Tah ieu mah baagus pisan tah. Trims mh

--- Pada Jum, 15/10/10, mh <[email protected]> menulis:

Dari: mh <[email protected]>
Judul: [kisunda] Sejarah - Karajaan Nusantara?
Kepada: "Ki Sunda" <[email protected]>
Tanggal: Jumat, 15 Oktober, 2010, 2:14 PM







 



  


    
      
      
      KUTAI BUKANLAH  KERAJAAN YANG TERTUA DI NUSANTARAby Richadiana 
Kartakusuma on Friday, October 15, 2010 at 1:20pm
MENGAPA BUKU2 PANDUAN PELAJARAN SEJARAH BELUM JUGA BERUBAH ??????????dari ES DE 
sampai SEMUN .... apakah ini PEMBODOHAN SENGAJA TENTANG SEJARAH LELUHUR BANGSA 
INI  bahwa KUTAI BUKAN KERAJAAN TERTUA DI NUSANTARA
  1. KERAJAAN KANDIS (telah ada pada era SEBELUM MASEHI) Kerajaan
 ini diyakini berdiri sebelum Masehi, mendahului berdirinya kerajaan 
Moloyou atau Dharmasraya. Dua tokoh yang sering disebut sebagai raja 
kerajaan ini adalah Patih dan Tumenggung. Nenek moyang Lubuk Jambi 
diyakini berasal dari keturunan waliyullah Raja Iskandar Zulkarnain. 
Tiga orang putra Iskandar Zulkarnain yang bernama Maharaja Alif, 
Maharaja Depang dan Maharaja Diraja berpencar mencari daerah baru. 
Maharaja Alif ke Banda Ruhum, Maharaja Depang ke Bandar Cina dan 
Maharaja Diraja ke Pulau Emas (Sumatra). Ketika berlabuh di Pulau Emas, 
Maharaja Diraja dan rombongannya mendirikan sebuah kerajaan yang 
dinamakan dengan Kerajaan Kandis yang berlokasi di Bukit Bakar/Bukit 
Bakau. Daerah ini merupakan daerah yang hijau dan subur yang dikelilingi
 oleh sungai yang jernih.  2. KERAJAAN SALAKANAGARA (PENDAHULU TARUMANAGARA 
:130-362 MASEHI)Kerajaan
 ini adalah kerajaan yang pertama di daerah TATAR SUNDA yang pernah 
tercatat oleh sejarah Dunia dan diberitakan di dalam Naskah Wangsakerta 
Pustaka Rajyarajya i Bhumi Nusantara (hasil karya adiluhung ADIPATI 
TATAR SUNDA bernama PANGERAN WANGSAKERTA yang pada masanya merupakan 
SEJARAHWAN  atau CENDIKIAWAN PROFESIONAL) diperkirakan merupakan 
kerajaan paling awal yang ada di Nusantara).Nama ahli dan sejarawan yang
 membuktikan bahwa tatar Banten memiliki nilai-nilai sejarah yang 
tinggi, antara lain adalah Husein Djajadiningrat, Tb. H. Achmad, Hasan 
Mu’arif Ambary, Halwany Michrob dan lain-lainnya. Banyak sudah 
temuan-temuan mereka disusun dalam tulisan-tulisan, ulasan-ulasan maupun
 dalam buku. Belum lagi nama-nama seperti John Miksic, Takashi, Atja, 
Saleh Danasasmita, Yoseph Iskandar, Claude Guillot, Ayatrohaedi, Wishnu 
Handoko dan lain-lain yang menambah wawasan mengenai Banten menjadi 
tambah luas dan terbuka dengan karya-karyanya dibuat baik dalam bahasa 
Indonesia maupun bahasa Inggris.Pendiri Salakanagara, Dewawarman 
adalah duta keliling, pedagang sekaligus perantau dari Pallawa, Bharata 
(India) yang akhirnya menetap karena menikah dengan puteri penghulu 
setempat.  3. KERAJAAN MALAYU TUA JAMBI (ABAD KE II MASEHI)Dharmasraya
 merupakan nama ibukota dari sebuah Kerajaan Melayu di Sumatera, nama 
