Nya memang santay we, ceuk babaturan mah mirip aktifitas "selingkuh"....nyandak 
resepna hungkul sanes?
 




________________________________
From: oman abdurahman <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Saturday, October 16, 2010 14:21:07
Subject: Re: [kisunda] Sejarah - Karajaan Nusantara?

  
Nya ari milist mah prinsipna "never ending discussion". Kajaba: cukup puas wae 
ku nu aya :).

manar


2010/10/16 Tirta widjaja <[email protected]>

  
>Kakara rek ngamimitian lol we Raja Iskandar Zulkarnaen, kaleresan deuih 
>barudakna teh ka waretan...... Pangeran Wangsakerta deuih jadi adipati laaaah 
>ieu mah jadi we aya bahan wangkongan teu anggeus2.
> ~ experientia docet sapientiam ~ 
>
>
>
>
>
________________________________
From: mh <[email protected]>
>To: Ki Sunda <[email protected]>
>Sent: Friday, October 15, 2010 21:14:48
>Subject: [kisunda] Sejarah - Karajaan Nusantara?
>
>
>  
>KUTAI BUKANLAH KERAJAAN YANG TERTUA DI NUSANTARA
>by Richadiana Kartakusuma on Friday, October 15, 2010 at 1:20pm
>MENGAPA BUKU2 PANDUAN PELAJARAN SEJARAH BELUM JUGA BERUBAH ??????????
>dari ES DE sampai SEMUN .... apakah ini PEMBODOHAN SENGAJA TENTANG SEJARAH 
>LELUHUR BANGSA INI  bahwa KUTAI BUKAN KERAJAAN TERTUA DI NUSANTARA
> 
> 
>1. KERAJAAN KANDIS (telah ada pada era SEBELUM MASEHI) 
>Kerajaan ini diyakini berdiri sebelum Masehi, mendahului berdirinya kerajaan 
>Moloyou atau Dharmasraya. Dua tokoh yang sering disebut sebagai raja kerajaan 
>ini adalah Patih dan Tumenggung. Nenek moyang Lubuk Jambi diyakini berasal 
>dari 
>keturunan waliyullah Raja Iskandar Zulkarnain. Tiga orang putra Iskandar 
>Zulkarnain yang bernama Maharaja Alif, Maharaja Depang dan Maharaja Diraja 
>berpencar mencari daerah baru. Maharaja Alif ke Banda Ruhum, Maharaja Depang 
>ke 
>Bandar Cina dan Maharaja Diraja ke Pulau Emas (Sumatra). Ketika berlabuh di 
>Pulau Emas, Maharaja Diraja dan rombongannya mendirikan sebuah kerajaan yang 
>dinamakan dengan Kerajaan Kandis yang berlokasi di Bukit Bakar/Bukit Bakau. 
>Daerah ini merupakan daerah yang hijau dan subur yang dikelilingi oleh sungai 
>yang jernih.
> 
>2. KERAJAAN SALAKANAGARA (PENDAHULU TARUMANAGARA :130-362 MASEHI)
>Kerajaan ini adalah kerajaan yang pertama di daerah TATAR SUNDA yang pernah 
>tercatat oleh sejarah Dunia dan diberitakan di dalam Naskah Wangsakerta 
>Pustaka 
>Rajyarajya i Bhumi Nusantara (hasil karya adiluhung ADIPATI TATAR SUNDA 
>bernama 
>PANGERAN WANGSAKERTA yang pada masanya merupakan SEJARAHWAN atau CENDIKIAWAN 
>PROFESIONAL) diperkirakan merupakan kerajaan paling awal yang ada di 
>Nusantara).Nama ahli dan sejarawan yang membuktikan bahwa tatar Banten 
>memiliki 
>nilai-nilai sejarah yang tinggi, antara lain adalah Husein Djajadiningrat, Tb. 
>H. Achmad, Hasan Mu’arif Ambary, Halwany Michrob dan lain-lainnya. Banyak 
>sudah 
>temuan-temuan mereka disusun dalam tulisan-tulisan, ulasan-ulasan maupun dalam 
>buku. Belum lagi nama-nama seperti John Miksic, Takashi, Atja, Saleh 
>Danasasmita, Yoseph Iskandar, Claude Guillot, Ayatrohaedi, Wishnu Handoko dan 
>lain-lain yang menambah wawasan mengenai Banten menjadi tambah luas dan 
>terbuka 
>dengan karya-karyanya dibuat baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris.
