lain ari ahli mah, ngan resep ngablu we, udar ador milangan kori

2010/10/16 Koko Budiman <[email protected]>

>
>
> Pk mh ahli paariwisata ?
>
> --- Pada *Sab, 16/10/10, mh <[email protected]>* menulis:
>
>
> Dari: mh <[email protected]>
> Judul: [kisunda] Wisata - Situ Cibeureum, Bekasi
> Kepada: "Ki Sunda" <[email protected]>
> Tanggal: Sabtu, 16 Oktober, 2010, 12:42 AM
>
>
>
>
> Situ Cibeureum "Paniisan" di Metropolitan Bekasi
>
> Situ Cibeureum yang berada di Desa Lambang Jaya, Kecamatan Tambun Selatan,
> Kabupaten Bekasi, masih menjadi salah satu objek wisata favorit bagi warga
> Bekasi.* Syamsul Bachri/PDR
>
>  Hari belum begitu siang ketika sampai di Tambun Selatan. Jarum jam pun
> belum sampai di posisi angka sepuluh. Akan tetapi, udara panas sudah mulai
> terasa menyengat di kulit. Sedikit demi sedikit, keringat pun sudah mulai
> keluar dari lubang pori-pori.
>
> Rasa gerah mulai mengge-rayangi tubuh. Kaus oblong yang dipakai pun mulai
> lengket di tubuh. Kenyamanan di perjalanan jadi sedikit terusik.
> Kerongkongan pun tidak bisa diajak kompromi, terus berontak minta disiram
> air penyegar.
>
> Konsentrasi mulai terganggu oleh udara panas. Yang terbayang di benak
> pikiran, hanyalah kelapa muda, es cendol, minuman ringan, dan aneka minuman
> segar lainnya. Benar-benar tak bersahabat udara Bekasi.
>
> Tidak bersahabatnya udara Bekasi, sedikit terobati ketika menginjakkan kaki
> di Situ Cibeureum. Nyes, semilir angin situ langsung menerpa tubuh. Terasa
> begitu segar. Oasis paniisan di tengah kegersangan.
>
> Kurang teduh
>
> Situ Cibeureum, hingga saat ini, masih menjadi tujuan favorit masyarakat
> sekitar, terutama di akhir pekan atau hari libur. Padahal, tidak banyak yang
> bisa dinikmati di Situ Cibeureum ini, selain panorama alamnya.
>
> Sebenarnya, tidak hanya panorama alamnya saja yang bisa dinikmati
> masyarakat. Di Situ Cibeureum ini berbagai atraksi air dan alam bisa
> diwujudkan, dengan catatan situ ini dikelola secara profesional. Jadi tidak
> hanya sebagai tempat ngadem saja. Potensinya sangat besar.
>
> Sekarang saja, Situ Cibeureum seperti dibiarkan begitu saja. Apa adanya.
> Lihat saja pepohonan sekitar situ. Yang rimbun hanya di tempat rest area
> saja. Selebihnya hanya ditumbuhi rerumputan dan ilalang. Malahan terkesan
> gersang. Situ Cibeureum yang sudah cantik menjadi terlihat kurang elok.
>
> Situ Cibeureum yang luasnya sekitar 20 hektare ini sebenarnya bisa disulap
> menjadi oasis Metropolitan Bekasi. Bisa? Pasti bisa. Kuncinya, ada tidak
> niat Pemkab Bekasi menjadikan Situ Cibeureum sebagai daerah tujuan wisata.
>
> Sayang sekali, jika Situ Cibeureum dibiarkan begitu saja. Jika
> dikembangkan, berbagai aktivitas bisa dilakukan di Situ Cibeureum. Mulai
> dari baca-baca koran, olah raga, berperahu, wisata kuliner, memadu kasih,
> menghilangkan stres, memancing, hingga hanya sekadar ngadem di siang bolong.
>
> Situ Cibeureum ini tepatnya berada di Desa Lambang Jaya, Kecamatan Tambun
> Selatan, Kabupaten Bekasi. Dari Kota Bekasi berjarak se-kitar 12 kilometer
> dan dari Jalan Raya Tambun sekitar 3 kilometer. Lokasinya, persis di
> belakang Perumahan Grand Wisata.
>
> Tak ada penerangan
>
> Jika suatu saat Anda singgah di Situ Cibeureum, jangan takut kelaparan.
> Meskipun objek wisata ini belum ditata baik, pedagang makanan dan minuman
> lumayan banyak. Ada sekitar lima belas pedagang yang mengadu peruntungan di
> Situ Cibeureum ini.
>
> Akan tetapi, jika ada niat berwisata ke Situ Cibeureum, jangan terlalu
> sore. Para pedagang di sekitar objek wisata air ini hanya berope-rasi hingga
> pukul enam sore saja. Setelah itu, di Situ Cibeureum seolah tak ada
> kehidupan. Sepi, sunyi, dan gelap gulita. "Di objek wisata Situ Cibeureum
> ini belum ada listrik, Pak. Makanya, para pedagang di sini jualannya hanya
> sampai magrib saja," ujar Rita, yang sudah berdagang selama empat belas
> tahun.
>
> Kalau Situ Cibeureum bisa terang benderang, mungkin para pengunjung bisa
> betah berlama-lama. Tidak sedikit, para pengunjung yang menginginkan suasana
> malam di Situ Cibeureum. Dan, para pedagangpun aktivitasnya mungkin tidak
> sampai pukul enam lagi. "Ya kalau sudah ada listrik, mungkin saya bisa
> jualan sampai malam hari. Kalau sekarang mah takut, apalagi kalau turun
> hujan," katanya.
>
> Apa yang dikatakan dan diharapkan para pedagang di Situ Cibeureum ini,
> merupakan masukan yang sangat berharga bagi pemda setempat. Memang sudah
> waktu-nya, Situ Cibeureum dibenahi dan dilestarikan. Sayang kan, jika kelak
> Situ Cibeureum hanya tinggal namanya saja. Atau berubah fungsi menjadi
> kawasan perumahan atau industri. Semoga saja tidak. (Syamsul
> Bachri/PDR/-"Pikiran Rakyat" )***
>
> http://newspaper.pikiran-rakyat.com/prprint.php?mib=beritadetail&id=160222
>
>
>  
>

Kirim email ke