ini muncul seiring dengan melemahnya kerajaan Sriwijaya setelah serangan
 Rajendra Coladewa raja Chola dari Koromandel pada tahun 1025.Dalam 
naskah berjudul Chu-fan-chi karya Chau Ju-kua tahun 
1225 disebutkan bahwa negeri San-fo-tsi memiliki 15 daerah bawahan, 
yaitu Che-lan (Kamboja), Kia-lo-hi (Grahi, Ch'ai-ya atau Chaiya selatan 
Thailand sekarang), Tan-ma-ling (Tambralingga, selatan Thailand), 
Ling-ya-si-kia (Langkasuka, selatan Thailand), Ki-lan-tan (Kelantan), 
Ji-lo-t'ing (Cherating, pantai timur semenanjung malaya), Tong-ya-nong 
(Terengganu), Fo-lo-an (muara sungai Dungun, daerah Terengganu 
sekarang), Tsien-mai (Semawe, pantai timur semenanjung malaya), Pa-t'a 
(Sungai Paka, pantai timur semenanjung malaya), Pong-fong (Pahang), 
Lan-mu-li (Lamuri, daerah Aceh sekarang), Kien-pi (Jambi), dan 
Pa-lin-fong (Palembang). tetapi Kerajaan Malayu Tua  Jambi ini 
bersahabat dengan Sin-to (Sunda). 4. KERAJAAN SALAKA BARAK (ABAD KE III 
MASEHI)Sekala
 Brak (Baca: Sekala Bekhak) adalah sebuah kerajaan yang bercirikan Hindu
 dan dikenal dengan Kerajaan Sekala Brak Hindu yang setelah kedatangan 
Empat Umpu dari Pagaruyung yang menyebarkan agama Islam kemudian berubah
 menjadi Kepaksian Sekala Brak, terletak di kaki Gunung Pesagi (gunung 
tertinggi di Lampung) Yang menjadi cikal-bakal suku bangsa etnis Lampung
 saat ini. 5. KERAJAAN KUTAI ING MARTADIPURA (350-400 MASEHI)Kutai
 Martadipura adalah kerajaan bercorak Hindu di Nusantara yang memiliki 
bukti sejarah tertua. Kerajaan ini terletak di Muara Kaman, Kalimantan 
Timur, tepatnya di hulu sungai Mahakam. Nama Kutai diambil . Nama Kutai 
diberikan oleh para ahli mengambil dari nama tempat ditemukannya 
prasasti yang menunjukkan eksistensi kerajaan tersebut. Tidak ada 
prasasti yang secara jelas menyebutkan nama kerajaan ini dan memang 
sangat sedikit informasi yang dapat diperoleh. 6. KERAJAAN TARUMANAGARA (120 
--356 MASEHI) dilanjutkan oleh SUNDA (356-669 MASEHI)Tarumanagara
 atau Kerajaan Taruma adalah sebuah kerajaan yang pernah berkuasa di 
wilayah barat pulau Jawa pada abad ke-4 hingga abad ke-7 M. Taruma 
merupakan salah satu kerajaan tertua di Nusantara yang meninggalkan 
catatan sejarah. Dalam catatan sejarah dan peninggalan artefak di 
sekitar lokasi kerajaan, terlihat bahwa pada saat itu Kerajaan Taruma 
adalah kerajaan Hindu beraliran Wisnu.Bila menilik dari catatan 
sejarah ataupun prasasti yang ada, tidak ada penjelasan atau catatan 
yang pasti mengenai siapakah yang pertama kalinya mendirikan kerajaan 
Tarumanegara. Raja yang pernah berkuasa dan sangat terkenal dalam 
catatan sejarah adalah Purnawarman. Pada tahun 417 ia memerintahkan 
penggalian Sungai Gomati dan Candrabaga (Kali Bekasi) sepanjang 6112 
tombak (sekitar 11 km). Selesai penggalian, sang prabu mengadakan 