>Pendiri Salakanagara, Dewawarman adalah duta keliling, pedagang sekaligus 
>perantau dari Pallawa, Bharata (India) yang akhirnya menetap karena menikah 
>dengan puteri penghulu setempat.
> 
>3. KERAJAAN MALAYU TUA JAMBI (ABAD KE II MASEHI)
>Dharmasraya merupakan nama ibukota dari sebuah Kerajaan Melayu di Sumatera, 
>nama 
>ini muncul seiring dengan melemahnya kerajaan Sriwijaya setelah serangan 
>Rajendra Coladewa raja Chola dari Koromandel pada tahun 1025.Dalam naskah 
>berjudulChu-fan-chi karya Chau Ju-kua tahun 1225 disebutkan bahwa negeri 
>San-fo-tsi memiliki 15 daerah bawahan, yaitu Che-lan (Kamboja), Kia-lo-hi 
>(Grahi, Ch'ai-ya atau Chaiya selatan Thailand sekarang), Tan-ma-ling 
>(Tambralingga, selatan Thailand), Ling-ya-si-kia (Langkasuka, selatan 
>Thailand), 
>Ki-lan-tan (Kelantan), Ji-lo-t'ing (Cherating, pantai timur semenanjung 
>malaya), 
>Tong-ya-nong (Terengganu), Fo-lo-an (muara sungai Dungun, daerah Terengganu 
>sekarang), Tsien-mai (Semawe, pantai timur semenanjung malaya), Pa-t'a (Sungai 
>Paka, pantai timur semenanjung malaya), Pong-fong (Pahang), Lan-mu-li (Lamuri, 
>daerah Aceh sekarang), Kien-pi (Jambi), dan Pa-lin-fong (Palembang). tetapi 
>Kerajaan Malayu Tua  Jambi ini bersahabat dengan Sin-to (Sunda).
> 
>4. KERAJAAN SALAKA BARAK (ABAD KE III MASEHI)
>Sekala Brak (Baca: Sekala Bekhak) adalah sebuah kerajaan yang bercirikan Hindu 
>dan dikenal dengan Kerajaan Sekala Brak Hindu yang setelah kedatangan Empat 
>Umpu 
>dari Pagaruyung yang menyebarkan agama Islam kemudian berubah menjadi 
>Kepaksian 
>Sekala Brak, terletak di kaki Gunung Pesagi (gunung tertinggi di Lampung) Yang 
>menjadi cikal-bakal suku bangsa etnis Lampung saat ini.
> 
>5. KERAJAAN KUTAI ING MARTADIPURA (350-400 MASEHI)
>Kutai Martadipura adalah kerajaan bercorak Hindu di Nusantara yang memiliki 
>bukti sejarah tertua. Kerajaan ini terletak di Muara Kaman, Kalimantan Timur, 
>tepatnya di hulu sungai Mahakam. Nama Kutai diambil . Nama Kutai diberikan 
>oleh 
>para ahli mengambil dari nama tempat ditemukannya prasasti yang menunjukkan 
>eksistensi kerajaan tersebut. Tidak ada prasasti yang secara jelas menyebutkan 
>nama kerajaan ini dan memang sangat sedikit informasi yang dapat diperoleh.
> 
>6. KERAJAAN TARUMANAGARA (120 --356 MASEHI) dilanjutkan oleh SUNDA (356-669 
>MASEHI)
>Tarumanagara atau Kerajaan Taruma adalah sebuah kerajaan yang pernah berkuasa 
>di 
>wilayah barat pulau Jawa pada abad ke-4 hingga abad ke-7 M. Taruma merupakan 
>salah satu kerajaan tertua di Nusantara yang meninggalkan catatan sejarah. 
>Dalam 
>catatan sejarah dan peninggalan artefak di sekitar lokasi kerajaan, terlihat 
>bahwa pada saat itu Kerajaan Taruma adalah kerajaan Hindu beraliran Wisnu.
