Tah eta mah bentes pisan kakupingna.......ceuk urang batawi mah "muka setan 
service ketan"




________________________________
From: Yeni Kurniatin <[email protected]>
To: "[email protected]" <[email protected]>
Sent: Fri, July 22, 2011 9:18:37 AM
Subject: Re: [kisunda] Fw: Salila 30 taun can nempo beungeut pamajikan

  
Alias :
"Saya tidak perlu rupa nu penting rasa..."
Kitu pangintennya 
Powered by Telkomsel BlackBerry®mun mayar nyambung mun teu mayar ngaleos
________________________________

From: ilen kardani <[email protected]> 
Sender: [email protected] 
Date: Thu, 21 Jul 2011 18:21:42 -0700 (PDT)
To: <[email protected]>
ReplyTo: [email protected] 
Subject: Re: [kisunda] Fw: Salila 30 taun can nempo beungeut pamajikan
  
sigana teu penting ningali beungeutna mah, leuwih penting ningali nu 'sejenna'.




________________________________
From: Yeni Kurniatin <[email protected]>
To: "[email protected]" <[email protected]>
Sent: Fri, July 22, 2011 8:03:41 AM
Subject: Re: [kisunda] Fw: Salila 30 taun can nempo beungeut pamajikan

  
Ajaib ki... 
Powered by Telkomsel BlackBerry®mun mayar nyambung mun teu mayar ngaleos
________________________________

From: Ki Hasan <[email protected]> 
Sender: [email protected] 
Date: Wed, 20 Jul 2011 16:00:55 +0800
To: <[email protected]>
ReplyTo: [email protected] 
Subject: Re: [kisunda] Fw: Salila 30 taun can nempo beungeut pamajikan
  
Atuh "prahara berbuah berkah" eta mah Bah Willy.
Sanes kitu Bi Oety?


2011/7/20 Waluya <[email protected]>

  
>Aya warta aheng, cenah di Arab Saudi, aya salaki salila 30 taun acan nempo
>beungeut pamajikanana. Tambah aheng deui, geuning boga anak, duka kumaha carana
>...hehehehe. Wartosna nyanggakeun:
>
>30 Tahun Menikah Belum Lihat Wajah Istri
>
>Ini akibat tradisi yang mengharamkan wanita memperlihatkan wajah dan tubuhnya.
>
>KAMIS, 3 MARET 2011, 04:08 WIB Pipiet Tri Noorastuti
>
>VIVAnews - Pernikahan itu terjalin selama tiga dekade. Anehnya, sang suami sama
>sekali belum pernah melihat wajah istrinya. Hanya mata yang bisa dipandang
>selama hidup bersama.
>
>Sepanjang hidupnya, sang istri selalu mengenakan burka, busana tertutup bagi
>wanita muslim yang hanya memperlihatkan area mata. Bahkan, tidur pun mengenakan
>busana itu.
>
>Selama 30 tahun menjalani pernikahan tanpa melihat wajah istri ternyata tak
>mengubur rasa penasaran sang suami. Diam-diam, pria ini nekat menyingkap cadar
>di wajah istrinya yang tengah lelap tertidur.
>
>Hanya, jawaban atas rasa penasarannya itu harus dibayar 'mahal' dengan gugatan
>cerai sang istri, 2008 silam. Sang istri yang sudah berusia 50-an tahun merasa
>dikhianati. Ia bulat menghendaki perceraian, meski suami sudah berulang kali
>meminta maaf dan berjanji tak mengulangi perbuatannya.
>
>"Setelah sekian tahun, dia (suami) mencoba melanggar komitmen, ini sudah
>kesalahan besar," kata sang istri kepada koran setempat, Al-Riyadh, seperti
>dikutip dari laman Daily Mail.
>
>Apa yang dilakukan wanita itu merupakan bentuk kepatuhan terhadap tradisi yang
>tumbuh subur di kampungnya, tak jauh dari Khamis Mushayt, wilayah barat daya
>Arab Saudi. Bukan ajaran Islam, namun tradisi ini tumbuh subur di sejumlah
>kawasan terpencil di beberapa negara Teluk.
>
>Itu pun bukan satu-satunya kasus. Seorang pria bernama Ali al-Qahtani juga
>menerima ancaman cerai ketika mencoba membuka cadar istrinya setelah 10 tahun
>pernikahan. Beruntung ia dimaafkan setelah berjanji tak akan mengulangi
>perbuatannya.
>
>Sementara Hassan Al-Atibi mengancam akan menikah lagi jika istrinya tak 
bersedia
>membuka cadar. Bukannya terancam, sang istri malah mencarikan wanita yang tak
>menganut tradisi itu untuk dijadikan istri kedua. Merelakan suaminya poligami
>agaknya lebih baik daripada menunjukkan wajahnya ke suami.
>
>Om Rabea al-Gahdaray, 70, salah satu wanita yang menjalani tradisi ini
>mengatakan bahwa suami tidak boleh melanggar komitmen yang telah disepakati
>sebelum pernikahan. Suami tak boleh mengubah tradisi yang telah terbangun sejak
>zaman lelulur mereka.
>
>Saat ditanya bagaimana bisa memiliki anak tanpa mengizinkan suami melihat wajah
>dan tubuhnya, al-Gahdaray menjawab, "Pernikahan itu tentang cinta, bukan 
wajah."
>(umi)
>
>http://kosmo.vivanews.com/news/read/207419-30-tahun-menikah-belum-lihat-wajah-istri
>
>
>

Kirim email ke