selamatan dengan menyedekahkan 1.000 ekor sapi kepada kaum brahmana. 
Bukti keberadaan Kerajaan Taruma diketahui dengan tujuh prasasti batu 
yang ditemukan. Empat di Bogor, satu di Jakarta dan satu di Lebak 
Banten. Dari prasasti-prasasti ini diketahui bahwa kerajaan dipimpin 
oleh Rajadirajaguru Jayasingawarman pada tahun 358 M dan beliau 
memerintah sampai tahun 382 M. Makam Rajadirajaguru Jayasingawarman ada 
di sekitar sungai Gomati (wilayah Bekasi). Kerajaan Tarumanegara ialah 
kelanjutan dari Kerajaan Salakanagara.Kemudian dilanjutkan oleh KERAJAAN
 SUNDA yang dibuktikan oleh PRASASTI JURU PANGAMBAT (i kawi haji panca 
pasagi = 456) 7. KERAJAAN BARUS (ABAD KE VI MASEHI)Kesultanan
 Barus merupakan kelanjutan kerajaan di Barus paska masuknya Islam ke 
Barus. Islam masuk ke Barus pada awal-awal munculnya agama Islam di 
semenanjung Arab. Dalam sebuah penggalian arkeologi, ditemukan Makam 
Mahligai sebuah perkuburan bersejarah Syeh Rukunuddin dan Syeh Usuluddin
 yang menandakan masuknya agama Islam pertama ke Indonesia pada Abad ke 
VII Masehi di Kecamatan Barus. Kuburan ini panjangnya kira-kira 7 meter 
dihiasi oleh beberapa batu nisan yang khas dan unik dengan bertulisan 
bahasa Arab, Tarikh 48 H dan Makam Mahligai merupakan Objek Wisata 
Religius bagi umat Islam se-Dunia yang Letaknya 75 Km dari Sibolga dan 
359 Km dari Kota Medan.Raja pertama yang menjadi muslim adalah Raja 
Kadir yang kemudian diteruskan kepada anak-anaknya yang kemudian 
bergelar Sultan. Raja Kadir merupakan penerus kerajaan yang telah 
turun-temurun memerintah Barus dan merupakan keturunan Raja Alang 
Pardosi, pertama sekali mendirikan pusat Kerajaaannya di Toddang 
(tundang), Tukka, Pakkat - juga dikenal sebagai negeri Rambe, yang 
bermigrasi dari Balige dari marga Pohan.Pada abad ke-6, telah berdiri 
sebuah otoritas baru di Barus yang didirikan oleh Sultan Ibrahimsyah 
yang datang dari Tarusan, Minang, keturunan Batak dari kumpulan marga 
Pasaribu, yang akhirnya membentuk Dulisme kepemimpinan di Barus. 8. KERAJAAN 
KALINGGA (ABAD KE VI MASEHI)Kalingga
 adalah sebuah kerajaan bercorak Hindu di Jawa Tengah, yang pusatnya 
berada di daerah Kabupaten Jepara sekarang. Kalingga telah ada pada abad
 ke-6 Masehi dan keberadaannya diketahui dari sumber-sumber Tiongkok. 
Kerajaan ini pernah diperintah oleh Ratu Shima, yang dikenal memiliki 
peraturan barang siapa yang mencuri, akan dipotong tangannya.Putri 
Maharani Shima, Parwati, menikah dengan putera mahkota Kerajaan Galuh 
yang bernama Mandiminyak, yang kemudian menjadi raja kedua dari Kerajaan
 Galuh.   Maharani Shima memiliki
 cucu bernama Sanaha yang menikah dengan raja ketiga dari Kerajaan 
Galuh, yaitu Bratasenawa. Sanaha dan Bratasenawa memiliki anak yang 
bernama Sanjaya yang kelak menjadi raja Kerajaan Sunda dan Kerajaan 
Galuh (723-732 M).Setelah Maharani Shima meninggal di tahun 732 M, 
