Baheula mah, sumpah na ge teu resep kana cocodot teh, atuda bau hangseur.
Mun keur ulin wanci sareupna, eta sakadang cocodot alias lalay kalong leuwik
teh, sok
ngencar dina liang awi sorondoy imah bari ngompol, hangseur tea.

Geuning nu ieu mah lain cocodot, tapi "chocodot", kadaharan kreasi anyar
tina dodol
Garut dibalur ku coklat. Kungsi ngasaan di hiji pameran promosi wisata Jabar
di lembur
tatangga.

=====
"Chocodot", Coklat Dodol dari Garut

  
K48-11<http://www1.kompas.com/printnews/xml/2011/07/03/09573255/Chocodot.Coklat.Dodol.dari.Garut#>
Chocodot Rasa buah yang banyak disukai para wisatawan asal luar kota Garut,
Jawa Barat.
 Minggu, 3 Juli 2011 | 09:57 WIB

*GARUT, KOMPAS.com - *Chocodot adalah coklat isi dodol yang belakangan ini
menjadi buah bibir di kalangan pecinta kuliner Tanah Air. Betapa tidak,
coklat di tangan Kiki Gumelar sang maestro coklat dari Garut, menjadi
sesuatu yang berbeda, dengan rasa yang unik, serta bentuk dan kemasan yang
kreatif.

Tak heran apabila chocodot ini disukai dan diminati banyak orang, termasuk
warga dari luar kota Garut. Toko terbesar chocodot berada di Jalan Otista
Nomor 2, Garut dengan nama 'd'Jieun Coklat'.

Di akhir pekan, seperti Sabtu (2/7/2011) kemarin, toko ini biasa dikunjungi
para wisatawan yang datang ke Garut. Sayang, saat didatangi kemarin
pemiliknya Kiki Gumelar tidak ada di tempat. Dia kabarnya sedang berada di
Bandung untuk menerima penghargaan dari Disperindag Provinsi 'Food Etnic
Jawa Barat 2011". Chocodot mendapat penghargaan di kategori Packaging
pemberdayaan masyarakat dan Inovasi.

Jani (26), salah seorang supervisor di toko itu mengatakan,  setiap akhir
pekan toko ini banyak dikunjungi masyarakat dari luar Garut, terutama
Jakarta. "Apalagi pada musim liburan sekolah ini. Yang banyak diminati
adalah chocodot dengan rasa buah seperti, jeruk, nangka, melon, strawberry,
sirsak dan durian. Kebanyakan para ABG dan remaja," kata Jani.

"Harga yang kami jual juga cukup murah karena ada diskon khusus, sekitar Rp
6000-Rp.10.000," sambungnya.

Selain chocodot, yang menjadi unggulan toko ini adalah 'Brodol' alias
Brownies Dodol. "Ini menjadi *bestseller* di toko ini," ujarnya.

Mita (16), pengunjung asal Pondok Labu, Jakarta Selatan, mengaku sudah
sering mampir ke toko ini. Brodol (Brownies Dodol) dan chocodot rasa buah
adalah dua produk yang menjadi favoritnya.

"Yang membuat saya suka ke sini adalah setiap kemasan selalu di beri nama
yang unik, tentunya dengan rasa yang unik pula, *gak* akan ada *deh*, di
tempat lain," katanya.

Jani mengatakan, selama libur sekolah saat ini chocodot mengalami kenaikan
omzet sebesar 40 persen. "Kami juga selalu kewalahan menerima pesanan dari
luar," tegasnya.

*K48-11*

*Dapatkan artikel ini di URL:*
http://www.kompas.com/read/xml/2011/07/03/09573255/Chocodot.Coklat.Dodol.dari.Garut

Kirim email ke