>Bila menilik dari catatan sejarah ataupun prasasti yang ada, tidak ada 
>penjelasan atau catatan yang pasti mengenai siapakah yang pertama kalinya 
>mendirikan kerajaan Tarumanegara. Raja yang pernah berkuasa dan sangat 
>terkenal 
>dalam catatan sejarah adalah Purnawarman. Pada tahun 417 ia memerintahkan 
>penggalian Sungai Gomati dan Candrabaga (Kali Bekasi) sepanjang 6112 tombak 
>(sekitar 11 km). Selesai penggalian, sang prabu mengadakan selamatan dengan 
>menyedekahkan 1.000 ekor sapi kepada kaum brahmana. Bukti keberadaan Kerajaan 
>Taruma diketahui dengan tujuh prasasti batu yang ditemukan. Empat di Bogor, 
>satu 
>di Jakarta dan satu di Lebak Banten. Dari prasasti-prasasti ini diketahui 
>bahwa 
>kerajaan dipimpin oleh Rajadirajaguru Jayasingawarman pada tahun 358 M dan 
>beliau memerintah sampai tahun 382 M. Makam Rajadirajaguru Jayasingawarman ada 
>di sekitar sungai Gomati (wilayah Bekasi). Kerajaan Tarumanegara ialah 
>kelanjutan dari Kerajaan Salakanagara.Kemudian dilanjutkan oleh KERAJAAN SUNDA 
>yang dibuktikan oleh PRASASTI JURU PANGAMBAT (i kawi haji panca pasagi = 456)
> 
>7. KERAJAAN BARUS (ABAD KE VI MASEHI)
>Kesultanan Barus merupakan kelanjutan kerajaan di Barus paska masuknya Islam 
>ke 
>Barus. Islam masuk ke Barus pada awal-awal munculnya agama Islam di 
>semenanjung 
>Arab. Dalam sebuah penggalian arkeologi, ditemukan Makam Mahligai sebuah 
>perkuburan bersejarah Syeh Rukunuddin dan Syeh Usuluddin yang menandakan 
>masuknya agama Islam pertama ke Indonesia pada Abad ke VII Masehi di Kecamatan 
>Barus. Kuburan ini panjangnya kira-kira 7 meter dihiasi oleh beberapa batu 
>nisan 
>yang khas dan unik dengan bertulisan bahasa Arab, Tarikh 48 H dan Makam 
>Mahligai 
>merupakan Objek Wisata Religius bagi umat Islam se-Dunia yang Letaknya 75 Km 
>dari Sibolga dan 359 Km dari Kota Medan.Raja pertama yang menjadi muslim 
>adalah 
>Raja Kadir yang kemudian diteruskan kepada anak-anaknya yang kemudian bergelar 
>Sultan. Raja Kadir merupakan penerus kerajaan yang telah turun-temurun 
>memerintah Barus dan merupakan keturunan Raja Alang Pardosi, pertama sekali 
>mendirikan pusat Kerajaaannya di Toddang (tundang), Tukka, Pakkat - juga 
>dikenal 
>sebagai negeri Rambe, yang bermigrasi dari Balige dari marga Pohan.Pada abad 
>ke-6, telah berdiri sebuah otoritas baru di Barus yang didirikan oleh Sultan 
>Ibrahimsyah yang datang dari Tarusan, Minang, keturunan Batak dari kumpulan 
>marga Pasaribu, yang akhirnya membentuk Dulisme kepemimpinan di Barus.
> 
>8. KERAJAAN KALINGGA (ABAD KE VI MASEHI)
>Kalingga adalah sebuah kerajaan bercorak Hindu di Jawa Tengah, yang pusatnya 
>berada di daerah Kabupaten Jepara sekarang. Kalingga telah ada pada abad ke-6 
>Masehi dan keberadaannya diketahui dari sumber-sumber Tiongkok. Kerajaan ini 
>pernah diperintah oleh Ratu Shima, yang dikenal memiliki peraturan barang 
>siapa 
>yang mencuri, akan dipotong tangannya.Putri Maharani Shima, Parwati, menikah 
>dengan putera mahkota Kerajaan Galuh yang bernama Mandiminyak, yang kemudian 
>menjadi raja kedua dari Kerajaan Galuh.  
> 
>Maharani Shima memiliki cucu bernama Sanaha yang menikah dengan raja ketiga 
>dari 
>Kerajaan Galuh, yaitu Bratasenawa. Sanaha dan Bratasenawa memiliki anak yang 
>bernama Sanjaya yang kelak menjadi raja Kerajaan Sunda dan Kerajaan Galuh 
>(723-732 M).Setelah Maharani Shima meninggal di tahun 732 M, Sanjaya 
>menggantikan buyutnya dan menjadi raja Kerajaan Kalingga Utara yang kemudian 
>disebut Bumi Mataram, dan kemudian mendirikan Dinasti/Wangsa Sanjaya di 
>Kerajaan 
>Mataram Kuno. Kekuasaan di Jawa Barat diserahkannya kepada putranya dari 
>Tejakencana, yaitu Tamperan Barmawijaya alias Rakeyan Panaraban. Kemudian Raja 
>Sanjaya menikahi Sudiwara puteri Dewasinga, Raja Kalingga Selatan atau Bumi 
>Sambara, dan memiliki putra yaitu Rakai Panangkaran.