Sanjaya menggantikan buyutnya dan menjadi raja Kerajaan Kalingga Utara 
yang kemudian disebut Bumi Mataram, dan kemudian mendirikan 
Dinasti/Wangsa Sanjaya di Kerajaan Mataram Kuno. Kekuasaan di Jawa Barat
 diserahkannya kepada putranya dari Tejakencana, yaitu Tamperan 
Barmawijaya alias Rakeyan Panaraban. Kemudian Raja Sanjaya menikahi 
Sudiwara puteri Dewasinga, Raja Kalingga Selatan atau Bumi Sambara, dan 
memiliki putra yaitu Rakai Panangkaran. 9. KERAJAAN KANJURUHAN (ABAD KE VI 
MASEHI)Kanjuruhan
 adalah sebuah kerajaan bercorak Hindu di Jawa Timur, yang pusatnya 
berada di dekat Kota Malang sekarang. Kanjuruhan diduga telah berdiri 
pada abad ke-6 Masehi (masih sezaman dengan Kerajaan Taruma di sekitar 
Bekasi dan Bogor sekarang). Bukti tertulis mengenai kerajaan ini adalah 
Prasasti Dinoyo. Rajanya yang terkenal adalah Gajayana. Peninggalan 
lainnya adalah Candi Badut dan Candi Wurung. 10. KERAJAAN SUNDA II (669-1579 
MASEHI)Kerajaan
 Sunda (669-1579 M), menurut naskah Wangsakerta merupakan kerajaan yang 
berdiri menggantikan kerajaan Tarumanagara. Kerajaan Sunda didirikan 
oleh Tarusbawa pada tahun 591 Caka Sunda (669 M). Menurut sumber sejarah
 primer yang berasal dari abad ke-16, kerajaan ini merupakan suatu 
kerajaan yang meliputi wilayah yang sekarang menjadi Provinsi Banten, 
Jakarta, Provinsi Jawa Barat , dan bagian barat Provinsi Jawa 
Tengah.Berdasarkan naskah kuno primer Bujangga Manik (yang 
menceriterakan perjalanan Bujangga Manik, seorang pendeta Hindu Sunda 
yang mengunjungi tempat-tempat suci agama Hindu di Pulau Jawa dan Bali 
pada awal abad ke-16), yang saat ini disimpan pada Perpustakaan 
Boedlian, Oxford University, Inggris sejak tahun 1627), batas Kerajaan 
Sunda di sebelah timur adalah Ci Pamali ("Sungai Pamali", sekarang 
disebut sebagai Kali Brebes) dan Ci Serayu (yang saat ini disebut Kali 
Serayu) di Provinsi Jawa Tengah. DAFTAR KERAJAAN-KERAJAAN DI NUSANTARA : 1. 
Kerajaan Kandis* Lubuk Jambi, Riau Sebelum Masehi 2. Kerajaan Melayu Jambi 
Jambi Abad ke-2 M 
3. Kerajaan Salakanegara Pandeglang, Banten 150 M 4. Kepaksian Skala Brak Kuno 
Gunung Pesagi, Lampung Abad ke-3 M 5. Kerajaan Kutai Muara Kaman, Kaltim Abad 
ke-4 M 
6. Kerajaan Tarumanegara Banten Abad ke-4 M 7. Kerajaan Koto Alang Lubuk Jambi, 
Riau Abad ke-4 M 8. Kerajaan Barus Barus, Sumatra Utara Abad ke-6 M 
9. Kerajaan Kalingga Jepara, Jawa Tengah Abad ke-6 M 10. Kerajaan Kanjuruhan 
Malang, Jawa Timur Abad ke-6 M 11. Kerajaan Sunda Banten-Jawa Barat 669 M 
12. Kerajaan Sriwijaya Palembang, Sumsel Abad ke-7 M 13. Kerajaan Sabak Muara 
Btg. Hari, Jambi 730 M 14. Kerajaan Sunda Galuh Banten-Jawa Barat 735 M 
15. Kerajaan Tulang Bawang Lampung 771 M 16. Kerajaan Medang Jawa Tengah 820 M 
17. Kerajaan Perlak Peureulak, Aceh Timur 840 M 18. Kerajaan Bedahulu Bali 882 
M 
19. Kerajaan Pajajaran Bogor, Jawa Barat 923 M 20. Kerajaan Kahuripan Jawa 
