Ada Susanti di "Upin dan Ipin"
  Rabu, 4 Agustus 2010 | 09:01 WIB

Muhammad Usamah Zaid bin Yasin (26), creative director serial animasi
Malaysia, Upin dan Ipin, tak mengambil pusing mendengar banyaknya suvenir
dan CD bajakan tokoh kartun rekaannya itu di Indonesia. Baginya, pembajakan
menandakan suksesnya acara kartun tersebut.

”Semakin banyak sebuah acara dibajak, artinya acara itu berjaya, kan?”
katanya dengan bahasa Melayu kental seusai menjadi pembicara seminar animasi
dalam LA Lights Indie Movie 2010 di Taman Budaya Yogyakarta, akhir pekan
lalu.

Menurut pemuda kelahiran Serawak, 19 Desember 1984, itu, pembajakan Upin dan
Ipin juga banyak terjadi di Malaysia. Bila dinominalkan, kerugian dari
pembajakan memang sangat besar. Namun, pembajakan juga memberi dampak
positif dari segi promosi.

Serial animasi Upin dan Ipin mulai dibuat sejak tahun 2006. Serial animasi
yang berisi pesan mendidik dan multikulturalisme ini digemari masyarakat di
Malaysia dan Indonesia. Saat ini, sudah lebih dari 70 episode Upin dan Ipin
yang berdurasi masing-masing 7 menit tersebut diproduksi.

Sebagai ucapan terima kasih kepada masyarakat Indonesia, para kreator Upin
dan Ipin yang terdiri dari Zaid dan dua kawannya menambahkan tokoh Indonesia
bernama Susanti. ”Susanti ini apresiasi Upin dan Ipin untuk publik
Indonesia,” ujarnya. (IRE)

*EH*

*Dapatkan artikel ini di URL:*
http://www.kompas.com/read/xml/2010/08/04/09013689/ada.susanti.di.quotupin.dan.ipinquot

Kirim email ke