BPKSNT Selamatkan Naskah Sunda
Kamis, 10/03/2011 - 22:17
  [image: RETNO HY/"PRLM"]
RETNO HY/"PRLM"
Naskah kuno yang berhasil diselamatkan oleh Balai Pengelolaan Kepurbakalaan,
Sejarah dan Nilai Tradisional.*

BANDUNG,(PRLM).- Balai Pengelolaan Kepurbakalaan, Sejarah dan Nilai
Tradisional (BPKSNT) akan melakukan proses penterjemahan dan transliterasi
naskah-naskah Sunda kuno yang berada di tangan masyarakat.

Selain sebagai upaya penyelamatan asset naskah Sunda kuno yang semakin
langka, hal tersebut dilakukan agar masyarakat mudah mempelajari dan
membacanya.

Dikatakan Kepala BPKSNT, Wawan Ridwan, SE.MM., kepada PRLM, Kamis di
Bandung, hingga saat ini banyak naskah Sunda kuno yang menjadi kekayaan
ataupun warisan keluarga maupun koleksi pribadi yang belum diterjemahkan
ataupun ditransliterasi.

“Karenanya, tahun ini kami (BPKSNT) bekerjasama dengan Pusat Studi Sunda
(PSS) dan Masyarakat Pernaskahan Nusantara (Manasa) sedang mempersiapkan dan
menyusun langkah-langkah yang akan diambil, guna penyelamatan sejumlah
naskah kuno, salah satunya di Kab. Garut,” ujar Wawan.

Dikatakan Wawan, naskah yang berasal dari Kab. Garut dan sekitarnya yang
hendak diterjemahkan atau ditransliterasi sebanyak sepuluh naskah Sunda
Kuno. Terjemahan naskah kuno melalui penerbitan buku diharapkan akan
bermanfaat, serta naskah aslinya yang terbuat dari daun lontar, kulit kayu
atau kertas yang sudah berumur ratusan tahun itu tidak rusak.

Menurut Wawan, kerangka warisan nenek moyang itu bukan hanya bentuk fisiknya
saja yang harus dirawat dan dipelihara, melainkan kandungan isi naskahnya
pun perlu dilestarikan. “Hal ini tertuang dalam amanat Undang-undang RI
Nomor 11 tahun 2010 tentang Cagar Budaya,” ujar Wawan. (A-87/A-26).***

http://www.pikiran-rakyat.com/node/137719

Kirim email ke