kumaha menyebarna? afrika sakitu primitifna. pan dina teori out of africa na para arkeolog tos kabukti, lain asal ti afrika penyebaran teh. tapi batur anu migrasi ka afrilka. lamun teori basa mimiti !0.000 taun ka tukang lumaku, moal mungkin aya kalender pawukon(sunda) umurna 18 rewu taun katukang, pan hartina geus bisa calistung( maca tulis jeung ngitung). teori eta geus gugur. hn*R3M
2011/4/19 JeBe <[email protected]> > > > jadi teori yen asal muasal penyebaran manusa ti sunda teh aya nu nyanggah > secara teu langsung > :D > > --> JeBe <-- > > > ------------------------------ > *From:* Ki Hasan <[email protected]> > *To:* Ki Sunda <[email protected]> > *Sent:* Tue, April 19, 2011 2:56:22 AM > *Subject:* [kisunda] Bahasa - Asal Muasal Bahasa Manusa? > > > > Asal Muasal Bahasa Manusia Terkuak > > SHUTTERSTOCK<http://www1.kompas.com/printnews/xml/2011/04/18/12185214/Asal.Muasal.Bahasa.Manusia.Terkuak#> > Senin, 18 April 2011 | 12:18 WIB > > *KOMPAS.com* — Sebuah studi yang baru-baru ini dirilis menguak misteri > asal muasal bahasa yang digunakan manusia. *Science Magazine* edisi 15 > April 2011 mengungkapkan, bahasa yang digunakan oleh manusia pertama kali > muncul di selatan Afrika. Dari sanalah kemudian bahasa ini menyebar ke > seluruh dunia. > > Peneliti dari Universitas Auckland, Selandia Baru, Quentin Atkinson, > melakukan studi dengan menelusuri rekam jejak bahasa dengan cara memecah 504 > bahasa ke dalam komponen terkecilnya yang disebut sebagai fonem. Fonem > berasal dari bahasa Latin, *phonema*, yang berarti suara yang diucapkan. > Penelitian menunjukkan, semakin beragamnya fonem yang dimiliki oleh suatu > bahasa menunjukan bahasa itu menjadi sumber dari bahasa-bahasa lain yang > lebih sedikit memiliki fonem. > > Penelitiannya sampai pada kesimpulan bahwa semakin jauh sekelompok manusia > berkelana dari Afrika dalam rekam jejak sejarahnya, semakin sedikit fonem > yang digunakan dalam bahasa mereka. Ini mengartikan bahwa sebagaimana > diprediksikan dalam studi tersebut, bahasa-bahasa di Amerika Selatan dan > Kepulauan Pasifik memiliki fonem paling sedikit, sedangkan bahasa-bahasa di > Afrika memiliki fonem terbanyak. > > Ternyata, pola ini juga memiliki kesamaan dengan studi terhadap genetik > manusia. Sebagaimana dipaparkan sebagai peraturan umum, semakin jauh > seseorang keluar dari Afrika, yang dianggap secara luas sebagai asal muasal > nenek moyang manusia, semakin kecil perbedaan antara individu dalam populasi > kelompok individu tersebut bila dibandingkan dengan keragaman di daerah > asalnya, Afrika. > > Studi Atkinson ini menggunakan metode statistik mutakhir yang sama untuk > mengonstruksikan pohon genetik berdasarkan urutan DNA. Mengenai penggunaan > metode statistik ini dalam mencari sumber bahasa manusia, seorang ahli > bahasa, Brian D Joseph dari Universitas Ohio, mengatakan, sebagai sumber > wawasan baru dalam studi di bidangnya. > > "Saya rasa kita sudah seharusnya memerhatikan hal ini dengan seirus > meskipun masih ada orang yang akan menolaknya," ujar Joseph. > > Sebagai informasi tambahan, studi yang dilakukan Atkinson ini unik karena > berusaha menemukan akar bahasa dari waktu yang sangat lampau. Tentang umur > bahasa pun masih menjadi soal perdebatan karena di lain sisi ditemukan fakta > sementara bahwa umur bahasa telah mencapai 50.000 tahun.Namun, di lain sisi > beberapa ahli bahasa lain juga masih skeptis dengan fakta sementara itu. > Mereka menemukan faktor lain yaitu "perkembangan dari kata-kata yang sangat > cepat" sehingga kemungkinan umur bahasa sendiri tidak lebih dari 10.000 > tahun lamanya. > > *Teguh Prayoga Sudarmanto* > > *Dapatkan artikel ini di URL:* > > http://www.kompas.com/read/xml/2011/04/18/12185214/Asal.Muasal.Bahasa.Manusia.Terkuak > > >
