Bisi aya baraya nu katarajang ku masalah gangguan psikologis, mangga ieu
geura aya konsultasi
terapi khas psikolog geulis.


======
Terapi Bugil ala Psikolog Muda

Kamis, 03 Maret 2011 | 20:00 WIB

*TEMPO Interaktif*, *New York* - Sarah White, seorang psikolog punya jurus
ampuh untuk mengorek isi hati kliennya: bugil. *Yup*, Sarah menggunakan
terapi telanjang bagi kliennya. Perempuan 24 tahun ini menanggalkan seluruh
pakaiannya ketika melakukan sesi tanya jawab dengan kliennya.

Uniknya lagi, Sarah yang buka praktek di New York, Amerika Serikat ini tidak
langsung menanggalkan pakaiannya. Tapi dia mencopotnya satu persatu. Mulai
dari blazer, kemeja, celana sampai akhirnya tentu saja pakaian dalamnya. Tak
heran bila kliennya kebanyakan laki-laki.

Sarah yakin terapi ini membawa kliennya ke alam bawah sadar sampai akhirnya
kliennya terbuka dan menceritakan seluruh masalahnya. "Aku menggunakan
kekuatan gairah yang bisa membuat memegang kendali," kata Sarah kepada New
York Daily News. "Sesi terapi pun lebih menyenangkan."

Untuk sesi awal Sarah mematok harga US$150 atau sekitar Rp 1,3 juta.
Biasanya konsultasi pertama dimulai lewat kamera web satu arah dan chating.
Setelah itu lewat video dua arah via Skype dan untuk beberapa kasus kliennya
bisa bertemu muka.

Sampai saat ini, Sarah punya 30 klien dengan beragam latar belakang. Ada
mahasiswa yang punya masalah seksual, ada pria paruh baya yang punya
hubungan  asmara tapi ada juga klien perempuan yang suka chating dengannya.

"Terapi bugil sangat terbuka bagi siapapun, tujuannya untuk menunjukkan ke
klien, tidak ada yang saya tutupi dan ini mendorong mereka untuk lebih
jujur," kata Sarah. Nah, untuk klien laki-laki, terapi bugil bisa membuat
mereka fokus dan berbicara terbuka. "Freud menggunakan teknik free
association, aku menggunakan teknik bugil."

Tertarik? Anda bisa mengunjungi situsnya di sarahwhitelive.com untuk membuat
perjanjian. Namun dia mengakui terapi bugil  ini tidak disetujui oleh
asosiasi kesehatan jiwa. Dan dia juga belum mendapatkan lisensi resmi
sebagai terapis. Yang jelas, dia didukung pacarnya. "Tapi orang tuaku belum
tahu, aku harus memberi tahu sebelum mereka membacanya di koran," katanya.

Psikolog klinis, Diana Kirschner tidak setuju dengan terapi bugil yang
dilakukan Sarah. "Ini bukan terapi tapi ini adalah bentuk pornografi
interaktif lewat internet," katanya. Menurut dia semua bentuk interaksi
seksual melanggar kode etik Asosiasi Psikolog Amerika.

*DAILY MAIL | PGR *
http://www.tempointeraktif.com/hg/oops/2011/03/03/brk,20110303-317510,id.html

Kirim email ke