Source:http://media.kompasiana.com/group/new-media/2010/10/12/sri-mulyani-dot-net-vs-sri-mulyono-dot-net/

Situs ekonom Indonesia yang juga mantan Menteri Keuangan dan kini Direktur
Pelaksana Bank Dunia Sri Mulyani Dot Net dengan tagline “*Merawat Republik,
Memastikan Keadilan*” yang beralamatkan di http://www.srimulyani.net kini
mendapat tandingan sepadan. Beberapa profesional lintas profesi yang selama
ini meramaikan *mailing list Jurnalisme* baru-baru ini meluncurkan situs Sri
Mulyono Dot Net http://srimulyono. net <http://srimulyono.net/> dengan
tagline “… *Sebab Ekonomi Terlalu Penting untuk Diserahkan pada Ekonom
Belaka*.”

Kita singgung yang pertama. Dengan gaya satir, pada halaman muka situs Sri
Mulyani Dot 
Net,<http://dwikisetiyawan.wordpress.com/2010/10/12/sri-mulyani-dot-net-vs-sri-mulyono-dot-net/>pengelola
situs dengan menyebut dirinya Kang Pojok menulis di sidebar
tanggal 19 September 2010 sebagai berikut, “*DPR mulai uring-uringan lagi.
Dua puluhan anggota partai mau diperiksa KPK soal “Cek Miranda”. Wah,
politik tukar-tambah lagi nih! Makanya soal pemilihan ketua KPK bakal jadi
gonggongan baru di Senayan. Jadi, rakyat Indonesia bersiaplah tutup kuping.
Dalam ilmu suara ada istilah “cacophony”, yaitu suara ribut, bising, asal
bunyi, tanpa makna. Kang Pojok cari di kamus apa contohnya. Nah, ini dia
kata Webster: “cacophony” artinya: “anjing yang menyalak-nyalak di sepanjang
jalan”. Sialan, tahu aja si Webster urusan dalam negeri*.”

Berbeda dengan situs Sri Mulyani Dot Net yang berisi posting-posting ekonomi
makro dan seakan-akan suatu media pembelaan diri serta sentil sana situ
mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani, situs Sri Mulyono Dot Net justru kaya
dengan posting-posting ekonomi sektor riil. Aktivitas ekonomi yang
benar-benar dihadapi masyarakat sehari-hari. Malah dapat dikatakan situs Sri
Mulyono Dot Net merupakan tandingan sekaligus sandingan terhadap situs Sri
Muyani Dot Net. Dalam pengantar pengelolanya pada halaman Redaksi
dinyatakan, “*Setiap orang bisa mengirimkan tulisan, foto ke
[email protected] <mailto:redaksi%40srimulyono.net>  selama selaras dengan 
ruh SriMulyono.Net. Yakni
seputar ekonomi sektor riil yang benar-benar berbasis pada masyarakat*.”

Jika pembaca menulis di situs Sri Mulyono, apakah ada imbalannya? Ada.
Sekalipun penuh candaan, agaknya menarik juga pernyataan yang digoreskan
redaksi, “*Setiap kontributor dan redaksi dalam situs SriMulyono.Net ini
akan dibayar oleh Gusti Allah di Hari Pembalasan kelak, dengan pahala
berlipat ganda. Insya Allah*.”

Diperkenalkan kepada publik melalui *mailing list* *Jurnalisme*, salah satu
penggagasnya, Dandhy Dwi Laksono, memproklamirkan bahwa situs Sri Mulyono
Dot Net diluncurkan 10 Oktober 2010 oleh kawan-kawan lintas profesi.

Kata Dandhy lebih lanjut, “*Situs Sri Mulyono bukan diluncurkan di hotel
Nikko, tapi dari rumah masing-masing. Ada yang sedang motret orang kawinan,
ada yang sedang birdwatching, ada yang sedang sarungan dan belum gosok gigi,
ada juga yang sedang merumput dan ngangon kambing di Wonosobo*.”

Di halaman *Tentang Kami* dikatakan, “*Situs ini bukan hanya untuk Mbak Sri,
pedagang batik di Pasar Klewer Solo. Bukan pula hanya bagi Kang Mul,
peternak kambing di Wonosobo.Tapi situs ini adalah sebuah award. Sebuah
penghargaan bagi jutaan Mbak Sri, jutaan Kang Mul, jutaan nelayan, penggarap
sawah, pedagang kaki lima, petani gurem, dan para pelaku ekonomi
sesungguhnya di Indonesia*.”

Selanjutnya ditandaskan bahwa sebab, bagi kami -juga bagi Mbak Sri dan Kang
Mul-, ekonomi terlalu penting untuk diserahkan hanya pada ekonom.

***

Jika pembaca berminat menyumbangkan tulisannya di situs Sri Mulyono Dot Net,
tersedia beberapa kategori untuk jadi bahasan pertimbangan.
Kategori-kategori tersebut adalah: industri rumahan, kebijakan, kebudayaan
rakyat, perikanan & kelautan, permodalan, pertanian, peternakan dan sang
juara.

Posting-posting di situs Sri Mulyono Dot Net amat menggelitik. Ada 9 posting
saat situs ini publikasi perdana pada 4 Oktober 2010. Artikel yang berkaitan
dengan ekonomi antara lain: *Kebijakan Century yang Tidsk Bijak, Bailout
People not Bankers, Dieng Perjudian Ekonomi Dataran Tinggi, Liberalisasi
Pendidikan dan Bisnis Sengon, Bantuan Langsung Sesat, LE Semerlang dan
Kebangkitan Ekonomi Desa, dan Kisah Irlandia Menjadi Terkaya di Eropa*.
Adapun posting perdana tidak berkaitan dengan ekonomi sektor riil. Mau tahu
judulnya? *Ariel dan Luna: Capres-Cawapres 2014*.

Hingga tulisan ini dibuat, catatan yang saya buat menunjukkan sudah ada 24
postingan yang tersaji. Posting terakhir situs Sri Mulyono Dot Net
<http://dwikisetiyawan.wordpress.com/2010/10/12/sri-mulyani-dot-net-vs-sri-mulyono-dot-net/>rilis
pada 12 Oktober 2010, ditulis oleh jurnalis kawakan Farid Gaban dengan tajuk
*Jika Minyak 100 Dollar per Barrel*.

Silakan ke TKP jika pembaca berniat menyusuri artikel-artikel menarik yang
ada, dan dijamin mendapat pencerahan di dalamnya. Plus hiburan yang
merangsang pikiran. Selanjutnya, apabila ada bahan tulisan yang sesuai
dengan visi dan misi situs tersebut, jangan sungkan pembaca untuk
mengirimkannya kepada redaksi Sri Mulyono Dot Net.

*****

Posting di atas tayang beberapa saat sebelumnya di blog personal *Dwiki
Setiyawan’s* <http://dwikisetiyawan.wordpress.com/>.

[Non-text portions of this message have been removed]



<<image001.jpg>>

<<image002.jpg>>

Kirim email ke