Panitia na saha Mang ??...sugan teh Mang Oca panitia na ti Bandung.

"....ulah poho, yen aya oge raja "ciptaan" walanda numatak seragamna lolobana 
mirip para bangsawan di eropa tuluy dipake ku para bupati , eta saragam 
teh....." teu aneh Mang matak sukses walanda 350 tahun diurang. Mun rek sukses 
budaya teh kedah diadaptasi mun diganti mah pasti moal lila.
TM
--- Pada Sen, 7/2/11, Roza R. Mintaredja <[email protected]> menulis:

Dari: Roza R. Mintaredja <[email protected]>
Judul: Re: [kisunda] Saresehan Sultan dan Raja Nusantara?
Kepada: [email protected]
Tanggal: Senin, 7 Februari, 2011, 6:20 PM















 
 



  


    
      
      
      tah eta, carita keberadaan kerajaan jeung kesultanan,kumaha posisina di 
kaayaan kiwari?apakah hanya sebagai "etalase' budaya wungkulda eta para beliau 
teh, ku keukeuh mempertahankan silsilah para raja
padahal silsilah anu resmi aya , nembe ti kl abad ka xviiilolobana 
dipangnyusunkeun ku walandaari samemehna bisa dipaluruh kitu?ulah poho, yen aya 
oge raja "ciptaan" walanda
numatak seragamna lolobana mirip para bangsawan di eropatuluy dipake ku para 
bupati , eta saragam teh.hn*R3M


2011/2/5 mh <[email protected]>
















 



  


    
      
      
      Bandung Tuan Rumah Pertemuan Sultan dan Raja Nusantara                    
        
          

                                            
            
                                          


    
    
                  
  
    
  
  
  
  
  
    

  
  
  
        Jumat, 04/02/2011 - 19:01
      

  
        BANDUNG, (PRLM).- Kota Bandung rencananya bakal menjadi tuan 
rumah dalam acara Silaturahmi Nasional Raja dan Sultan Nusantara II. 
Acara yang digelar pada bulan Juni mendatang itu, akan dipusatkan di 
Gedung Merdeka. Sekitar 220 raja dan sultan se-Indonesia, kemungkinan 
bakal hadir dalam acara tersebut.
Rencana itu diungkapkan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan di Gedung Sate,
 Jumat (4/2) siang, usai menerima rombongan Badan Pekerja Silaturahmi 
Nasional Raja dan Sultan Nusantara II. Presiden RI Susilo Bambang 
Yudhoyono rencananya juga akan menghadiri acara tersebut. "Tadi kami 
membahas teknis persiapan untuk acara tersebut. Melalui acara itu, 
diharapkan bisa mendongkrak sektor pariwisata Jabar dan
mempererat komunikasi antar daerah khususnya yang masih memiliki kesultanan dan 
keraton," ujarnya.

Sementara itu, Sultan Sepuh XIV Keraton Kasepuhan Cirebon PRA Arief 
Natadiningrat menjelaskan, acara itu akan berlangsung tanggal 24-26 
Juni. Acara akan dihadiri sekitar 1.000 tamu undangan. "Untuk raja dan 
sultan se-Nusantara yang sudah dikonfirmasi, insya Allah ada 220 yang 
bakal hadir," ujarnya.
Arif menambahkan, acara berisi berbagai agenda yang intinya 
mempererat tali silaturahmi. Ada juga pembahasan tentang keberadaan 
keraton dalam kebijakan nasional. "Termasuk sosialisasi potensi budaya 
dan pariwisata dari masing-masing daerah," katanya. 
(A-128/A-88)***http://www.pikiran-rakyat.com/node/134269

  


    
     

    
    






  










    
     

    
    


 



  










Kirim email ke