> 
>9. KERAJAAN KANJURUHAN (ABAD KE VI MASEHI)
>Kanjuruhan adalah sebuah kerajaan bercorak Hindu di Jawa Timur, yang pusatnya 
>berada di dekat Kota Malang sekarang. Kanjuruhan diduga telah berdiri pada 
>abad 
>ke-6 Masehi (masih sezaman dengan Kerajaan Taruma di sekitar Bekasi dan Bogor 
>sekarang). Bukti tertulis mengenai kerajaan ini adalah Prasasti Dinoyo. 
>Rajanya 
>yang terkenal adalah Gajayana. Peninggalan lainnya adalah Candi Badut dan 
>Candi 
>Wurung.
> 
>10. KERAJAAN SUNDA II (669-1579 MASEHI)
>Kerajaan Sunda (669-1579 M), menurut naskah Wangsakerta merupakan kerajaan 
>yang 
>berdiri menggantikan kerajaan Tarumanagara. Kerajaan Sunda didirikan oleh 
>Tarusbawa pada tahun 591 Caka Sunda (669 M). Menurut sumber sejarah primer 
>yang 
>berasal dari abad ke-16, kerajaan ini merupakan suatu kerajaan yang meliputi 
>wilayah yang sekarang menjadi Provinsi Banten, Jakarta, Provinsi Jawa Barat , 
>dan bagian barat Provinsi Jawa Tengah.Berdasarkan naskah kuno primer Bujangga 
>Manik (yang menceriterakan perjalanan Bujangga Manik, seorang pendeta Hindu 
>Sunda yang mengunjungi tempat-tempat suci agama Hindu di Pulau Jawa dan Bali 
>pada awal abad ke-16), yang saat ini disimpan pada Perpustakaan Boedlian, 
>Oxford 
>University, Inggris sejak tahun 1627), batas Kerajaan Sunda di sebelah timur 
>adalah Ci Pamali ("Sungai Pamali", sekarang disebut sebagai Kali Brebes) dan 
>Ci 
>Serayu (yang saat ini disebut Kali Serayu) di Provinsi Jawa Tengah.
> 
>DAFTAR KERAJAAN-KERAJAAN DI NUSANTARA : 
>1. Kerajaan Kandis* Lubuk Jambi, Riau Sebelum Masehi 
>2. Kerajaan Melayu Jambi Jambi Abad ke-2 M 
>3. Kerajaan Salakanegara Pandeglang, Banten 150 M
>4. Kepaksian Skala Brak Kuno Gunung Pesagi, Lampung Abad ke-3 M 
>5. Kerajaan Kutai Muara Kaman, Kaltim Abad ke-4 M 
>6. Kerajaan Tarumanegara Banten Abad ke-4 M 
>7. Kerajaan Koto Alang Lubuk Jambi, Riau Abad ke-4 M
>8. Kerajaan Barus Barus, Sumatra Utara Abad ke-6 M 
>9. Kerajaan Kalingga Jepara, Jawa Tengah Abad ke-6 M 
>10. Kerajaan Kanjuruhan Malang, Jawa Timur Abad ke-6 M 
>11. Kerajaan Sunda Banten-Jawa Barat 669 M 
>12. Kerajaan Sriwijaya Palembang, Sumsel Abad ke-7 M 
>13. Kerajaan Sabak Muara Btg. Hari, Jambi 730 M 
>14. Kerajaan Sunda Galuh Banten-Jawa Barat 735 M 
>15. Kerajaan Tulang Bawang Lampung 771 M 
>16. Kerajaan Medang Jawa Tengah 820 M 
>17. Kerajaan Perlak Peureulak, Aceh Timur 840 M 
>18. Kerajaan Bedahulu Bali 882 M 
>19. Kerajaan Pajajaran Bogor, Jawa Barat 923 M
>20. Kerajaan Kahuripan Jawa Timur 1009 M
>21. Kerajaan Janggala Sidoarjo, Jawa Timur 1042 M 
>22. Kerajaan Kadiri/Panjalu Kediri, Jawa Timur 1042 M 
>23. Kerajaan Tidung Tarakan, Kalimantan Timur 1076 M 
