Hari jadi atau hari ulang tahun, baik seseorang, organisasi, pemerintahan, 
wilayah, maupun aktivitas, biasanya mengacu pada sebuah peristiwa mahapenting, 
berkesan, memiliki nilai yang patut dikenang, bahkan mengandung unsur historis 
yang membanggakan. Lalu kapan hari jadi Provinsi Jawa Barat akan ditetapkan?

Secara historis, istilah Jawa Barat atau West Java dapat dilacak secara 
samar-samar dari pengelompokan Alfred Russel Wallace yang menyebut West Java 
dalam buku yang berisi kisah perjalanannya pada 1861. Kemudian, pada 1879, 
Coolsma menerbitkan buku yang yang juga mencantumkan West Java untuk 
menggambarkan bahwa Pulau Jawa dibagi ke dalam dua bagian, yaitu Jawa Barat 
(West Java) dan Jawa Timur (Oost Java). 

Pembagian wilayah Pulau Jawa ke dalam wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa 
Timur dimulai pada masa pemerintah kolonial Belanda. Ketika Perang Diponegoro 
(1825-1830), Pulau Jawa dibagi menjadi tiga daerah militer, yaitu Daerah 
Militer I, West Java; Daerah Militer II, Midden Java; dan Daerah Militer III, 
Oost Java. Pembagian Pulau Jawa ke dalam tiga daerah militer itu, terus 
digunakan hingga saat ini; Jawa Barat di bawah Komando Daerah Militer (Kodam) 
Siliwangi; Jawa Tengah, Kodam Diponegoro; dan Jawa Timur, Kodam Brawijaya.

Jawa Barat dalam pengertian istilah administratif mulai digunakan pada 1925, 
ketika pemerintah kolonial membentuk Provincie West Java sebagai pelaksanaan 
dari perubahan pemerintahan atau Bestuuuurshervormingwet Tahun 1922. Pemerintah 
kolonial membentuk kesatuan administrasi pemerintahan setingkat provinsi 
sebagaimana tertuang dalam Staatsblad No. 285 dan 378 Tahun 1925. Pulau Jawa 
dibagi ke dalam tiga provinsi. Provinsi yang pertama kali dibentuk adalah Jawa 
Barat atau Provincie West Java pada 1 Januari 1926 yang meliputi wilayah 
Karesidenan Banten, Batavia, Bogor, Priangan, Cirebon, dan enam kotapraja. 
Namun, dengan datangnya pemerintah pendudukan Jepang (1942-1945), pembagian 
wilayah administrasi itu, dihapuskan. 

Setelah Proklamasi Kemerdekaan, pada sidang Panitia Persiapan Kemerdekaan 
Indonesia (PPKI) 19 Agustus 1945, ditetapkan, NKRI terdiri atas delapan 
provinsi yang dikepalai oleh gubernur. Kedelapan provinsi itu adalah Jawa 
Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatra, Borneo, Sulawesi, Maluku, dan Sunda 
Kecil. Mr. R. Sutardjo Kartohadikusumo diangkat sebagai Gubernur Jawa Barat 
pertama yang berkantor di Jakarta. Pada September 1945, kedudukan Gubernur Jawa 
Barat dipindahkan ke Bandung. Sejak itu, Bandung menjadi pusat pemerintahan 
Provinsi Jawa Barat.

Pasca-Perang Kemerdekaan (1945-1949), negara Republik Indonesia Serikat (RIS) 
yang lahir pada 17 Desember 1949 dan berakhir pada 17 Agustus 1950, memicu 
keluarnya UU Darurat No. 11 tertanggal 8 Maret 1950. Sejak itu, mulai Maret dan 
April 1950, dicapai kesepakatan, semua bekas daerah RIS bergabung kembali ke 
dalam negara Republik Indonesia. Hal itu berdampak pula pada ditetapkannya 
kembali Provinsi Jawa Barat pada 4 Juli 1950. 
Dari ketiganya, terjadi kebimbangan manakah tanggal yang tepat untuk menjadi 
titimangsa yang tepat lahirnya Provinsi Jawa Barat? 

Terdapat beberapa pertimbangan interpretasi yang layak dirujuk. Pertama, 
interpretasi logis dan faktual. Secara logis dan faktual, ketiga tanggal itu 
memang dapat dipertanggung jawabkan. Ketiganya didasarkan pada pernyataan 
administrasi dan politik, baik oleh pemerintah kolonial Belanda maupun oleh 
pemerintah Republik Indonesia. 

Kedua, interpretasi teknis. Pembentukan Provinsi Jawa Barat jika merujuk pada 
provinsi yang berada di bawah naungan negara Republik Indonesia---bukan negara 
jajahan---secara teknis lebih tepat didirikan sejak proklamasi kemerdekaan. 
Bukan merujuk pada wilayah provinsi yang dibentuk oleh pemerintah jajahan dan 
untuk kepentingan kolonial.

Ketiga, interpretasi historis. Jika mengacu pada 1 Januari 1926, Provinsi Jawa 
Barat dibentuk oleh pemerintah kolonial Belanda. Nilai historis dari tanggal 
ini, hanyalah catatan pembagian wilayah administratif pemerintahan kolonial, 
yang notabene membentuk provinsi ini untuk kepentingan negara jajahan. Unsur 
nilai kesejarahan, kejuangan, dan emosional dari rakyat dan Pemprov Jawa Barat, 
tidak tampak bahkan cenderung inferior jika mengambil tanggal ini. 

Berbeda dengan 19 Agustus 1945, nilai historis, emosional, dan kejuangan sangat 
terasa. Negara Republik Indonesia baru dua hari merdeka. Provinsi Jawa Barat 
berada di bawah NKRI yang baru merdeka pula. Provinsi Jawa Barat juga dibentuk 
oleh pemerintahan yang sah dan berdaulat dan pertama kali dibentuk di era 
proklamasi kemerdekaan. 

Sementara titimangsa 4 Juli 1950, hanyalah sebatas pernyataan penetapan kembali 
Provinsi Jawa Barat yang ditetapkan sebelumnya. Penetapan ini dilatarbelakangi 
kondisi politik dalam periode perang kemerdekaan 1945-1949 dan didorong 
kembalinya RIS menjadi NKRI. 

Dari ketiga tanggal tersebut, sesungguhnya penentu kebijakan tinggal memilih 
tanggal mana yang memiliki makna simbolik, historis, dan monumental bagi 
masyarakat dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Karena Jawa Barat merujuk pada 
wilayah administratif dalam perjalanan sejarah politik ketatanegaraan, tanggal 
manakah yang paling memberi makna terhadap perkembangan sejarah politik 
ketatanegaraan di Indonesia. 

Kita berharap tentu tidak hanya melegakan semua pihak, tetapi dari berbagai 
sisinya dapat dipertanggungjawabkan dengan tepat dan jelas. Secara 
pribadi---kalau boleh memilih---saya lebih cenderung memilih 19 Agustus 1945 
sebagai hari jadi Provinsi Jawa Barat karena memiliki nilai kesejarahan, 
kejuangan, patriotisme, dan emosional, sekaligus sejarah politik ketatanegaraan 
di Indonesia sebagai provinsi yang berdiri di negara yang baru merdeka dan 
berdaulat. Wallahu`alam.***
(H. Dadan Wildan, Staf Ahli Menteri Sekretaris Negara RI.)
http://newspaper.pikiran-rakyat.com/prprint.php?mib=beritadetail&id=159793

www.ahmadsahidin.wordpress.com


      


------------------------------------

Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kisunda/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kisunda/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke