Asal Muasal Bahasa Manusia Terkuak
  
SHUTTERSTOCK<http://www1.kompas.com/printnews/xml/2011/04/18/12185214/Asal.Muasal.Bahasa.Manusia.Terkuak#>
  Senin, 18 April 2011 | 12:18 WIB

*KOMPAS.com* — Sebuah studi yang baru-baru ini dirilis menguak misteri asal
muasal bahasa yang digunakan manusia. *Science Magazine* edisi 15 April 2011
mengungkapkan, bahasa yang digunakan oleh manusia pertama kali muncul di
selatan Afrika. Dari sanalah kemudian bahasa ini menyebar ke seluruh dunia.

Peneliti dari Universitas Auckland, Selandia Baru, Quentin Atkinson,
melakukan studi dengan menelusuri rekam jejak bahasa dengan cara memecah 504
bahasa ke dalam komponen terkecilnya yang disebut sebagai fonem. Fonem
berasal dari bahasa Latin, *phonema*, yang berarti suara yang diucapkan.
Penelitian menunjukkan, semakin beragamnya fonem yang dimiliki oleh suatu
bahasa menunjukan bahasa itu menjadi sumber dari bahasa-bahasa lain yang
lebih sedikit memiliki fonem.

Penelitiannya sampai pada kesimpulan bahwa semakin jauh sekelompok manusia
berkelana dari Afrika dalam rekam jejak sejarahnya, semakin sedikit fonem
yang digunakan dalam bahasa mereka. Ini mengartikan bahwa sebagaimana
diprediksikan dalam studi tersebut, bahasa-bahasa di Amerika Selatan dan
Kepulauan Pasifik memiliki fonem paling sedikit, sedangkan bahasa-bahasa di
Afrika memiliki fonem terbanyak.

Ternyata, pola ini juga memiliki kesamaan dengan studi terhadap genetik
manusia. Sebagaimana dipaparkan sebagai peraturan umum, semakin jauh
seseorang keluar dari Afrika, yang dianggap secara luas sebagai asal muasal
nenek moyang manusia, semakin kecil perbedaan antara individu dalam populasi
kelompok individu tersebut bila dibandingkan dengan keragaman di daerah
asalnya, Afrika.

Studi Atkinson ini menggunakan metode statistik mutakhir yang sama untuk
mengonstruksikan pohon genetik berdasarkan urutan DNA. Mengenai penggunaan
metode statistik ini dalam mencari sumber bahasa manusia, seorang ahli
bahasa, Brian D Joseph dari Universitas Ohio, mengatakan, sebagai sumber
wawasan baru dalam studi di bidangnya.

"Saya rasa kita sudah seharusnya memerhatikan hal ini dengan seirus meskipun
masih ada orang yang akan menolaknya," ujar Joseph.

Sebagai informasi tambahan, studi yang dilakukan Atkinson ini unik karena
berusaha menemukan akar bahasa dari waktu yang sangat lampau. Tentang umur
bahasa pun masih menjadi soal perdebatan karena di lain sisi ditemukan fakta
sementara bahwa umur bahasa telah mencapai 50.000 tahun.Namun, di lain sisi
beberapa ahli bahasa lain juga masih skeptis dengan fakta sementara itu.
Mereka menemukan faktor lain yaitu "perkembangan dari kata-kata yang sangat
cepat" sehingga kemungkinan umur bahasa sendiri tidak lebih dari 10.000
tahun lamanya.

*Teguh Prayoga Sudarmanto*

*Dapatkan artikel ini di URL:*
http://www.kompas.com/read/xml/2011/04/18/12185214/Asal.Muasal.Bahasa.Manusia.Terkuak

Kirim email ke