Nu pasti Santos jeung Oppenheimer geus sukses promosi bukuna, kalawan teu kudu promosi ku sorangan, da dipangpromosikeun ku urang Indonesia.
2010/12/1 Jalak Pakuan <[email protected]> > > > Induk peradaban indonesia teh jawa, induk peradaban jawa teh solo, > jadi induk peradaban dunia teh diwangun ku urang solo lain urang sunda. > > Makarya Mawa Raharja > > > ------------------------------ > *Dari:* mh <[email protected]> > *Kepada:* Ki Sunda <[email protected]> > *Terkirim:* Rab, 1 Desember, 2010 04:16:32 > *Judul:* [kisunda] Re: Teori Atlantis jeung Sundaland? > > > > Indonesia adalah Induk Peradaban Dunia > > SHUTTERSTOCK<http://www1.kompas.com/printnews/xml/2010/10/27/1856144/Indonesia.adalah.Induk.Peradaban.Dunia#> > Rabu, 27 Oktober 2010 | 18:56 WIB > > *JAKARTA, KOMPAS.com* - Hasil riset yang menyimpulkan bahwa Indonesia > sebagai induk peradaban dunia mendapat sorotan para peneliti di Indonesia. > Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) langsung merespon temuan Profesor > Stephen Oppenheimer, seorang ahli genetika dan struktur DNA manusia dari > Oxford University, Inggris tersebut sebagai bahan perdebatan yang menarik > untuk diungkapkan kepada publik. > > Dr. Hery Harjono, Deputi Ilmu Pengetahuan Kebumian (IPK) LIPI, > mengungkapkan bahwa menarik untuk mencermati penelitian yang menyebutkan > Indonesia merupakan awal peradaban dunia. Analisis yang sering dikenal > sebagai Teori Oppenheimer tersebut tertuang dalam buku karangannya berjudul > "Eden in the East". Menurutnya, pendapat tersebut tentu bisa menjadi > referensi bagi masyarakat Indonesia untuk melengkapi berbagai teori yang > telah berkembang. > > "Teorinya dikenal sebagai Oppenheimer Theory yang dengan tegas menyatakan > bahwa nenek moyang dari induk peradaban manusia modern (Mesir, Mediterania > dan Mesopotamia) adalah berasal dari tanah Melayu yang sering disebut dengan > *sunda land* (Indonesia)," paparnya dalam rilis pers yang diterima * > Kompas.com*, Selasa (27/10/2010). > > Dia menambahkan bahwa "Eden In The East" mendasarkan kesimpulannya kepada > penelitian yang dilakukan selama puluhan tahun. Dokter ahli genetik dengan > struktur DNA manusia tersebut, lanjutnya, melakukan riset struktur DNA > manusia sejak manusia modern ada selama ribuan tahun yang lalu hingga saat > ini dengan pendekatan dasar yang digunakan disiplin keilmuan kedokteran, > geologi, linguistik, antropologi, arkeologi, dan *folklore*. > > Lebih lanjut, Hery mengulas bahwa buku Prof. Dr. Stephen Oppenhenheimer > menegaskan orang-orang Polinesia (penghuni Benua Amerika) bukan berasal dari > China sebagaimana yang terpampang dalam setiap teks sejarah buku pelajaran, > melainkan dari orang-orang yang datang dari dataran yang hilang dari > pulau-pulau di Asia Tenggara. > > Penyebaran kebudayaan dan peradaban tersebut, sambungnya, disebabkan > "banjir besar" yang melanda permukaan bumi pada 30.000 tahun yang lalu. > "Inilah yang menarik diperdebatkan dan menjadi kontroversi karena > pertentangan dengan teori sebelumnya," pungkasnya. > > Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) bekerjasama dengan Ufuk > Publishing House menyelenggarakan seminar nasional bertajuk "Menelusuri > Jejak Sejarah: Indonesia Awal Peradaban Dunia?" Seminar ini berlangsung di > Widya Graha LIPI Lantai 1, Jl. Jend. Gatot Subroto 10 Jakarta pada Kamis > (28/10/2010) pukul 09.00 WIB. > > Pembicara utama (*keynote speaker*) seminar adalah Jimly Ash-Shiddiqie, > mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) RI. Kemudian, pembicara tamu dari > Oxford University, Inggris yakni Prof. Dr. Stephen Oppenheimer dan Dr. Frank > Joseph Hoff dari University of Washington. Sementara, pembicara lainnya > yaitu Prof. Dr. Sangkot Marzuki dari Lembaga Eijkman dan Dr. Eko Yulianto > dari Pusat Penelitian Geoteknologi LIPI. > > *Tri Wahono* > > *Dapatkan artikel ini di URL:* > > http://www.kompas.com/read/xml/2010/10/27/1856144/Indonesia.adalah.Induk.Peradaban.Dunia > > > > >