>24. Kerajaan Singasari Jawa Timur 1222 M 
>25. Kesultanan Ternate Ternate, Maluku 1257 M
>26. Kesultanan Samudra Pasai Aceh Utara 1267 M 
>27. Kerajaan Aru/Haru Pantai Timur, Sumatra Utara 1282 M 
>28. Kerajaan Majapahit Jawa Timur 1293 M 
>29. Kerajaan Indragiri Indragiri, Riau 1298 M 
>30. Kerajaan Panjalu Ciamis Gunung Sawal, Jawa Barat Abad ke-13 M 
>31. Kesultanan Kutai Kutai, Kalimantan Timur Abad ke-13 M
>32. Kerajaan Dharmasraya Jambi 1341 M 
>33. Kerajaan Pagaruyung Batu Sangkar, Sumbar 1347 M 
>34. Kesultanan Aceh Banda Aceh 1360 M 
>35. Kesultanan Pajang Jawa Tengah 1365 M 
>36. Kesultanan Bone Bone, Sulawesi Selatan 1392 M 
>37. Kesultanan Buton Buton Abad ke-13 M 
>38. Kesultanan Malaka Malaka 1402 M 
>39. Kerajaan Tanjung Pura Kalimantan Barat 1425 M 
>40. Kesultanan Berau Berau 1432 M 
>41. Kerajaan Wajo Wajo, Sulawesi Selatan 1450 M 
>42. Kerajaan Tanah Hitu Ambon, Maluku 1470 M 
>43. Kesultanan Demak Demak, Jawa Tengah 1478 M 
>44. Kerajaan Inderapura Pesisir Selatan, Sumbar 1500-an M 
>45. Kesultanan Pasir/Sadurangas Pasir, Kalimantan Selatan 1516 M 
>46. Kerajaan Blambangan Banyuwangi, Jawa Timur 1520-an M 
>47. Kesultanan Tidore Tidore, Maluku Utara 1521 M 
>48. Kerajaan Sumedang Larang Jawa Barat 1521 M 
>49. Kesultanan Bacan Bacan, Maluku 1521 M 
>50. Kesultanan Banten Banten 1524 M 
>51. Kesultanan Banjar Kalimantan Selatan 1526 M
>52. Kesultanan Cirebon Jawa Barat 1527 M 
>53. Kesultan Sambas Sambas, Kalimantan Barat 1590-an M 
>54. Kesultanan Asahan Asahan 1630 M 
>55. Kesultanan Bima Bima 1640 M 
>56. Kerajaan Adonara Adonara, Jawa Barat 1650 M 
>57. Kesultanan Gowa Goa, Makasar 1666 M
>58. Kesultanan Deli Deli, Sumatra Utara 1669 M 
>59. Kesultanan Palembang Palembang 1675 M 
>60. Kerajaan Kota Waringin Kalimantan Tengah 1679 M 
>61. Kesultanan Serdang Serdang, Sumatra Utara 1723 M 
>62. Kesultanan Siak Sri Indrapura Siak, Riau 1723 M 
>63. Kasunanan Surakarta Solo, Jawa Tengah 1745 M
>64. Kesltn. Ngayogyakarto Hadiningrat Yogyakarta 1755 M 
>65. Praja Mangkunegaran Jawa Tengah-Yogyakarta 1757 M 
>66. Kesultanan Pontianak Kalimantan Barat 1771 M 
>67. Kerajaan Pagatan Tanah Bumbu, Kalsel 1775 M 
>68. Kesultanan Pelalawan Pelalawan, Riau 1811 M 
>69. Kadipaten Pakualaman Yogyakarta 1813 M 
>70. Kesultanan Sambaliung Gunung Tabur 1810 M 
>71. Kesultanan Gunung Tabur Gunung Tabur 1820 M 
>72. Kesultanan Riau Lingga Lingga, Riau 1824 M 
>73. Kesultanan Trumon Sumatra Utara 1831 M 
>74. Kerajaan Amanatum NTT 1832 M 
>75. Kesultanan Langkat Sumatra Utara 1877 M
>http://www.facebook.com/notes/richadiana-kartakusuma/kutai-bukanlah-kerajaan-yang-tertua-di-nusantara/444263599474
>
>
>



Kirim email ke