Timur 1009 M 21. Kerajaan Janggala Sidoarjo, Jawa Timur 1042 M 22. Kerajaan 
Kadiri/Panjalu Kediri, Jawa Timur 1042 M 
23. Kerajaan Tidung Tarakan, Kalimantan Timur 1076 M 24. Kerajaan Singasari 
Jawa Timur 1222 M 25. Kesultanan Ternate Ternate, Maluku 1257 M 26. Kesultanan 
Samudra Pasai Aceh Utara 1267 M 
27. Kerajaan Aru/Haru Pantai Timur, Sumatra Utara 1282 M 28. Kerajaan Majapahit 
Jawa Timur 1293 M 29. Kerajaan Indragiri Indragiri, Riau 1298 M 30. Kerajaan 
Panjalu Ciamis Gunung Sawal, Jawa Barat Abad ke-13 M 
31. Kesultanan Kutai Kutai, Kalimantan Timur Abad ke-13 M 32. Kerajaan 
Dharmasraya Jambi 1341 M 33. Kerajaan Pagaruyung Batu Sangkar, Sumbar 1347 M 
34. Kesultanan Aceh Banda Aceh 1360 M 35. Kesultanan Pajang Jawa Tengah 1365 M 
36. Kesultanan Bone Bone, Sulawesi Selatan 1392 M 37. Kesultanan Buton Buton 
Abad ke-13 M 
38. Kesultanan Malaka Malaka 1402 M 39. Kerajaan Tanjung Pura Kalimantan Barat 
1425 M 40. Kesultanan Berau Berau 1432 M 41. Kerajaan Wajo Wajo, Sulawesi 
Selatan 1450 M 
42. Kerajaan Tanah Hitu Ambon, Maluku 1470 M 43. Kesultanan Demak Demak, Jawa 
Tengah 1478 M 44. Kerajaan Inderapura Pesisir Selatan, Sumbar 1500-an M 
45. Kesultanan Pasir/Sadurangas Pasir, Kalimantan Selatan 1516 M 46. Kerajaan 
Blambangan Banyuwangi, Jawa Timur 1520-an M 47. Kesultanan Tidore Tidore, 
Maluku Utara 1521 M 
48. Kerajaan Sumedang Larang Jawa Barat 1521 M 49. Kesultanan Bacan Bacan, 
Maluku 1521 M 50. Kesultanan Banten Banten 1524 M 51. Kesultanan Banjar 
Kalimantan Selatan 1526 M
 52. Kesultanan Cirebon Jawa Barat 1527 M 53. Kesultan Sambas Sambas, 
Kalimantan Barat 1590-an M 54. Kesultanan Asahan Asahan 1630 M 55. Kesultanan 
Bima Bima 1640 M 
56. Kerajaan Adonara Adonara, Jawa Barat 1650 M 57. Kesultanan Gowa Goa, 
Makasar 1666 M 58. Kesultanan Deli Deli, Sumatra Utara 1669 M 59. Kesultanan 
Palembang Palembang 1675 M 
60. Kerajaan Kota Waringin Kalimantan Tengah 1679 M 61. Kesultanan Serdang 
Serdang, Sumatra Utara 1723 M 62. Kesultanan Siak Sri Indrapura Siak, Riau 1723 
M 
63. Kasunanan Surakarta Solo, Jawa Tengah 1745 M 64. Kesltn. Ngayogyakarto 
Hadiningrat Yogyakarta 1755 M 65. Praja Mangkunegaran Jawa Tengah-Yogyakarta 
1757 M 
66. Kesultanan Pontianak Kalimantan Barat 1771 M 67. Kerajaan Pagatan Tanah 
Bumbu, Kalsel 1775 M 68. Kesultanan Pelalawan Pelalawan, Riau 1811 M 69. 
Kadipaten Pakualaman Yogyakarta 1813 M 
70. Kesultanan Sambaliung Gunung Tabur 1810 M 71. Kesultanan Gunung Tabur 
Gunung Tabur 1820 M 72. Kesultanan Riau Lingga Lingga, Riau 1824 M 73. 
Kesultanan Trumon Sumatra Utara 1831 M 
74. Kerajaan Amanatum NTT 1832 M 75. Kesultanan Langkat Sumatra Utara 1877 
Mhttp://www.facebook.com/notes/richadiana-kartakusuma/kutai-bukanlah-kerajaan-yang-tertua-di-nusantara/444263599474




    
     

    
    


 



  





Kirim email ke