AHLEKE
Rele Renang Nuting Tongharcet!

Oleh KANG IBING

SETELAH melalui liku-liku pertandingan panjang, akhirnya yang bertemu di
babak final adalah Belanda melawan Spanyol. Semua orang tadinya mengira
Jerman yang akan berhadapan dengan Belanda.

Ketika ada yang menanyakan tentang hal ini, Pelatih Jerman Joachim Loew
mengatakan, "Memang seharusnya kami yang masuk final. Tapi Jerman sengaja
mengalah, memberikan kesempatan pada Spanyol". Mendengar hal itu pemain
Kamerun Stephane Mbia tersenyum sinis, "Sudah keok mah keok we, tong loba
alesan. Tah deuleu!" Dia berkata sambil nonggeng memperlihatkan nu hideung
lestreng melambangkan gelapnya masa depan.

Baik Belanda maupun Spanyol pasti tahu, kalau ingin jadi juara, tak ada
pilihan lain dalam pertandingan ini kecuali harus menang! Kalau setelah 2 x
45 menit, pertandingan berakhir draw 0-0, maka pertandingan akan
diperpanjang 2 x 15 menit. Kalau draw juga, terpaka adu penalti. Kalau ini
masih juga draw, hanya satu jalan terakhir, yaitu pakuat-kuat dicabok!

Untuk pertandingan final ini, tim medis menyiapkan fasilitas yang luar
biasa. Untuk menghindari adanya pemain-pemain yang cedera, selain dokter
telah disiapkan juga tukang-tukang pijat ahli nyeri otot dan patah tulang.
Setiap pemain akan dikawal oleh seorang tukang pijat yang akan ikut
berlari-lari di lapangan selama pertandingan berlangsung.

Namun ini ditolak oleh panitia, karena penonton pasti lieur lalajo pemain
bola pabaliut jeung tukang pijit. Ada juga tim medis yang mengusulkan; agar
gampang menangani kalau terjadi apa-apa, sebaiknya pertandingan final ini
dilangsungkan saja di halaman rumah sakit. Usul ini juga ditolak, karena
repot, pemain sepak bola pabaliut jeung nu bezoek.

Afrika terkenal ilmu-ilmu hitam sejenis santet. Bukan mustahil ilmu ini akan
digunakan untuk melemahkan lawan. Untuk menjaga hal ini, seorang dukun
Afrika Selatan meminta kepada kiper Spanyol, Asep Sunandar, agar menyimpan
sepuluh ekor entog di gawang selama pertandingan berlangsung.

Namun Asep menolak karena tidak sanggup; sibuk menjaga gawang ditambah harus
riweuh maraban entog, teu pupuguh harus mamawa huut parab entog!
Pertandingan bakal seru dan menarik. Siapa yang akan menang?

Pelatih Belanda Bert van Marwijk dengan penuh keyakinan berkata, Brazilen nu
jagoen diskten, komo Spanyolen! , (Brasil nu jago disikat, komo Spanyol)
Dijawab oleh pelatih Spanyol Asep Sunandar, Timo Pansero Jermano pekpekrano,
komo Nederlando, moalo kuato siato! (Tim Panser Jerman dipekprek, komo
Belanda, moal kuat sia teh!

Nelson Mandela dengan penuh kebijakan sebagai orang tua berkata sambil
tersenyum, Rele renang nuting tongharcet! (Rek eleh rek meunang, nu penting
tong dahar bancet!)

Mari kita saksikan!***

http://newspaper.pikiran-rakyat.com/prprint.php?mib=beritadetail&id=148069

Kirim email ke