Wilujeng enjing kasadayana..

 

Punten abdi nampi email ti milis spiritual.. Anu di tulis dihandap
ieu..manawi2 gaduh pendapat anu sanes margi rada ngabingungkeun kana emutan
abdi.

 

 

Haturnuhun

 

 

Semua agama itu buatan manusia saja, termasuk "Allah" disitu. Walaupun
petantang petenteng sebagai pemilik "agama terakhir dan sempurna", kita bisa
TAHU bahwa itu merupakan KONSEP.

 

Dikonsepkan oleh penghuni padang pasir Arabia di masa lalu bahwa mereka
punya "agama terakhir dan sempurna" karena ada Allah yg menurunkan ayat2
blah blah blah...

 

Pedahal kita tahu bahwa semuanya itu BUATAN / REKAYASA saja. Segalanya itu
di-rekayasa, termasuk konsep Allah. Bisa juga dibilang bahwa "Allah" dan
berbagai namanya di semua agama itu sama saja karena semuanya buatan manusia
saja.

 

Semua agama dibuat oleh manusia yg MENGAKU-AKU berbicara seolah "Allah" yg
berbicara, pedahal yg berbicara itu manusianya sendiri. 

 

Segala macam ayat yg berbicara dengan kata ganti pertama tunggal AKU blah
blah blah... dan mengaku sebagai "Allah" adalah BUATAN MANUSIA.

 

Seharusnya manusia seperti itu masuk RSJ, tetapi karena jaman dahulu RSJ
belum ada, akhirnya si manusia diberi gelar sebagai "nabi". Nabi adalah
orang yg berbicara seolah "Allah" yg berbicara, pedahal yg berbicara itu si
manusia sendiri, yg akhirnya di-nabi-kan.

 

Saya rasa kita sudah cukup dewasa untuk TIDAK mengikuti contoh buruk si nabi
yg ACTION seperti orang kesambet / kemasukan / kesurupan blah blah blah...
dan meracau sebagai "Allah".

 

Leo

 

Kirim email ke