Tah ieu pinterna urang israel, pinter muji2, muji pinter supaya bodo....contona 
muji nagara beunghar jamrut khatulistiwa gemah ripah lon jinawi, irung kembung 
teu ngarasa dicekek ku hutang.... Muji indonesia, urang sunda induk peradaban 
padahal..........
 
Makarya Mawa Raharja




________________________________
Dari: "[email protected]" <[email protected]>
Kepada: [email protected]
Terkirim: Rab, 1 Desember, 2010 04:40:03
Judul: Re: Bls: Bls: Bls: [kisunda] Re: Teori Atlantis jeung Sundaland?

  
Leres kang, akang mah ppinter, bah jebe oge ketang 
Powered by Telkomsel BlackBerry®
________________________________

From: Jalak Pakuan <[email protected]> 
Sender: [email protected] 
Date: Wed, 1 Dec 2010 20:38:37 +0800 (SGT)
To: <[email protected]>
ReplyTo: [email protected] 
Subject: Bls: Bls: Bls: [kisunda] Re: Teori Atlantis jeung Sundaland?
  
Guminter, api2 pinter.....supaya teu minder nulis na milis kisunda nu 
palalinter.




________________________________
Dari: "[email protected]" <[email protected]>
Kepada: [email protected]
Terkirim: Rab, 1 Desember, 2010 04:34:15
Judul: Re: Bls: Bls: [kisunda] Re: Teori Atlantis jeung Sundaland?

  
Taaaaaah kang jalak tea atuh pinter 
Powered by Telkomsel BlackBerry®
________________________________

From: Jalak Pakuan <[email protected]> 
Sender: [email protected] 
Date: Wed, 1 Dec 2010 20:31:20 +0800 (SGT)
To: <[email protected]>
ReplyTo: [email protected] 
Subject: Bls: Bls: [kisunda] Re: Teori Atlantis jeung Sundaland?
  
Percaya bah Imun rek sakumaha tarikna urang sunda kongkorongok ngaku induk 
peradaban, tetep  urang jawa mah kukuruyuk yen manehna nu boga lalakon.
 
Makarya Mawa Raharja




________________________________
Dari: "[email protected]" <[email protected]>
Kepada: [email protected]
Terkirim: Rab, 1 Desember, 2010 04:24:39
Judul: Re: Bls: [kisunda] Re: Teori Atlantis jeung Sundaland?

  
Beu, beuki mahiwal ari si akang nya 
Powered by Telkomsel BlackBerry®
________________________________

From: Jalak Pakuan <[email protected]> 
Sender: [email protected] 
Date: Wed, 1 Dec 2010 20:21:29 +0800 (SGT)
To: <[email protected]>
ReplyTo: [email protected] 
Subject: Bls: [kisunda] Re: Teori Atlantis jeung Sundaland?
  
Induk peradaban indonesia teh jawa, induk peradaban jawa teh solo,  jadi induk 
peradaban dunia teh diwangun ku urang solo lain urang sunda.
 
Makarya Mawa Raharja




________________________________
Dari: mh <[email protected]>
Kepada: Ki Sunda <[email protected]>
Terkirim: Rab, 1 Desember, 2010 04:16:32
Judul: [kisunda] Re: Teori Atlantis jeung Sundaland?

  
Indonesia adalah Induk Peradaban Dunia
 SHUTTERSTOCK

Rabu, 27 Oktober 2010 | 18:56 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com - Hasil riset yang menyimpulkan bahwa Indonesia sebagai 
induk peradaban dunia mendapat sorotan para peneliti di Indonesia. Lembaga Ilmu 
Pengetahuan Indonesia (LIPI) langsung merespon temuan Profesor Stephen 
Oppenheimer, seorang ahli genetika dan struktur DNA manusia dari Oxford 
University, Inggris tersebut sebagai bahan perdebatan yang menarik untuk 
diungkapkan kepada publik.
Dr. Hery Harjono, Deputi Ilmu Pengetahuan Kebumian (IPK) LIPI, mengungkapkan 
bahwa menarik untuk mencermati penelitian yang menyebutkan Indonesia merupakan 
awal peradaban dunia. Analisis yang sering dikenal sebagai Teori Oppenheimer 
tersebut tertuang dalam buku karangannya berjudul "Eden in the East". 
Menurutnya, pendapat tersebut tentu bisa menjadi referensi bagi masyarakat 
Indonesia untuk melengkapi berbagai teori yang telah berkembang. 


"Teorinya dikenal sebagai Oppenheimer Theory yang dengan tegas menyatakan bahwa 
nenek moyang dari induk peradaban manusia modern (Mesir, Mediterania dan 
Mesopotamia) adalah berasal dari tanah Melayu yang sering disebut dengan sunda 
land (Indonesia)," paparnya dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Selasa 
(27/10/2010).

Dia menambahkan bahwa "Eden In The East" mendasarkan kesimpulannya kepada 
penelitian yang dilakukan selama puluhan tahun. Dokter ahli genetik dengan 
struktur DNA manusia tersebut, lanjutnya, melakukan riset struktur DNA manusia 
sejak manusia modern ada selama ribuan tahun yang lalu hingga saat ini dengan 
pendekatan dasar yang digunakan disiplin keilmuan kedokteran, geologi, 
linguistik, antropologi, arkeologi, dan folklore. 


Lebih lanjut, Hery mengulas bahwa buku Prof. Dr. Stephen Oppenhenheimer 
menegaskan orang-orang Polinesia (penghuni Benua Amerika) bukan berasal dari 
China sebagaimana yang terpampang dalam setiap teks sejarah buku pelajaran, 
melainkan dari orang-orang yang datang dari dataran yang hilang dari 
pulau-pulau 
di Asia Tenggara.
Penyebaran kebudayaan dan peradaban tersebut, sambungnya, disebabkan "banjir 
besar" yang melanda permukaan bumi pada 30.000 tahun yang lalu. "Inilah yang 
menarik diperdebatkan dan menjadi kontroversi karena pertentangan dengan teori 
sebelumnya," pungkasnya.
Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) bekerjasama dengan Ufuk Publishing 
House menyelenggarakan seminar nasional bertajuk "Menelusuri Jejak Sejarah: 
Indonesia Awal Peradaban Dunia?" Seminar ini berlangsung di Widya Graha LIPI 
Lantai 1, Jl. Jend. Gatot Subroto 10 Jakarta pada Kamis (28/10/2010) pukul 
09.00 
WIB.

Pembicara utama (keynote speaker) seminar adalah Jimly Ash-Shiddiqie, mantan 
Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) RI. Kemudian, pembicara tamu dari Oxford 
University, Inggris yakni Prof. Dr. Stephen Oppenheimer dan Dr. Frank Joseph 
Hoff dari University of Washington. Sementara, pembicara lainnya yaitu Prof. 
Dr. 
Sangkot Marzuki dari Lembaga Eijkman dan Dr. Eko Yulianto dari Pusat Penelitian 
Geoteknologi LIPI.
Tri Wahono 
Dapatkan artikel ini di URL:
http://www.kompas.com/read/xml/2010/10/27/1856144/Indonesia.adalah.Induk.Peradaban.Dunia







Kirim email ke