kuayana reformasi di  timteng mudah mudahan tiasa ngarobah sistem kekuasan
absolut, nitenan hiji hadits (shahih) yen Imam Mahdi disusul ku Nabi Isa
bakal muncul di timteng, sanggeus hiji raja arab maot, bakal mawa
kasejahteraan umat jeung oge tanda tanda kiamat, wallou alam

2011/3/6 Ki Hasan <[email protected]>

>
>
> Arab Saudi Siaga Kerusuhan
>
> Minggu, 06 Maret 2011 | 08:48 WIB
>
> *TEMPO Interaktif*, *Riyadh* - Pemerintah Arab Saudi menggerakkan ribuan
> personel keamanan ke kota-kota di provinsi muslim Syiah di timur laut. Di
> jalan tol menuju Dammam dan kota kota di wilayah itu tampak lusinan
> kendaraan militer dan bus penuh tentara berjalan beriringan. "Pemerintah
> Arab Saudi mengerahkan 10 ribu anggota pasukan keamanan ke provinsi muslim
> Syiah di timur laut itu," tulis harian The Independent dan Telegraph
> kemarin.
>
> Pengerahan pasukan itu dipicu demonstrasi di wilayah tersebut pada Jumat
> lalu. Ratusan pendemo berpawai di Kota Al-Hufuf, Al-Ahsa, dan Al-Qatif.
> Mereka mengecam penahanan Sheikh Tawfiq al-Amer. Ulama Syiah itu ditangkap
> 25 Februari lalu setelah mengirim sebuah petisi agar Arab Saudi seharusnya
> menjadi monarki konstitusional. Dalam demonstrasi yang diprovokasi oleh
> pemberontakan Syiah di Bahrain itu, sedikitnya 22 demonstran di Qatif
> diciduk. Qatif adalah area yang paling banyak dihuni warga muslim Syiah.
>
> Demonstrasi juga terjadi di Ibu Kota Riyadh untuk pertama kalinya. Sekitar
> 200 demonstran berkumpul di depan Masjid Al-Rajhi, Riyadh. Massa memprotes
> pemerintah yang dinilai korup. Saat helikopter polisi terbang di atas massa,
> mereka berteriak, "Pencuri, pencuri, di mana uang 200 miliar riyal?"
>
> Oposisi Arab Saudi menyatakan gerakan ini baru permulaan. Mereka berencana
> menggalang paling tidak 20 ribu warga Riyadh dan provinsi-provinsi timur
> laut dalam enam hari ke depan untuk menuntut pemberantasan korupsi. Jika
> mungkin, mereka juga ingin mendepak Keluarga Saud yang berkuasa.
>
> Untuk menggalang dukungan, mereka menggunakan e-mail dan Facebook. Melalui
> media ini mereka mengajak warga muslim Sunni bergabung dalam demonstrasi
> besar bertajuk "Hari Kemarahan" pada 11 Maret mendatang. Mereka berencana
> menempatkan para perempuan yang ikut protes di garis depan buat mencegah
> pasukan keamanan menembaki mereka selama demonstrasi.
>
> Untuk meredam amarah rakyat, Raja Abdullah, dua pekan lalu, membagikan
> paket uang kontan senilai US$ 36 miliar kepada rakyat. Dia juga mengampuni
> sejumlah tahanan politik dan menaikkan gaji pegawai negeri sebesar 15
> persen. Selain itu, Abdullah mengancam pemerintah Bahrain. Dia menegaskan,
> jika Bahrain tak memadamkan revolusi Syiah, pasukannyalah yang akan
> membereskan.
> *The Independent | Press TV | Reuters | dwi arjanto
>
> http://www.tempointeraktif.com/hg/timteng/2011/03/06/brk,20110306-317887,id.html
> *
> 
>

Kirim email ke