Mobil Ahmadinejad Terjual 2,5 Juta Dolar
Kamis, 03/03/2011 - 00:06
  [image: REUTERS/"PRLM"]
REUTERS/"PRLM"
Seorang gadis berpose di sebelah mobil Peugeot 504 tahun 1977 milik Presiden
Iran Mahmoud Ahmadinejad yang telah dilelang untuk amal dan terjual senilai
2,5 juta dolar AS.*

TEHERAN, (PRLM).- Mobil Peugeout 504 keluaran 1977 milik Presiden Iran
Mahmoud Ahmadinejad terjual senilai 2,5 juta dolar AS (sekitar 22,5 miliar
rupiah) dalam lelang antarbangsa pada Selasa, kata laman badan pemerintah.

"Perusahaan pembeli mobil itu dengan nilai 25 miliar rial tidak ingin
disebutkan jatidirinya", kata Badan Kesejahteraan Negara (SWO) setelah
lelang di kota baratdaya Abadan.

"Klien saya membeli mobil tersebut karena ketertarikan pribadi kepada
Presiden Ahmadinejad dan semangat anti-kesombongan dan anti-Zionisme sang
presiden," kata pengacara Mahmoud Esari, yang bertindak atas nama pembeli
mobil itu.

Ketua Badan Kesejahteraan Ahmad Esfandiari mengatakan "terdapat lebih dari
setengah juta peminat, yang terdaftar sebagai penawar di situs SWO,
kebanyakan dari mereka beralasan karena Presiden Ahmadinejad memiliki hidup
sederhana dan karena prinsip anti-kesombongan dan anti-Zionis".

Ia mengatakan tawaran itu datang dari "Eropa, Asia dan AS". Pada 1 Januari,
Ahmadinejad meluncurkan laman www.ahmadinejad-car.com untuk mengundang
tawaran lelang bagi mobilnya, yang dananya digunakan untuk membiayai
pembangunan 60.000 rumah bagi warga cacat dan perempuan miskin, yang bekerja
untuk keluarga mereka.

Ahamdinejad selalu mencitrakan diri sebagai "presiden rakyat" dan teman kaum
miskin.

Setelah pertama kali terpilih sebagai presiden pada 2005, ia diwajibkan oleh
undang-undang untuk mengungkapkan hartanya dan kemudian mendaftarkan rumah
berusia 40 tahun dengan luas 175 meter persegi di daerah kelas menengah
bawah di timur Teheran, tabungan di dua bank dan mobil Peugeot tua sebagai
hartanya.

Setelah terpilih lagi secara kontroversial pada 2009, Ahmadinejad berjanji
melakukan "reformasi perumahan, tenaga kerja dan ekonomi" sebagai agenda
utama setelah harga rumah meningkat pada masa bakti pertamanya.
(A-26/afp).***

http://www.pikiran-rakyat.com/node/136936

Kirim email ke