Mh, si kuring leuwih kataji ku maca tulisan tina media anu dicutat ku Mh
ngeunaan "wikileaks". Nyaan, ku alesan bisnis mah kabebasan informasi di
nagara-nagara "embah" na kabebasan oge bisa pilihkasih.

Nyimpang saeutik, naok maksud kecap "leak" dina "Wikileaks"? Naha maksudna
"rembes" atawa "bocor"?

manar

2010/12/6 mh <[email protected]>

>
>
> Cing baraya ngulayaban ka Wikileaks, aya teu nya nu pakait jeung urang
> Sunda, atawa Indonesia?
>
> http://wikileaks.org/
>
> =========
> Inilah Ratusan Mirror Domain WikiLeaks
>   Getty Images
> <http://www1.kompas.com/printnews/xml/2010/12/05/19123381/Inilah.Ratusan.Mirror.Domain.WikiLeaks#>
> Julian Assange, pendiri situs penyingkap aib, WikiLeaks.
>  Minggu, 5 Desember 2010 | 19:12 WIB
>
> *KOMPAS.com *- Ada anekdot berbasis fakta yang menggelitik soal kebebasan
> informasi di Internet. Jika pemerintah di negeri-negeri Komunis macam
> Tiongkok atau Korea Utara tidak suka pada situs tertentu, mereka akan
> memblokir supaya tidak bisa diakses warganya.
>
> Tetapi di Barat, terutama Amerika Serikat, pemerintah malah
> menghancurkannya. Faktanya, *WikiLeaks *dikeroyok bukan hanya oleh lembaga
> pemerintah tetapi juga korporasi-korporasi AS yang semula digunakan jasanya
> oleh situs *WikiLeaks*.
>
> Misalnya, alamat *WikiLeaks.Org *dihapus permanen oleh penyedianya, *
> EveryDNS.net* setelah *WikiLeaks.org *menjadi sasaran "serangan yang
> menghalangi akses (DDoS)".
>
> "Serangan-serangan itu, dan juga serangan selanjutnya, akan mengancam
> stabilitas prasarana *EveryDNS.net *yang menyediakan akses bagi hampir
> 500.000 situs lainnya," dalihnya.
>
> Segera sesudah itu, pendiri *WikiLeaks, *Julian Assange, dan timnya
> menyewa tiga domain baru di Eropa;  *WikiLeaks.de* (Jerman), *WikiLeaks.fi
> *(Finlandia) dan *WikiLeaks.nl *(Belanda).
>
> Perkembangan terakhir, ternyata di luar ketiga domain itu, masih banyak
> lagi *mirror domain, *sebagai cadangan* *bagi database *WikiLeaks. *
> Ratusan* mirror domain *itu agaknya dikerjakan secara sukarela oleh para
> penyokong kebebasan informasi. Susunan tautannya silakan klik di 
> sini<http://www.twitlonger.com/show/79s9r1>
> .
>
> http://www.twitlonger.com/show/79s9r1
>
> Maka, betul kata *WikiLeaks* sebagaimana ditulis melalui akun *Twitter*nya,
> Minggu (5/12/2010), "Jegal kami, maka kami akan lebih menjadi kuat lagi."
>
> Di *Twitter *pula, orang-orang bergunjing soal kata *WikiLeaks *yang tak
> sekali pun nongol sebagai *trending topics*, tema yang paling banyak
> dibicarakan pengguna *Twitter *sejagat. Ia masih kalah dengan kata
> "Bachdim" yang merujuk pada nama Irfan Bachdim, idola baru hanya bagi warga
> Indonesia itu.
>
> Padahal, kata "WikiLeaks" sedang naik daun luar biasa. Bahkan, seperti juga
> diakui *WikiLeaks*, kata "WikiLeaks" sekarang dua kali lipat lebih populer
> dibanding "Wikipedia", ensiklopedia online yang jauh lebih dulu berdiri dan
> tak berhubungan dengan WikiLeaks.
>
> Hasil pencarian untuk kata "Wikipedia" di *Google*, menunjukkan
> 207.000.000 entri, sedangkan kata "Wikileaks" mencapai 415.000.000 entri.
> Maka, orang-orang pun berkicau, apakah *Twitter *juga menyensor kata
> "WikiLeaks"?
>
> *Dapatkan artikel ini di URL:*
>
> http://www.kompas.com/read/xml/2010/12/05/19123381/Inilah.Ratusan.Mirror.Domain.WikiLeaks
>
>
>
>  
>

Kirim email ke