Jalan-jalan Menikmati Bandung di Cimenyan 
Oleh Halda Aditya Belgaman 

Kota Bandung sudah lama terkenal sebagai kota tujuan wisata. Baik itu wisata 
belanja, wisata alam maupun wisata kuliner. Mau wisata belanja? banyak distro 
atau FO di pusat kota. Wisata alam? pergilah ke Bandung utara (Lembang, 
Maribaya) atau ke Bandung selatan (Ciwidey, Pangalengan). Wisata kuliner? 
tinggal langkahkan kaki dan tengok kiri kanan, pastinya banyak tempat makan 
yang menyediakan makanan enak dan
 terjangkau kalau tidak bisa dibilang murah.

Sudah banyak review tentang tempat-tempat wisata di Kota Bandung. Tinggal ketik 
mau apa dan dimana, pasti banyak yang ngasih review ;) . Nah tulisan ini salah 
satunya, kenalkan satu potensi baru dunia wisata Bandung yang bernama Cimenyan.


Caringin Tilu
Cimenyan adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Bandung sebelah Timur. Disini 
pintu masuk teman-teman dari Pantura, Cirebon dan
 Jawa (kalau tidak masuk jalur tol). Wilayah Cimenyan berupa perbukitan mulai 
dari daerah Bojongkoneng hingga perbatasan Cilengkrang. Jadi ada apa di 
Cimenyan? Karena kontur Cimenyan yang berbukit-bukit, maka potensi wisata yang 
ditawarkan disini adalah wisata alam. Dari ketinggian bukit Cimenyan, kita bisa 
melihat landscape kota Bandung yang tersebar indah bagai permadani di bawah 
kaki langit.

Ada beberapa tempat yang bisa dituju dan beberapa cara menuju kesini. Gambar di 
sebelah kiri satu tempat pertama yang bisa dikunjungi, namanya caringin tilu 
(caringin tiga).  Kenapa disebut caringin tiga? Lihat pohon yang di sebelah 
kanan tepat dibelakang saung. Itu adalah beringin yang dalam bahasa sunda 
namanya Caringin. Nah pohon beringin ini bercabang tiga atau ada tiga di satu 
tempat,
 makanya disebut caringin tiga/tilu. Oiya, saung itu di hari sabtu pagi atau 
minggu ada yang jualan nasi timbel dan aneka jajanan lainnya.

Sebelum kita melangkah lebih lanjut, ada baiknya kita ulas bagaimana caranya ke 
daerah Cimenyan ini. Ada beberapa jalan yang bisa ditempuh, ada 2 jalan utama. 
Yang pertama dari Bojongkoneng (Cikutra). Setelah menjalani sendiri, sangat 
tidak menyarankan untuk lewat jalan sini karena kondisi dan kontur jalan yang 
sangat tidak bersahabat,  apalagi jika berkendara menggunakan motor bebek. 
Jalur kedua adalah lewat Padasuka yang dapat ditempuh melalui jalan PHH. 
Mustofa (Jalan Suci). Di jalur Padasuka ini ada kantor kecamatan Cimenyan, jadi 
kondisi jalannya sudah bagus dan nyaman dilalui. Yah minimal sampai dengan 
Caringin Tilu. Dari perempatan
 jalan Padasuka – PHH. Mustofa, Caringin Tilu biasa ditempuh dalam waktu 20 
menitan dengan kendaraan.


Saung Moko
Selain Caringin Tilu (biasa disingkat jadi Cartil), ada satu tempat lagi yang 
seru buat dikunjungi, Warung Daweung, biasa disebut juga Warung Moko. Daweung 
itu bahasa sunda yang artinya kurang lebih sama dengan melamun. Tempat ini 
menjajakan makanan dan minuman. Menunya biasa saja seperti berbagai macam 
variasi dari mie instan atau hanya sepiring nasi goreng telur. Yang terpenting 
disini bukan makanan ato minumannya, tapi suasananya. Kalau ingin mencoba menu 
lain, coba pisang bakar
 something & bandreknya, cukup rekomended rasanya. Oiya, harus diingat, jikalau 
memesan minuman panas, dengan cepat minuman itu berubah jadi minuman dingin. 
Hal ini karena suhu di sini yang cukup rendah. Baca selengkapnya tentang 
Cimenyan disini atau di www.mahanagari.com



Baca tulisan lain tentang Bandung disini : 
Fakta Menarik Tentang Bandung (Part One) 
Cerita Dari Pasar Tua di Bandung (Bagian Kedua) 
Tour De Pangalengan Bandung 
Bandung Dalam 25,5 Jam 
6 Raja Tahu Bandung
 
Komunitas Lubang Jarum Bandung (KLJ) 






Mahanagari - Bandung Pisan
http://www.mahanagari.com
http://mahanagari.multiply.com

Showroom:
@ Cihampelas Walk - Bandung





      

Kirim email ke