punten ieu sabenerna kuring kantos ngabhas di milis sejen
nulis nganggo basa indonesi punten teu nganggo basa sunda... lamun aya nu protes juragan engke diterjemahkeun deui
salam
melihat dari sekilas tulisan dibawah mengenai Pendapat Hawking , dulu saya
sendiri pengagumnya sampai dibawa ke arah tuhan itu Alam hehe... dan ternyata
yang memiliki kekuatan itu sendiri alam.
menarik untuk dikaji pendapat hawking sebagai sebuah bentuk kajian ketuhanan
dengan pemikiran materialistik fisika.
ada sesuatu yang menjadi keganjilan dalam pendapat hawkings mengenai hal ini,
beliau selalu memberikan alasan teori fisika, yang dimana teori tersebut
sebagian belum dibuktikan secara fisika sendiri, walaupun sebagian lainnya
sudah ada pembuktiannya, sebagian besar teori Hawking diambil dari perhitungan
matematik, sampai kepada teori black hole, belum ada seorangpun yang menemukan
blak hall akan tetapi secara matematis bisa ditunjukkan ke arah tersebut. dan
ini masih sebatas teori oke lah kita sebut teori matematis alam.
yang kedua teori yang ada yang dihubungkan dengan masalah penciptaan hawking
juga menurut pemikiran awam saya tidak murni dari pemikiran yang diambil dari
perhitungan matematisnya bahkan dia sendiri terpengaruh oleh teori2 sebelumnya
yang yang memandang alam yang deterministis. pengaruh ini semakin menambah
keyakinan akan teori2nya. bisa kita lihat dari cara pengambilan kesimpulannya.
yang ketiga saya sendiri tidak memahami antara pertanyaan dan jawaban yang
diambil oleh hawking dengan mengambil asas fisika alam ini seperti yang ada
dalam tulisan singkat di bawah ini mengenai mukjizat , bagaimana penyimpulan
yang diambilnya . Apakah hukum2 alam berubah atau tidak, terus kalau injil
mengatakan berubah dengan doa dan sebagainya terus apa hubungannya dengan
kesimpulan kemungkinan penerimaan teori determinisme ini oleh hawking. dari
sini kita bisa melihat bahwa hawking lebih cenderung menerangkan keyakinannya
dibandingkan penelitian fisikanya. artinya dia lebih menitik beratkan
doktrinnya dibandingkan pembuktian fisikanya.(mungkin ini subyektif , atau
tendensi saya aja)
kalau alam ini memiliki aturan yang satu dan berjalanberdasarkan aturan
tersebut, bagaimana dengan mukjizat?
kalau keyakinan awal kita menolak keberadaan mukjizat maka pengembilan
kesimpulan yang menitik beratkan pada aturan alam satu saja yang dilihat tanpa
melihat sesuatu yang supernatural didalamnya dan melihat aturan yang satu
tersebut sebagai ketabiian alam, nah bagaimana kalau kita sebelumnya meyakini
adanya mukjizat sebagian memasukkan mukjizat ini diluar keberaturan alam ini
sebagian lainnya justru memasukkan mukjizat ini ke dalam aturan yang satu
tersebut. artinya aturan yang satu tersebut hakikatnya adalah sesuatu mukjizat
dan mukjizat 2 para nabi sebagian dari mukjizat2 tersebut. oke lah kita ambil
pendapat laplace bahwa semua alam ini ketika distart satu berjalan secara
otomatis menurut aturan tabii nya alam, sekarang apakah atom bisa membentuk
aturannya buat atom sendiri, seperti kita melihat elektron mengelilingi inti
atom, apakah elektron membuat aturan untuk mengelilingi? kalau yah maka usulan
laplace bisa diambil kesimpulan bahwa elektron sendiri mengatur dirinya sendiri
dan bagaimana dengan proton? pasti dia menjawab hal yang sama, lalu apakah
keberaturan antara elektron , proton dan lainnya dan hubungan keberaturan alam
ini mereka sendiri yang buat? kalau ya pasti menjawab dengan alasan ke
entitiannya mereka yang alami.
kalau seperti demikian adanya jelas mereka lebih baik dari manusia , manusia
lebih banyak tak beratur dari satu dengan lainnya.
yang keempat kalimat " Oleh karena adanya hukum seperti gravitasi inilah,
menurut Hawking alam
semesta dapat menciptakan dirinya sendiri dari ketiadaan" . saya tidak
melihat adanya hubungan gravitasi dengan penciptaan sendiri.
bintang-bintang ataupun lubang hitam tidak dapat tiba-tiba muncul dari
> > ketiadaan. Tapi tidak demikian halnya dengan alam semesta secara
> > keseluruhan. Alam semesta secara keseluruhan dapat muncul tiba-tiba
dari
> > ketiadaan. Karena Gravitasi membentuk ruang dan waktu, dan ia
memungkinkan
> > ruang-waktu menjadi stabil secara lokal namun tidak stabil secara
global.
> > Pada skala alam semesta secara keseluruhan, energi positif dari
materi
> dapat
> > diseimbangkan dengan energi negatif gravitasinya, dan dengan demikian
> tidak
> > ada penghalang bagi terciptanya keseluruhan alam semesta.
saya melihat tak ada
hubungan antara penciptaan dengan sendirinya dengan masalah gravitasi, oke lah
kita lihat bahwa alam kalau diinisiasikan harus nol energinya , sehingga
diperlukan keseimbangan di alam ini oleh sebab itu gravitasi berperan disini,
tapi pertanyaannya siapa yang membuat alam ini nol energinya? yang jadi
permasalahan disini hawkin mengambil Alam sudah ada dulu dan diambil
energi nol dan dicari alasannya sehingga disimpulkan alam bisa stabil dengan
sendirinya, nah bagaimana sebelum adanya alam. adakah energi yang
menyertainya?adakah pernyataan energi alam harus nol?bagaimana munculnya energi
tersebut?
kecuali kalau menerima doktrin atau teori atau apalah namanya dalam fisika
disebutkan "ENERGI TAK DAPAT DICIPTAKAN DAN TAK DAPAT MUSNAH"
zen