Urang coba utak atik, misalna wae: alokasi anggaran = x usulan anggaran = y sesa anggaran = z = (x - y)
Aya tilu kamungkinan nilai z, nyaeta kosong, positip, atawa negatif. Tah cing pangneguhkeun, naon hartina lamun kaayaan z jiga kieu 1. z = 0 2. z > 0 3. z < 0 2011/7/15 Ki Hasan <[email protected]> > Cing sugan aya nu apal, ari "sesa anggaran" teh kumaha ngitungna? > > > > =========== > SiLPA APBD 2010 Jabar Naik Dua Kali Lipat > Ruddy Gandakusumah: Naiknya SiLPA Menunjukkan Kinerja Baik PNS > Kamis, 14/07/2011 - 18:26 > > BANDUNG, (PRLM).- Kepala Biro Humas, Protokol, dan Umum Pemprov. Jabar, > Ruddy Gandakusumah, menegaskan, naiknya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran > (SiLPA) APBD 2010 dibanding SiLPA APBD 2009, tidak menunjukkan berkurangnya > kinerja Pegawai Negeri Sipil (PNS). Justru naiknya SiLPA menunjukkan kinerja > baik para PNS di lingkup Pemprov. Jabar. > > Ruddy menjelaskan, SiLPA APBD 2010 memang naik hampir dua kali lipat > dibanding SiLPA APBD 2009. Pada APBD tahun anggaran 2009, SiLPA mencapai Rp > 1,3 triliun. Sementara di tahun 2010, SiLPA menembus angka Rp 2,449 triliun. > > Namun membengkaknya SiLPA itu karena over target penerimaan pendapatan yang > mencapai Rp 1,3 triliun, efisiensi belanja Rp 1,1 triliun, dan efisiensi > pengeluaran pembiayaan Rp 8,6 miliar. Ada juga koreksi contra pos Rp 30,3 > miliar. "Artinya ada surplus dari tiga faktor. Tentunya ini kurang relevan > jika dikaitkan dengan tidak optimalnya kinerja aparatur," ujarnya kepada > wartawan di Gedung Sate, Jln. Diponegoro, Kota Bandung, Kamis (14/7) siang. > > Ruddy mengungkapkan, meningkatnya kinerja para PNS tersebut merupakan > dampak pemberian Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP). Sejak TPP > diberlakukan, di tahun 2010 terjadi peningkatan kinerja yang cukup > signifikan. "Setiap bulan, rata-rata yang berkinerja baik 72,13 persen dan > hanya 0,52 persen yang berkinerja buruk karena pelanggaran disiplin. Adapun > kinerja rata-rata bulanan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) tertinggi > mencapai 93,65 persen dan terendah 67,83 persen," katanya. > > Dalam pemberitaan sebelumnya, DPRD Jabar akan meninjau ulang TPP bagi PNS > di lingkup Pemprov. Jabar. Itu dilakukan karena pasca TPP diberlakukan, > SiLPA malah terus meningkat. Menurut Didin Supriadin dari Fraksi Demokrat, > ada dua jenis SiLPA yaitu SiLPA positif dan negatif. > > SiLPA positif jika merupakan hasil efisiensi anggaran. Sementara SiLPA > negatif terjadi karena kesalahan dalam perencanaan atau kinerja pns dalam > birokrasi yang kurang optimal. Terjadinya SiLPA karena kegagalan dalam > perencanaan ataupun kinerja pns yang tidak maksimal, merupakan hal yang > ironis. > > "Di satu sisi, PNS Provinsi Jabar mendapat TPP yang besar. Bahkan paling > besar dari seluruh provinsi di Indonesia. Namun di sisi lain, kinerjanya > malah menurun. Buktinya, silpa malah meningkat dua kali lipat dari tahun > lalu. Ini kan ironis karena menjadi tanda tanya besar dan merupakan bentuk > wanprestasi. Karena itu, kami akan meninjau ulang pemberian TPP kepada para > PNS di lingkungan Pemprov. Jabar jika memang terungkap, kinerja PNS lah yang > menjadi penyebabnya," kata Didin. (A-128/das)*** > > http://www.pikiran-rakyat.com/node/151961 > >
