--- On Wed, 12/29/10, oman abdurahman <[email protected]> wrote:
Bila mengacu kepada naskah Pustaka Rajyarajya I Bhumi Nusantara (Pustaka
tentang kerjaan-kerajaan di Nusantara yang ditulis oleh Pangeran Wangsakerta
dkk di Cirebon 1677 M, dalam Rintisan Penelusuran Masa Silam Sejarah Jawa
Barat. Jilid I. PEMDA PROVINSI DT I. JAWA BARAT. 1983-1984), dijelaskan bahwa:
ØAwal masa penciptaan, permukaan bumi ini menyerupai bola api yang bercahaya,
Øberjuta tahun kemudian permukaan bumi menjadi dingin,
Økemudian terbentukalah pegunungan dan lautan,
Øberjuta kemudian tumbuhlah tumbuhan-tumbuhan kecil,
Ømuncul pula hewan dan berjenis ikan di lautan,
Øtumbuh pohon berukuran besar,
Ømuncullah mahluk hewan raksasa beraneka rupa,
Ømuncul pula hewan, unggas dsb,
Ølama berselang kemudian hidup makhluk berwujud manusia tingkatan sederhana,
manusia purba, manusia hewan,
Øberjuta tahun kemudian muncul manusia separuh hewan separuh manusia,
ØSelanjutnya beribu tahun kemudian muncullah mahluk berupa manusia dari tingkat
yang paling rendah sampai akhirnya muncul manusia sempurna. Seperti tingkatan
manusia dewasa ini.
Selanjutnya P. Wangsakerta dkk menginformasikan ada 9 kali kelompok pendatang
dari benua utara dalam kurun waktu 10.000 th sebelum Caka sampai awal tarikh
Caka.
===================================================
Upami ningali dina umur naskah anu medal na tahun 1677 M, atuh lamun kitu
caritana,
bibit teori evolusi Darwin sigana kenging ilham ti Naskah Wangsakerta !!
Padahal Charles Darwin ngaluarkeun teori anu diserat dina buku, On the Origin
of Species by Means of Natural Selection, or the Preservation of Favoured Races
in the Struggle for Life,” Kirang langkung taun 1832-an .
Kikitu-kukieu na, Adam Tunggal mimitina aya ti Baduy, kaci we nya.