. Porténg, Kolé Nyangsang.
2008/11/20 Tirta widjaja <[EMAIL PROTECTED]>:
> Geuning anu dipasihan Kang Oca sareng kang Agus Nucinta teh model barangbang
> semplak. Akang-akang kumaha cara ngiket nu model sanesna, punten atuh pang
> masihan keurseusna .... Nyaan poekeun da apal teh damel segi tilu
> heula teras we maen buntel he...he....asa rek maen calung...
>
------------------------------------
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/kisunda/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/kisunda/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED]
mailto:[EMAIL PROTECTED]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/