Di kampung sim abdi mah seueur batik di daerah ciroyom, Cipedes
________________________________ Dari: nurul <[email protected]> Kepada: [email protected] Terkirim: Kam, 3 Maret, 2011 10:14:41 Judul: [kisunda] Bagaimanakah nasib pengusaha Batik Tasikmlaya sekarang? Ada beberapa pertanyaan yang ingin saya ajukan akang2, teteh2.... Mohon perhatiannya^^... 1)Benarkah bahwa Batik Tasik kalah tenar dengan Batik dari daerah lainnya di Indonesia? Jika ya, kenapa? apakah campurtangan pemerintah menentukan perkembangan industri tasik? 2)Di kampung saya, batik Tasik kalah laku dengan batik Pekalongan, Solo,dll. Apakah ini menunjukkan batik Tasik kurang berkembang? 3)Jika menurut Anda, batik Tasik bernilai tinggi, apakah yang menjadi nilai jual dan corak khas yang membedakan dengan batik di luar Tasik? 4)Apa yang menyebabkan para pengusaha Batik Tasik dapat bertahan hingga sekarang ini? 5)Ada yang bertanya kepada saya, bagaimanakah nasib para pengusaha batik Tasikmalaya dikarenakan usahanya dirasakan fluktuatif (naik turun)? Hapunten kapanjangan... Mohon masukannya... Diantos pisan balesannana... Haturnuhun atas perhatosannana.. wslm...
