uin baheula nyebutna aki uding, kitu ceuk indung mun keur ulin ka Serang, aki cokat/dr sudradjat prawiranagara. rayina aki uding, duka hilap deui anu sanesna. manawi aya anu emut. da baheula ma sok sering jarah ka masjid agung sareng mang cokat teh. indung ti nini/banten ari aki uin ti indung ti garut. ah jadi pancakaki ieumah. punten asa kaemutan deui.teu terang aki uding jadi pejuang.asana baheula foto2na aya di imah/bogor. hn*R3M
On 3/1/11, Mang Kabayan New Kasep <[email protected]> wrote: > Ari lahir di Serang mah atuh kasebut urang sunda lainnya? > > From: [email protected] [mailto:[email protected]] On > Behalf Of Ki Hasan > Sent: 01 Maret 2011 4:54 > To: Ki Sunda; Baraya Sunda > Subject: [Baraya_Sunda] Re: Tokoh - Sjafrudin Prawiranegara > > > Satu Abad Menkeu Sjafruddin Prawiranegara... > Selasa, 1 Maret 2011 | 03:18 WIB > Banyak orang mungkin lebih mengenal Sjafruddin Prawiranegara sebagai tokok > politik kemerdekaan Indonesia. Padahal, pria kelahiran Serang, Banten, 28 > Februari 1911, ini adalah menteri keuangan pertama negeri ini. > Hal itu mengemuka dalam kegiatan Peringatan Satu Abad Sjafruddin > Prawiranegara (1911-2011) di Kantor Bank Indonesia (BI) Jakarta, Senin > (28/2). Kegiatan yang disertai acara peluncuran buku Biografi Mr Sjafruddin > Prawiranegara, Presiden/Ketua PDRI (Pemerintah Darurat Republik Indonesia) > itu dihadiri Wakil Presiden Boediono. > Ketua panitia Peringatan Satu Abad Sjafruddin Prawiranegara, AM Fatwa, > berpendapat, pemerintah perlu mempertimbangkan pemberian gelar pahlawan > nasional kepada almarhum dengan mempertimbangkan kiprahnya dalam bidang > ekonomi, politik, dan sosial. > Boediono menilai kegiatan peringatan seabad Sjafruddin ini sangat penting > untuk mengangkat kembali sosok dan kiprah Sjafruddin Prawiranegara. Sebagai > tokoh penting di era kemerdekaan, masih banyak peran penting almarhum yang > tidak tercatat dalam dokumentasi sejarah. Padahal, kiprah dan jasanya dalam > berbagai bidang, khususnya ekonomi dan politik, perlu diangkat, > diperkenalkan, dan diambil sisi positifnya. > Dari catatan biografi, Sjafruddin pernah menjabat Presiden/Ketua > Pemerintahan Darurat RI (PDRI) merangkap Menteri Pertahanan serta Menteri > Penerangan dan Urusan Luar Negeri saat pemerintahan RI di Yogyakarta > dikuasai Belanda setelah agresi militer kedua (19 Desember 1948). Saat itu > Presiden Soekarno bersama Wakil Presiden Mohammad Hatta diasingkan ke > Bangka. > ”Gunting Sjafruddin” > Selama era kemerdekaan, Sjafruddin pernah menjabat sebagai Wakil Perdana > Menteri, Menteri Keuangan, dan Menteri Kemakmuran. Ia menjadi Wakil PM tahun > 1946, Menteri Keuangan yang pertama tahun 1946, dan Menteri Kemakmuran tahun > 1947. Saat menjabat sebagai Menteri Kemakmuran, terjadi agresi militer > Belanda kedua. Agresi ini mengakibatkan pembentukan PDRI di Sumatera. > Seusai menyerahkan kembali kekuasaan PDRI, ia menjabat sebagai Wakil PM > tahun 1949, kemudian Menteri Keuangan tahun 1949-1950. Selaku Menteri > Keuangan dalam Kabinet Hatta, Maret 1950 ia memotong uang bernilai Rp 5 > lebih hingga separuh. Kebijakan moneternya dikritik dan dikenal dengan > julukan ”Gunting Sjafruddin”. > Sjafruddin menjadi Gubernur Bank Sentral Indonesia yang pertama tahun 1951. > Sebelumnya, ia adalah Presiden Direktur Javasche Bank yang terakhir, kelak > menjadi Bank Sentral Indonesia. Ia menulis buku Sejarah Moneter dibantu Oei > Beng To, Direktur Utama Lembaga Keuangan Indonesia. > Memasuki masa tuanya, ia menjadi seorang mubalig. Namun, tokoh Partai > Masyumi (Majelis Syuro Muslimin Indonesia) ini kerap dilarang berkhotbah. > Juni 1985, ia diperiksa karena isinya khotbahnya yang keras, di Tanjung > Priok, Jakarta. Beliau meninggal dunia, 15 Februari 1989 di Jakarta. > (ONI/WHY) > > Dapatkan artikel ini di URL: > http://www.kompas.com/read/xml/2011/03/01/03182969/.Satu.Abad.Menkeu.Sjafruddin.Prawiranegara. > > > > ------------------------------------ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/kisunda/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/kisunda/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
